Menu

Mode Gelap
5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara SPPG dan KMP Tak Miliki PBG, Dinas Perizinan Taput Jemput Bola Kadis PMD Taput Siap Evaluasi Lembaga Bimtek Bermasalah, PDIP Dorong Pelaksanaan di Daerah Jalan Samping Kantor PWI Agara Tergerus Sungai, Satu Pengendara Jatuh ke Kali Bulan Massa Bakal Gelar Aksi ke Polres Jika Hingga Kamis Pelaku Penganiayaan Anak Belum Ditangkap Kejari Batu Bara Eksekusi DPO Kasus Penipuan, Buronan Sejak 2022 Akhirnya Ditahan

Sumut

Komisi C DPRD Taput Sikapi Keresahan Warga  Seputar Status Desil, BPJS Agar Lebih Cermat

badge-check

Komisi C DPRD Taput Sikapi Keresahan Warga  Seputar Status Desil, BPJS Agar Lebih Cermat Perbesar

Taput, Harianpaparazzi.com  – Banyak dari warga Taput bersungut-sungut bahkan membandingkan kondisi ekonominya lebih layak menerima dari warga lain penerima  bantuan sosial kuncuran Kemensos.

Menyikapi ini, Komisi C DPRD Tapanuli Utara (Taput) menggelar Rapat Dengar Pendapat  (RDP)  dengan pihak Badan Pusat Statistik (BPS ) Taput dan pihak Dinas Sosial (Dinsos) Taput di  gedung dewan Tarutung, Selasa, (30/6).

Anggota Komisi C DPRD  Taput  Jimmi Tambunan ketika ditemui wartawan di kantor dewan Tarutung membenarkan gelar RDP terkait perubahan status Desil yang memicu Keresahan warga yang tak lagi memperoleh bansos.

Jimmi Tambunan yang juga Ketua PDIP Taput meminta Badan Pusat Statistik (BPS) agar lebih teliti dan detail dalam melakukan pendataan terkait perubahan dan penetapan status desil bagi masyarakat Tapanuli Utara.

Akibat banyaknya  perubahan status desil yang terjadi saat ini telah menimbulkan keresahan dan polemik di tengah masyarakat, pungkasnya.

Jimmi Tambunan tidak membantah bahwa  sebab akibat perubahan desil ini banyak warga resah, karena tidak masuk lagi kategori penerima bantuan, padahal masih layak menerima bantuan.,”Justru itu Komisi C DPRD Taput yang membidangi menggelar RDP”, katanya.

Kita minta BPS lebih teliti dan detail dalam melakukan pendataan terkait perubahan dan penetapan desil seraya pihaknya mengingatkan BPS agar tidak anggap sepele terhadap keresahan dan polemik yang terjadi akibat perubahan desil ini” Ini masalah serius untuk segera disikapi, jangan terkesan main-main” tegas Jimmi.

Pihaknya kata Jimmi Tambunan meminta BPS melakukan pendataan kondisi masyarakat langsung dari pintu ke pintu. 

“Jangan hanya menunggu laporan dari desa, tapi lakukanlah pendataan  sehingga bisa melihat langsung kondisi masyarakat,  layak atau tidak menerima bantuan,” pungkasnya.

Jimmi Tambunan kembali meminta pihak Badan Pusat Statistik Tapanuli Utara  mensinkronkan dan mengupdate pendataan yang dilakukan dengan data yang dimiliki pihak  Dinas Sosial Taput sehingga tercover sinkronisasi untuk menentukan desil. (Marudut)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

1,8 Ton Bibit Bawang Merah dari SOL Harapan Baru Petani Pahae Jae

14 Juli 2026 - 10:19 WIB

SPPG dan KMP Tak Miliki PBG, Dinas Perizinan Taput Jemput Bola

13 Juli 2026 - 13:34 WIB

Nasdem Taput Minta Lokasi JUT Dipaparkan Rinci Saat Pembahasan Anggaran

12 Juli 2026 - 20:56 WIB

Rp59 Miliar Silpa APBD Taput Tahun 2025, Begini Penjelasan Bupati JTP

12 Juli 2026 - 15:55 WIB

Kadis PMD Taput Siap Evaluasi Lembaga Bimtek Bermasalah, PDIP Dorong Pelaksanaan di Daerah

10 Juli 2026 - 18:34 WIB

Trending di Headline