Menu

Mode Gelap
Jufri Sitompul Terpilih Jadi Ketua PKB Taput: Memperkuat Struktur Menghadapi Pemilu Legislatif Operasi Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Berhasil Ungkap Kasus Ganja di Kecamatan Galang Belum Genap Sebulan, Kades dan Perangkat Desa Taput akan Bimtek di Medan  BUMDes Merugi, Tim Inspektorat Taput akan Monitoring 5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara SPPG dan KMP Tak Miliki PBG, Dinas Perizinan Taput Jemput Bola

News

Apresiasi Kebijakan WFA, Kakorlantas Sebut Sudah Ada Peningkatan Arus Mudik Sejak Awal

badge-check

Apresiasi Kebijakan WFA, Kakorlantas Sebut Sudah Ada Peningkatan Arus Mudik Sejak Awal Perbesar

Jakarta, harianpaparazzi.com – Kebijakan pemerintah yang menetapkan ASN dan pegawai BUMN boleh melakukan Work From Anywhere (WFA) mulai hari ini, Senin (24/3/2025) berimbas kepada percepatan peningkatan arus kendaraan yang melakukan mudik. Karena kebijakan ini, sejak H-10 atau Jumat (21/3/2025) sudah terlihat peningkatan arus mudik. Baik itu kendaraan yang menuju ke Trans Jawa maupun ke Trans Sumtera. Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho S.H., M.Hum, menyebut dengan adanya peningkatan arus kendaraan dari awal, dapat mengurai kepadatan arus sebelum memasuki masa puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada 28-29 Maret 2025 mendatang.

“Bagus sekali pemerintah mengambil kebijakan cepat terkait Work From Anywhere. Jadi H – 10, traffic-nya sudah kelihatan naik,” kata Irjen Pol Agus Suryonugroho, Senin (24/3)

Kakorlantas menyebutkan, berdasarkan data yang dilaporkan Jasa Marga, tahun lalu pada saat H-10, kendaraan yang melintas menuju Trans Jawa sebanyak 115 ribu. Tahun ini di H-10, yang melintas di jalur tersebut sudah 158 ribu. Yang artinya ada kenaikan 37,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Maka dari itu, kebijakan ini adalah untuk mengurai pemudik pulang lebih dahulu. Sama dengan yang ke Sumatra. Melalui Bakauheni itu juga ada kenaikan H-10 kenaikannnya 15,7 persen. H-9 itu 82 persen. Artinya kebijakan WFA ini adalah sangat tepat,” ujar Irjen Pol Agus.

Selain berhasil mengurai kemacetan dengan kebijakan WFA, Kakorlantas mengatakan juga ada pembatasan untuk kendaraan sumbu tiga. Di mana selama operasi ketupat, kendaraan sumbu tiga tidak diperbolehkan melintas. Irjen Pol Agus meyakini larangan terhadap kendaraan sumbu tiga juga akan memperlancar arus mudik.
Bila mendekati puncak arus mudik terjadi kepadatan, lanjut Kakorlantas, pihaknya sudah menyiapkan skema one way, dan contraflow.

“Artinya bahwa negara pemerintah kementerian lembaga stake holder fungsinya adalah kolaborasi sudah kita lakukan semoga mudik tahun ini adalah mudik yang aman keluarga nyaman selamat sampai tujuan,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kasat Narkoba Polres Batu Bara Tunjukkan Kepedulian pada Wartawan Olahraga Lewat Bantuan Bola untuk Sinergi SC

1 Agustus 2026 - 20:49 WIB

Peredaran Sabu di Deli Serdang Kembali Terungkap, Polisi Amankan Pelaku Beserta Barang Bukti

1 Agustus 2026 - 20:43 WIB

Marwah yang Dinegosiasikan: Hipokrasi
Institusional dalam Tubuh PWI

31 Juli 2026 - 18:56 WIB

Asrul Hamdani Damanik Bertekad Bangun HIPMI Batu Bara yang Inklusif dan Menjadi Rumah Besar Pengusaha Muda

30 Juli 2026 - 20:35 WIB

Berbekal Informasi Masyarakat, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Amankan Pengedar Sabu Beserta Barang Bukti

30 Juli 2026 - 15:04 WIB

Trending di News