Menu

Mode Gelap
Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh Abdul Halim Dituding Gelapkan Uang Organisasi, Bendahara Ungkap Fakta Mengejutkan Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta

Aceh

4 Tahun Jalan Raje Bintang Ditutup, Kini Dibuka Kembali

badge-check


					4 Tahun Jalan Raje Bintang Ditutup, Kini Dibuka Kembali Perbesar

KUTACANE, harianpaparazzi.com – Sudah empat tahun Jalan Raje Bintang di Desa Pulonas, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara ditutup.

Sebelumnya, Jalan Raje Bintang ditutup sejak tahun 2021 pada masa kepemimpinan mantan Bupati Raidin Pinim. Mantan Bupati Aceh Tenggara, Raidin Pinim, menyetujui pengalihan aset berupa jalan umum untuk dijadikan lapangan tenis. Hal itu tertuang dalam surat Bupati Aceh Tenggara Nomor 028/439/2021 tanggal 22 April 2021.

Penutupan jalan umum tersebut tentunya menuai kontroversi dan keberatan dari masyarakat Aceh Tenggara, khususnya warga Desa Pulonas dan Desa Pulonas Baru selama ini.

Warga Desa Pulonas dan Desa Pulonas Baru bersyukur sejak kepemimpinan Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry. Mereka mengapresiasi perhatian H. M. Salim Fakhry terhadap keluhan dan kebutuhan masyarakat Aceh Tenggara.

H. M. Salim Fakhry berinisiatif untuk menghidupkan dan membuka kembali Jalan Raje Bintang yang selama empat tahun tidak dapat dilalui karena digunakan sebagai lapangan tenis pada masa kepemimpinan mantan Bupati Aceh Tenggara, Raidin Pinim.

Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, membongkar pagar Gedung Olahraga (GOR) Aceh Tenggara dan membuat jalan alternatif di samping lapangan tenis dengan memanfaatkan jalan Gedung Olahraga sepanjang 150 meter pada Minggu, 16 Maret 2025.

H. M. Salim Fakhry menyebutkan bahwa pembukaan akses jalan tersebut merupakan respons atas permintaan warga Desa Pulonas dan Desa Pulonas Baru kepada pemerintah daerah, baik secara lisan maupun tertulis dengan membubuhkan tanda tangan.

“Manfaat pembukaan kembali akses jalan ini adalah agar warga dapat melintas tanpa harus memutar ke jalan utama Kutacane, terutama bagi warga Pulonas Baru maupun warga lainnya yang hendak melintas,” katanya.

Iwan, warga Desa Pulonas, Kecamatan Babussalam, mengucapkan syukur dan terima kasih kepada Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry yang telah mendengar keluhan masyarakat dengan membuat jalan alternatif. Hal ini dilakukan karena lapangan tenis belum dapat dibongkar mengingat statusnya sebagai aset daerah, meskipun sudah ada lokasi baru untuk lapangan tenis.

“Alhamdulillah, Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry telah mewujudkan permohonan warga dengan membuat jalan alternatif, yaitu Jalan Raje Bintang – Jalan Manunggal,” ujarnya. (Yusuf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Puluhan Ribu Hektare Hutan Aceh Digunduli, Izin Legal Jadi Tameng?

19 Februari 2026 - 12:43 WIB

Kritik Keras Warga, Pemerintah Dinilai Lemah Tindak Penambangan Liar di Geureudong Pase

18 Februari 2026 - 22:56 WIB

PT Pembangunan Lhokseumawe Raih Opini WTP atas Laporan Keuangan 2025

18 Februari 2026 - 18:10 WIB

Harga Daging Meugang di Punteut Turun Dibanding Tahun Lalu, Warga Tetap Serbu Pasar Jelang Ramadhan

18 Februari 2026 - 12:45 WIB

Satpol PP dan WH Agara Razia Kedai Tuak, Empat Orang Perempuan Diamankan 

18 Februari 2026 - 09:00 WIB

Trending di Aceh