Menu

Mode Gelap
Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh Abdul Halim Dituding Gelapkan Uang Organisasi, Bendahara Ungkap Fakta Mengejutkan Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta

Aceh

Forum Tempe Indonesia Korwil Aceh Memperingati Hari Tempe Nasional

badge-check


					Forum Tempe Indonesia Korwil Aceh Memperingati Hari Tempe Nasional Perbesar

Banda Aceh, Harianpaparazzi.com – Tahun ini Forum Tempe Indonesia Koordinator Wilayah Aceh, Memperingati Hari Tempe Nasional yang jatuh pada tanggal 6 Juni 2024, dengan Tema Tempe Pangan Generasi Emas Indonesia yang di pusatkan di Sekolah Menengah Kejuruan Tata Boga (SMK Negeri 3 Banda Aceh).

Dalam momentum ini FTI Aceh melakukan Sosialisasi dan Edukasi Manfaat Tempe Sebagai Pangan Fungsional Untuk Mencegah Anemia Gizi pada Remaja Putri.

Ketua FTI Aceh Bapak Junaidi,SST,M.Kes menjelaskan bahwa Forum Tempe Indonesia adalah sebuah Lembaga Masyarat yang independen yang beranggotakan para akademisi, individu dan masyarakat.

FTI sebagai lembaga memiki peran dan fungsi untuk membina para pengrajin tempe dalam meningkatkan kualitas tempe sebagai pangan yang sehat, bergizi dan diproduksi dengan proses sanitasi dan higine sesuai standar.

FTI juga mendorong para konsumen untuk menjadikan tempe sebagai pangan warisan budaya bangsa, kita berharap masyarakat menjadikan tempe selalu ada dalam susunan hidangan makan keluarga, tempe selain sehat juga memiliki harga yang terjangkau dan mudah dalam proses pengolahannya.

Ketua FTI Aceh Bapak Junaidi,SST,M.Kes yang dalam sekaligus menjadi Nara Sumber dalam sosialisasi ini menyampaikan bahwa tempe merupakan makanan tradisional Indonesia sebagai warisan budaya saat ini telah diajukan ke Unesco untuk memperoleh pengakuan Tempe Sebagai Warisan Budaya Tak Benda.

Tempe telah dikaji secara ilmiah dan mengelompokkan tempe menjadi makanan fungsional disebabkan tempe memiliki manfaat bagi kesehatan manusia sebagai penunjang kesehatan yang optimal dikarenakan mengandung protein nabati tempe memiliki asam asam amino esensial, mudah cerna dan tingkat penyerapan tinggi, tempe juga mengandung vitamin B.1,B.2,B.3,B6 dan B.12. yang sangat dibutuhkan dalam pembetukan Haemoglobin dalam darah agar terhindar dari anemia gizi.

Tempe juga memiliki manfaat untuk pencegahan beberapa penyakit seperti anti diare, antiksidan pencegah kanker, menurunkan resiko penyakit jantung dan osteoporosis dan gejala menopause.

Acara Peringatan Hari Tempe Nasional ini dilaksanakan hari kamis, 6 Juni 2024, di SMK Negeri.3 Banda Aceh yang dimuai jam:09.00, kegiatan ini dihadiri oleh sebayan 100 peserta terdiri dari para siswa siswi, para dewan guru SMK Negeri 3 Banda Aceh dan beberapa masyarakat juga pengrajin tempe dan pengurus FTI Aceh.

Dalam kegiatan ini ibu Sufriani,SPd selaku kepala SMK Negeri 3 Banda Aceh mengucapkan terimakasih kepada FTI Aceh yang telah memilih sekolah kami sebagai lokasi peringatan Hari Tempe Nasional Tahun ini sekaligus memberikan ilmu dan memotivasi kepada peserta didik kami dalam memfaatkan dan mengolah tempe menjadi makanan yang sehat dan bergizi sehingga sebagai calon tataboga dimasa depan.

Dalam kesempatan ini juga ibu kepala SMK Negeri 3 berharap kerjasama ini bisa berlanjut dalam beberapa kegiatan lainya seperti kegiatan peningkatan ketrampilan mengolah tempe sebagai makanan yang sehat melalui kegiatan perlombaan menyusun dan mengolah memenu berbahan dasar tempe dan pihak sekolah berharap untuk dapat dikembangkan satu unit produksi tempe untuk wadah beajar peserta didik dalam membuat tempe dan menjadikan wirausaha di SMK Negeri 3 Banda Aceh.

Pada akhir acara ini bapak Junaidi,SST,M.Kes menyampaikan melaluim Peringatan Hari Tempe Nasional tahun ini FTI Aceh sebagai Lembaga Masyarakat berharap kepada Pemerintah Aceh, khususnya Dinas Tanaman Pangan, Dinas Koperasi dan Perdagangan dan dinas terkait lainya serta pihak swasta dan lembaga masyarakat lainya yang fokus pada permaslahan pangan dan sosial masyarakat untuk membina, membantu, menjadikan FTI Aceh sebagtai mitra dalam upaya membangun dan meningkatkan kemampuan para pengrajian tempe sehingga tempe yang di hasilkan oleh pengrajin tempe di Aceh akan lebih sehat, bergizi dan memiliki standar higine dan sanitasi yang baik. (Jalal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Puluhan Ribu Hektare Hutan Aceh Digunduli, Izin Legal Jadi Tameng?

19 Februari 2026 - 12:43 WIB

Kritik Keras Warga, Pemerintah Dinilai Lemah Tindak Penambangan Liar di Geureudong Pase

18 Februari 2026 - 22:56 WIB

PT Pembangunan Lhokseumawe Raih Opini WTP atas Laporan Keuangan 2025

18 Februari 2026 - 18:10 WIB

Harga Daging Meugang di Punteut Turun Dibanding Tahun Lalu, Warga Tetap Serbu Pasar Jelang Ramadhan

18 Februari 2026 - 12:45 WIB

Satpol PP dan WH Agara Razia Kedai Tuak, Empat Orang Perempuan Diamankan 

18 Februari 2026 - 09:00 WIB

Trending di Aceh