Menu

Mode Gelap
Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta Begini Cara Warga Aceh Timur Akhirnya Mendapat Air Minum Layak Pascabanjir Menguak Keadaan di Kuala Simpang: Dua Bulan Pascabanjir, Lumpur dan Sampah Masih Mengurung Permukiman Warga Menunggu Bantuan di Tengah Lumpur, Jerit Pengungsi Baktiya di Tanggap Darurat Keempat

Aceh

Geruduk Kantor Bupati Aceh Tenggara, Aliansi Sepuluh Pemuda Tuntut Keterbukaan dalam Perekrutan PPPK

badge-check


					Aliansi Sepuluh Pemuda Demo di Depan Kantor Bupati Aceh Tenggara. Perbesar

Aliansi Sepuluh Pemuda Demo di Depan Kantor Bupati Aceh Tenggara.

Aceh Tenggara, harianpaparazzi.com – Aliansi Sepuluh Pemuda melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Aceh Tenggara. Mereka menuntut adanya dugaan pungli SK honorer untuk pencalonan PPPK hingga puluhan juta. Jumat (24/01/2025) 

Ketua Aliansi Sepuluh Pemuda, Dahriansyah mengatakan, proses pengangkatan PPPK banyak isu-isu negatif, seperti dugaan pungli SK honorer untuk pencalonan PPPK hingga kelulusan dibandrol puluhan juta. 

“Ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak adil dalam pembagian porsi PPPK, karena ketika proses pencalonan PPPK ada yang sarjana tidak sesuai jurusan, akan tetapi bisa memakai ijazah SMA tes PPPK,” ungkapnya.

Dijelaskannya, berbagai informasi mengenai dugaan adanya kelulusan PPPK itu terindikasi tidak pernah honorer, bahkan ada yang tidak hadir sama sekali namun bisa mengikuti tes PPPK. 

“Kemudian kebanyakan yang lulus mereka baru honorer, sedangkan yang bertahun-tahun mengabdi gagal atau tidak lulus, ini ada apa?,” kata Dahrinsyah.

Dahriansyah menyampaikan, dugaan lulus PPPK ada ikatan keluarga dengan pimpinan pimpinan OPD terkait dan dugaan proses penginputan data honorer di pangkalan data tahun 2022 tanpa menginvestasikan secara mendalam dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Aceh Tenggara.

“Kami menduga data honorer yang masuk tergantung maunya Kepala Dinas terkait, kemudian meminta kepada Pj Bupati Aceh Tenggara Taufik untuk membuat fakta integritas kepada masing-masing instansi untuk memastikan bahwa yang lulus PPPK benar benar adalah seorang honorer,” tudingnya.

Kemudian dirinya meminta Pj Bupati harus melakukan investigasi yang mendalam dengan membentuk tim agar turun ke dinas-dinas untuk memastikan ada tidaknya pungli.

“Kami minta Pj Bupati mengidentifikasi 256 PPPK yang lulus benar-benar honorer. Jika tidak diindahkan maka kami akan terus aksi turun ke jalan,”  kecamnya. 

Menanggapi tuntutan para demonstran Pj Bupati Aceh Tenggara Taufik diwakilkan Asisten I, Muhammad Riduan mengaku tuntutan dari teman-teman semua akan mereka tampung dan akan nanti disampaikan kepada pimpinan.

“Jika isu-isu benar, laporkan kepada kami dengan bukti-buktinya, maka akan kita tindak tegas oknum-oknum tersebut,” singkatnya. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PWI Aceh Selatan: Waspadai Oknum Berkedok Wartawan yang Edarkan Surat Bantuan

31 Januari 2026 - 20:30 WIB

Ketika Proyek Negara Takut pada Wartawan

31 Januari 2026 - 13:50 WIB

Haikal Hanyut di Sungai Kuala Simpang, Diselamatkan Taruna Akpol Peserta Latsitardanus

31 Januari 2026 - 12:39 WIB

Aroma Kejanggalan Proyek Lapas Lhokseumawe: Wartawan Diusir Saat Ungkap Progres Pasca Kontrak

30 Januari 2026 - 22:11 WIB

Taruna Akpol Peserta Latsitardanus XLVI Bantu Operasional Dapur Lapangan di POSCO Pengungsian Aceh Tamiang

29 Januari 2026 - 18:35 WIB

Trending di Aceh