Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Aceh

“Paktam” Harus Dievaluasi: Konten TikTok di Jam Dinas dan Informasi Keliru Ancam Citra Bupati Aceh Utara

badge-check

“Paktam” Harus Dievaluasi: Konten TikTok di Jam Dinas dan Informasi Keliru Ancam Citra Bupati Aceh Utara Perbesar

LHOKSUKON, Harianpaparazzi.com – Polemik oknum ASN yang dijuluki “Paktam” kian memanas dan tidak lagi bisa dianggap sekadar fenomena viral. Desakan publik pun menguat: siapa yang membawa oknum tersebut ke Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Kominfo) Aceh Utara, serta untuk tujuan apa?

Pasalnya, keberadaan “Paktam” dinilai menyimpang dari fungsi utama ASN dan berpotensi melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP) birokrasi.

Diduga Menyimpang dari Tugas ASN

Di tengah jam kerja, oknum tersebut terlihat aktif membuat konten TikTok, bahkan melakukan siaran langsung saat kegiatan kunjungan kerja Bupati Aceh Utara. Aktivitas ini tidak hanya menuai sorotan dari sisi etika, tetapi juga dinilai mencederai profesionalitas sebagai aparatur negara.

Lebih parah lagi, dalam beberapa kesempatan, pernyataan yang disampaikan dalam siaran langsung tersebut diduga tidak akurat dan menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.

Kondisi ini memicu kekhawatiran serius, karena informasi publik yang seharusnya valid justru berpotensi berubah menjadi hoaks.

Evaluasi Menyeluruh Harus Dilakukan

Sejumlah pihak kini mendesak agar dilakukan evaluasi total, bukan hanya terhadap oknum “Paktam”, tetapi juga terhadap pihak yang merekomendasikan atau memindahkannya ke Kominfo.

Pertanyaan yang muncul pun sederhana namun krusial: apakah penempatan tersebut berdasarkan kompetensi, atau sekadar keputusan tanpa pertimbangan profesional?

Jika terbukti terjadi pelanggaran disiplin ASN, maka sanksi tegas harus dijatuhkan—bahkan hingga pemberhentian—sesuai dengan aturan yang berlaku.

Ancaman Serius bagi Citra Pemerintah

Yang menjadi taruhan bukan hanya nama satu oknum, melainkan kredibilitas Pemerintah Kabupaten Aceh Utara secara keseluruhan.

Dalam situasi pascabencana, masyarakat membutuhkan informasi yang jelas, terukur, dan dapat dipercaya. Namun, jika yang disampaikan justru keliru dan tidak terverifikasi, maka dampaknya bisa jauh lebih berbahaya daripada sekadar kesalahan komunikasi.

Nama baik Bupati Aceh Utara pun ikut terseret. Di saat kepala daerah berupaya membangun kepercayaan publik, justru muncul gangguan dari dalam yang berpotensi merusak citra kepemimpinan.

Jangan Tunggu Kepercayaan Publik Runtuh

Jika persoalan ini tidak segera ditindaklanjuti, bukan tidak mungkin kepercayaan masyarakat akan runtuh secara perlahan.

Pemerintah daerah diharapkan tidak menutup mata. Evaluasi, pembinaan, hingga penindakan harus dilakukan secara transparan dan tegas.

ASN bukan panggung hiburan. Jabatan publik bukan ruang eksperimen konten. Ketika informasi keliru disiarkan, yang dipertaruhkan bukan sekadar reputasi, melainkan kepercayaan rakyat.

Opini Publik: Jika dibiarkan, satu oknum bisa merusak wajah seluruh institusi.
(Tri Nugroho Panggabean)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Diduga Tak Transparan, Pengelolaan Dana CSR PT PLN Tahun 2025 Diminta Ditelusuri

11 Okt 2026 - 10:38 WIB

Diduga Tak Transparan, Pengelolaan Dana CSR PT PLN Tahun 2025 Diminta Ditelusuri

Hujan Deras Picu Genangan di Gampong Selebu Aceh Tamiang, Ketinggian Air Capai Betis Orang Dewasa

11 Okt 2026 - 09:23 WIB

Hujan Deras Picu Genangan di Gampong Selebu Aceh Tamiang, Ketinggian Air Capai Betis Orang Dewasa

Rumah Bantuan Diduga Mangkrak Sejak 2025, Ke Mana Ujung Program Pemerintah Aceh?

9 Okt 2026 - 18:01 WIB

Rumah Bantuan Diduga Mangkrak Sejak 2025, Ke Mana Ujung Program Pemerintah Aceh?

Lantik 48 Keuchik, Wali Kota Lhokseumawe Instruksikan Perang terhadap Narkoba dan Judi Online

9 Okt 2026 - 15:38 WIB

Lantik 48 Keuchik, Wali Kota Lhokseumawe Instruksikan Perang terhadap Narkoba dan Judi Online

PNL Dorong Mahasiswa Ubah Ide Menjadi Inovasi Bernilai Ekonomi melalui Workshop PKM

7 Okt 2026 - 21:26 WIB

PNL Dorong Mahasiswa Ubah Ide Menjadi Inovasi Bernilai Ekonomi melalui Workshop PKM
Trending di Aceh