Menu

Mode Gelap
Empat Rumah di Sipoholon Hangus Terbakar, Wabup Taput Langsung Tinjau Lokasi Komisi C DPRD Taput Sikapi Keresahan Warga  Seputar Status Desil, BPJS Agar Lebih Cermat Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Tangkap Pria di Biru-Biru, Sita Sabu 5,79 Gram PWI Bonapasogit Mekar, Edward Sinaga Pimpin PWI Toba dan Tumpal Sijabat Ketua PWI Samosir Empat Paket Sabu Disita, Sat Res Narkoba Polresta Deli Serdang Amankan Warga Pantai Labu Polres Taput Sita 112 Paket Ganja, 2 Kurir Turut Diamankan 

Aceh

Dana Desa Mamplam Diduga Diselewengkan, Warga Pertanyakan Kinerja Inspektorat Aceh Utara: Laporan Tak Digubris, Ada Apa?

badge-check

Dana Desa Mamplam Diduga Diselewengkan, Warga Pertanyakan Kinerja Inspektorat Aceh Utara: Laporan Tak Digubris, Ada Apa? Perbesar

Aceh Utara, Harianpaparazzi.com – Tuha IV dan Warga Desa Mamplam, Kecamatan Nibong, Kabupaten Aceh Utara, mempertanyakan tindak lanjut laporan mereka kepada Inspektorat Kabupaten Aceh Utara terkait dugaan penyelewengan dana desa oleh oknum mantan geusyik.

Laporan yang telah diterima Inspektorat sejak 18 Februari 2026 dengan nomor 144/001/2026, hingga kini belum membuahkan hasil.

Menurut keterangan warga dan Tuha IV (Badan Permusyawaratan Desa), laporan dugaan penyelewengan dana desa telah disampaikan secara resmi kepada Inspektorat. Namun, hingga saat ini, belum ada tindakan audit atau investigasi yang dilakukan oleh pihak Inspektorat.

“Kami kecewa dengan kinerja Inspektorat. Laporan sudah kami sampaikan, bukti-bukti juga sudah ada, tapi kenapa tidak ada tindakan sama sekali?” ungkap seorang warga dengan nada geram.

Masyarakat menduga adanya permainan antara oknum mantan Geusyik (Kepala Desa) Mamplam dengan oknum-oknum di Inspektorat Kabupaten Aceh Utara. Isu yang beredar menyebutkan bahwa setiap laporan terhadap Geusyik hanya berujung pada pemanggilan, namun kasusnya kemudian menghilang tanpa kejelasan.

Salah satu contoh dugaan penyelewengan yang menjadi sorotan adalah program ketahanan pangan tahun 2025. Program penggemukan sapi yang seharusnya memberikan manfaat bagi masyarakat, diduga telah dimanipulasi oleh oknum mantan Geusyik.

“Dulu, saat pihak dinas dan kasi PMD kecamatan turun ke lokasi serta di saksikan oleh wartawan dan warga, sapi-sapi itu ada. Tapi sekarang, tiba-tiba hilang entah ke mana, kalau di bilang di bawa banjir di desa kami tidak ada banjir sama sekali” ungkap seorang anggota Tuha IV dengan nada heran.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak Inspektorat Kabupaten Aceh Utara belum memberikan tanggapan terkait laporan warga Desa Mamplam. Sikap bungkam ini semakin memperkuat dugaan adanya ketidak beresan dalam penanganan kasus ini.

Landasan Hukum dan Peraturan Terkait

  • Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa: Undang-undang ini mengamanatkan pengelolaan keuangan desa yang transparan dan akuntabel, serta memberikan kewenangan kepada BPD untuk mengawasi kinerja pemerintah desa.
  • Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP): Peraturan ini mewajibkan setiap instansi pemerintah, termasuk Inspektorat, untuk melaksanakan pengendalian intern yang efektif guna mencegah terjadinya penyimpangan.
  • Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 73 Tahun 2020 tentang Pengawasan Pengelolaan Keuangan Desa: Peraturan ini mengatur mekanisme pengawasan pengelolaan keuangan desa oleh pemerintah daerah, termasuk Inspektorat.

Masyarakat Desa Mamplam menuntut agar Inspektorat Kabupaten Aceh Utara segera bertindak tegas dan transparan dalam menindaklanjuti laporan mereka. Kasus dugaan penyelewengan dana desa ini harus diusut tuntas demi mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang bersih dan akuntabel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Artificial Intelligence Mengubah Dunia, Jurusan TIK PNL Mempersiapkan Generasi Penakluk Masa Depan

6 Juli 2026 - 14:55 WIB

WCP Peduli Fakir Miskin Lingkungan Cluster IV PGE

4 Juli 2026 - 15:07 WIB

Ketua PC 0113 FKPPI Kota Lhokseumawe Serahkan Bibit Mangga kepada Polres Lhokseumawe dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-80

30 Juni 2026 - 22:57 WIB

Danone Indonesia Bangun Sumur Bor untuk RSUD Cut Meutia, Dukung Ketersediaan Air Bersih di Aceh Utara

24 Juni 2026 - 10:14 WIB

Camat Idi Rayeuk Belum Beri Klarifikasi Terkait Dugaan Pengumpulan Dana Peringatan 1 Muharram

23 Juni 2026 - 08:37 WIB

Trending di Aceh