Menu

Mode Gelap
Komisi C DPRD Taput Sikapi Keresahan Warga  Seputar Status Desil, BPJS Agar Lebih Cermat Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Tangkap Pria di Biru-Biru, Sita Sabu 5,79 Gram PWI Bonapasogit Mekar, Edward Sinaga Pimpin PWI Toba dan Tumpal Sijabat Ketua PWI Samosir Empat Paket Sabu Disita, Sat Res Narkoba Polresta Deli Serdang Amankan Warga Pantai Labu Polres Taput Sita 112 Paket Ganja, 2 Kurir Turut Diamankan  Kejari Batu Bara Bongkar Kasus Proyek Jalan Rp43 Miliar, 12 Terdakwa Dituntut, Negara Rugi Rp6 Miliar

Sumut

Komisi C DPRD Taput Sikapi Keresahan Warga  Seputar Status Desil, BPJS Agar Lebih Cermat

badge-check


					Komisi C DPRD Taput Sikapi Keresahan Warga  Seputar Status Desil, BPJS Agar Lebih Cermat Perbesar

Taput, Harianpaparazzi.com  – Banyak dari warga Taput bersungut-sungut bahkan membandingkan kondisi ekonominya lebih layak menerima dari warga lain penerima  bantuan sosial kuncuran Kemensos.

Menyikapi ini, Komisi C DPRD Tapanuli Utara (Taput) menggelar Rapat Dengar Pendapat  (RDP)  dengan pihak Badan Pusat Statistik (BPS ) Taput dan pihak Dinas Sosial (Dinsos) Taput di  gedung dewan Tarutung, Selasa, (30/6).

Anggota Komisi C DPRD  Taput  Jimmi Tambunan ketika ditemui wartawan di kantor dewan Tarutung membenarkan gelar RDP terkait perubahan status Desil yang memicu Keresahan warga yang tak lagi memperoleh bansos.

Jimmi Tambunan yang juga Ketua PDIP Taput meminta Badan Pusat Statistik (BPS) agar lebih teliti dan detail dalam melakukan pendataan terkait perubahan dan penetapan status desil bagi masyarakat Tapanuli Utara.

Akibat banyaknya  perubahan status desil yang terjadi saat ini telah menimbulkan keresahan dan polemik di tengah masyarakat, pungkasnya.

Jimmi Tambunan tidak membantah bahwa  sebab akibat perubahan desil ini banyak warga resah, karena tidak masuk lagi kategori penerima bantuan, padahal masih layak menerima bantuan.,”Justru itu Komisi C DPRD Taput yang membidangi menggelar RDP”, katanya.

Kita minta BPS lebih teliti dan detail dalam melakukan pendataan terkait perubahan dan penetapan desil seraya pihaknya mengingatkan BPS agar tidak anggap sepele terhadap keresahan dan polemik yang terjadi akibat perubahan desil ini” Ini masalah serius untuk segera disikapi, jangan terkesan main-main” tegas Jimmi.

Pihaknya kata Jimmi Tambunan meminta BPS melakukan pendataan kondisi masyarakat langsung dari pintu ke pintu. 

“Jangan hanya menunggu laporan dari desa, tapi lakukanlah pendataan  sehingga bisa melihat langsung kondisi masyarakat,  layak atau tidak menerima bantuan,” pungkasnya.

Jimmi Tambunan kembali meminta pihak Badan Pusat Statistik Tapanuli Utara  mensinkronkan dan mengupdate pendataan yang dilakukan dengan data yang dimiliki pihak  Dinas Sosial Taput sehingga tercover sinkronisasi untuk menentukan desil. (Marudut)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati JTP Hadir, Ernis Sitinjak Terakhir  Menjadi Irup,  Kapolres Taput Dijabat Ferry Mulyana.l

1 Juli 2026 - 18:47 WIB

KSB Saoloan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana di Adiankoting Taput

1 Juli 2026 - 12:24 WIB

RSUD Tarutung Rapat Hasil Telusur Dokumen Akreditasi

30 Juni 2026 - 13:54 WIB

PWI Bonapasogit Mekar, Edward Sinaga Pimpin PWI Toba dan Tumpal Sijabat Ketua PWI Samosir

27 Juni 2026 - 17:18 WIB

Pelantikan Camat Tarutung, Lumbantobing Digantikan Lumbantobing

26 Juni 2026 - 17:08 WIB

Trending di Sumut