Taput, harianpaparazzi.com – Untuk memperluas jangkauan pelayanan air bagi masyarakat, oleh pihak, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Mual Natio Tapanuli Utara membangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) berkapasitas 50 liter per detik.
Direktur PDAM Mual Natio ,David PP Hutabarat, ST membenarkan, kini pembangunan lagi berproses. Diharapkan penambahan IPA sebagai upaya memperluas jangkauan layanan air minum.
Wabup Taput Deni Lumbantoruan didampingi Direktur PDAM Mual Natio David PPH Hutabarat tinjau pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru berkapasitas 50 liter per detik (l/d) sekaligus meninjau fasilitas SPAM IKK yang sudah ada (existing), Selasa lalu.
Melalui proyek strategis ini, total kapasitas debit air diproyeksikan meningkat dari 50 l/d menjadi 100 l/d. Setelah rampung, cakupan layanan akan diperluas untuk memenuhi kebutuhan air rumah tangga Kecamatan Tarutung, Sipoholon dan Kecamatan Siatas Barita.
Wabup Deni Lumbantoruan menekankan beberapa arahan penting untuk percepatan pembangunan.
“Pihak pelaksana PT Wijaya Karya untuk mempercepat proses konstruksi agar IPA dapat segera difungsikan oleh Perumda Mual Na Tio mendistribusikan air bersih ke masyarakat. Kepada Direktur Perumda Mual Natio untuk mengamankan dan mengintensifkan terlebih dahulu pelayanan bagi sekitar 12.000 pelanggan eksisting di wilayah Tarutung,” pinta Wabup.
Skema ini nantinya, kata Deni dikolaborasikan dengan penampungan di Tangsi sebelum melakukan penambahan sambungan baru.
Agar dengan demikian nanti meningkatkan targetkan persentase pembayaran rekening air dari masyarakat, dari yang saat ini berkisar 60 persen menjadi 80 persen, seiring dengan meningkatnya kualitas pelayanan air minum.
Selain itu sebut Wabup, pihak manajemen untuk melakukan pendataan pelanggan yang akurat, menyusun analisa kebutuhan biaya peningkatan jaringan, serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait kondisi air bersih yang bersumber dari IPA.
“Pemkab Taput berkomitmen penuh untuk terus mengawal proyek ini agar berjalan efektif demi menjamin ketersediaan, kualitas, dan kelancaran air bersih yang layak bagi masyarakat pelanggan,” pungkas Wabup Deni Lumbantoruan. (Marudut)







