Menu

Mode Gelap
Jufri Sitompul Terpilih Jadi Ketua PKB Taput: Memperkuat Struktur Menghadapi Pemilu Legislatif Operasi Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Berhasil Ungkap Kasus Ganja di Kecamatan Galang Belum Genap Sebulan, Kades dan Perangkat Desa Taput akan Bimtek di Medan  BUMDes Merugi, Tim Inspektorat Taput akan Monitoring 5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara SPPG dan KMP Tak Miliki PBG, Dinas Perizinan Taput Jemput Bola

Aceh

Ledakan KM Aceh Hebat 2 Lukai 14 Orang, TNI AL Turun Tangan Evakuasi Korban

badge-check

Korban mendapat perawatan medis di Rumah Sakit RSUD Zainal Abidin, Banda Aceh. Perbesar

Korban mendapat perawatan medis di Rumah Sakit RSUD Zainal Abidin, Banda Aceh.

Banda Aceh, harianpaparazzi.com — Sebanyak 14 orang mengalami luka bakar akibat ledakan yang terjadi di kamar mesin kapal KM Aceh Hebat 2. TNI Angkatan Laut (TNI AL) bergerak cepat membantu proses evakuasi dan penanganan para korban.

Insiden tersebut dilaporkan terjadi saat sejumlah taruna Politeknik Pelayaran Malahayati sedang melakukan praktik lapangan di atas kapal yang baru menyelesaikan proses bongkar muat.

Kepala Dinas Penerangan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I, Kolonel Wahyu Kurniawan, menjelaskan bahwa ledakan diduga berasal dari electro motor hydraulic pada pintu sekat kedap kamar mesin.

Peralatan tersebut saat itu sedang diperkenalkan dan dioperasikan oleh Kepala Kamar Mesin (KKM). Akibat kejadian itu, 14 orang mengalami luka bakar yang terdiri dari 12 taruna Politeknik Pelayaran Malahayati dan dua anak buah kapal (ABK).

Seluruh korban langsung dievakuasi menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh, untuk mendapatkan perawatan medis.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Pos TNI AL Lampulo dan Lanal Sabang yang berada di bawah Kodaeral I langsung diterjunkan ke lokasi. Mereka membantu proses pemeriksaan awal, evakuasi korban, serta memastikan penanganan berjalan aman.

Selain membantu korban, prajurit TNI AL juga bekerja sama dengan kepolisian untuk mengamankan area kapal. Langkah tersebut dilakukan agar lokasi tetap steril dan masyarakat tidak mendekati area yang berpotensi membahayakan.

Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Sementara kondisi para korban masih terus dipantau oleh tim medis. (rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Muhammad Imam Abiyyu Persembahkan Dua Medali Perak untuk PNL di Ajang PORSENI XV

27 Juli 2026 - 23:30 WIB

Setahun Disidik, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Dokumen Pembayaran BLT Gampong Blang Majron Berakhir SP3, Temuan Audit Rp107,8 Juta Jadi Sorotan

25 Juli 2026 - 19:59 WIB

Tokoh Masyarakat Darul Ihsan Desak Pemerintah Segera Legalkan Pengelolaan Sumur Minyak Rakyat

19 Juli 2026 - 19:16 WIB

Konflik Cot Girek Memasuki Titik Kritis, Nasib 500 Pekerja dan Perpanjangan HGU Berkejaran dengan Waktu

17 Juli 2026 - 22:52 WIB

Latih Kesiapsiagaan, PHE NSO Edukasi Anak Desa Kuala Cangkoi Tanggap Bencana

16 Juli 2026 - 19:24 WIB

Trending di Aceh