Menu

Mode Gelap
Perlintasan Simpang Durian Kembali Berduka, Pejalan Kaki Tewas Disambar Kereta Api Aceh Tengah Masuki Masa Transisi Pemulihan, Kerugian Pascabencana Tembus Rp6,9 Triliun BWS Dinilai Lambat, Petani Aceh Timur Terancam Gagal Tanam Lagi Mualem Bawa Isu Perdamaian Aceh Kembali ke Meja Nasional Diduga Ketua Kelompok Ternak Bukit Rata Jaya Jual 24 Ekor Sapi Bantuan DPR RI dan UPPO Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Bergerak Cepat, Kasus Langsung Terungkap

Headline

Muhammad Faisal, Pelajar Aceh Utara yang Belajar di Tengah Rumah Bocor dan Lantai Tanah

badge-check


					Muhammad Faisal, Pelajar Aceh Utara yang Belajar di Tengah Rumah Bocor dan Lantai Tanah Perbesar

Aceh Utara, Harianpaparazzi.com – Kisah memilukan terungkap ketika sejumlah guru SMP Negeri 2 Syamtalira Bayu menjenguk muridnya, Muhammad Faisal, yang beberapa hari tidak masuk sekolah. Niat awal hanya untuk memastikan kondisi kesehatan dan alasan ketidakhadiran, namun kunjungan itu justru membuka fakta menyayat hati: Faisal tinggal di rumah reyot yang jauh dari kata layak huni.

Rumah sederhana di Dusun Cot Hagu, Gampong Blang Majron, Kecamatan Syamtalira Bayu, itu berdinding anyaman bambu yang rapuh dan nyaris roboh. Atapnya hanya terbuat dari daun rumbia dengan banyak lubang, membuat air hujan mudah merembes ke dalam. Lantai rumah pun masih berupa tanah basah, menjadikan suasana lembab, becek, dan tidak sehat untuk ditempati.

Pemandangan ini membuat para guru tertegun. Mereka tak menyangka, di balik semangat belajar Faisal di sekolah, tersembunyi kenyataan pahit tentang perjuangan hidup keluarganya yang bergelut dengan kemiskinan.

Foto: Kondisi rumah Muhammad Faisal. Sumber: Facebook/Sri Wahyuni

Ketua Tuha Peut Gampong Blang Majron, Imam Sayuti, S.Tr.Kom., M.T., membenarkan bahwa keluarga Muhammad Faisal memang telah lama masuk kategori miskin.

“Ini bukan sekadar kurang mampu, tapi memang sudah masuk kategori miskin. Mereka sangat membutuhkan rumah layak huni agar bisa hidup dengan aman dan tenang,” ujarnya.

Ia juga menyinggung soal pengelolaan Dana Desa yang dinilai belum berpihak pada masyarakat miskin dengan kondisi serupa.

“Dana Desa seharusnya bisa dialokasikan untuk membangun rumah layak huni bagi warga seperti Faisal. Namun, Tuha Peut tidak pernah dilibatkan dalam perencanaan pembangunan. Partisipasi masyarakat pun minim,” tambahnya dengan nada kecewa.

Warga Gampong Blang Majron bersama Tuha Peut kini berharap uluran tangan pemerintah, baik dari Baitul Mal Aceh Utara, Baitul Mal Provinsi Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, hingga Pemerintah Provinsi Aceh untuk segera memberikan bantuan nyata.

Kisah Muhammad Faisal menjadi potret buram kehidupan masyarakat miskin di pedalaman Aceh Utara. Di tengah keterbatasan, ia masih berjuang menempuh pendidikan, meski harus tinggal di rumah reyot yang hampir ambruk. Dukungan semua pihak sangat dinantikan, agar Faisal dapat terus menuntut ilmu tanpa dihantui rasa cemas tentang tempat tinggalnya. (Dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mualem Bawa Isu Perdamaian Aceh Kembali ke Meja Nasional

24 Mei 2026 - 20:26 WIB

Dua Unit Rumah Semi Permanen Tanpa Penghuni Hangus Terbakar

30 April 2026 - 11:16 WIB

Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah Sumatera, Aceh Tengah hingga Medan Terdampak

2 April 2026 - 09:05 WIB

Oknum Pengembang Villa Buket Rata Serobot Aset Desa, Jalan Umum Dijadikan Jaminan Bank

5 Maret 2026 - 01:30 WIB

Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Terancam Dipolisikan, Diduga Beli Rumah Dengan Dana Organisasi

22 Februari 2026 - 01:51 WIB

Trending di Headline