Asahan, harianpaparazzi.com – Identitas anggota Polri yang berada di dalam mobil yang menjadi perhatian warga di kawasan Rusunawa Kisaran, Kelurahan Sei Renggas, Kabupaten Asahan, akhirnya terungkap.
Oknum tersebut diketahui berinisial SAS dengan pangkat Bripda. Ia merupakan personel Satuan Samapta Polres Tanjungbalai.
Kasi Humas Polres Tanjungbalai, Ipda Muhammad Ruslan, mengatakan Bripda SAS saat ini menjalani pemeriksaan oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Tanjungbalai terkait dugaan pelanggaran disiplin dan kode etik profesi.
“Untuk oknum tersebut saat ini sedang dilakukan pemeriksaan di Sipropam Polres Tanjungbalai. Apabila memenuhi dua alat bukti, yang bersangkutan ditempatkan khusus (diptatsus) selama 30 hari ke depan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Ruslan dalam keterangannya, Minggu (20/9/2026).
Menurut Ruslan, pemeriksaan masih berlangsung untuk mendalami rangkaian kejadian yang terjadi di dalam kendaraan tersebut.
Pihak kepolisian juga masih mendalami identitas serta hubungan dua perempuan yang berada di dalam mobil bersama Bripda SAS saat kejadian.
“Untuk saat ini masih didalami pemeriksaannya. Yang bersangkutan, oknum tersebut berasal dari Samapta Polres Tanjungbalai,” ujarnya.
Sebelumnya, warga Rusunawa Kisaran dibuat heboh setelah menemukan sebuah Toyota Rush berwarna putih dengan nomor polisi BK 1244 MOR dalam kondisi mesin menyala dan bergerak-gerak.
Warga kemudian mendatangi kendaraan tersebut. Saat diperiksa, terdapat tiga orang di dalam mobil, terdiri dari seorang pria dan dua perempuan. Salah seorang perempuan disebut sebagai penghuni Rusunawa.
Petugas kepolisian kemudian datang ke lokasi dan mengamankan kendaraan tersebut.
Peristiwa itu juga sempat direkam warga dan beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang perempuan berada di dalam kendaraan dengan pakaian minim, sementara seorang pria tampak mengenakan pakaian.
Meski demikian, dugaan mengenai apa yang terjadi di dalam kendaraan masih menjadi bagian dari pemeriksaan kepolisian. Hingga kini, Propam Polres Tanjungbalai masih melakukan pendalaman sebelum menentukan ada atau tidaknya pelanggaran disiplin maupun kode etik yang dilakukan anggota tersebut. (MSTR)






