Menu

Mode Gelap
Jebol Pasca Bencana 2025, Tanggul Sungai Sigeaon di Siualuompu Taput Belum Diperbaiki Jufri Sitompul Terpilih Jadi Ketua PKB Taput: Memperkuat Struktur Menghadapi Pemilu Legislatif Operasi Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Berhasil Ungkap Kasus Ganja di Kecamatan Galang Belum Genap Sebulan, Kades dan Perangkat Desa Taput akan Bimtek di Medan  BUMDes Merugi, Tim Inspektorat Taput akan Monitoring 5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

News

BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Medan hingga 18 Juni, Warga Diminta Waspada

badge-check

BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Medan hingga 18 Juni, Warga Diminta Waspada Perbesar

Medan, harianpaparazzi.com — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau banjir rob yang mengancam sejumlah wilayah pesisir Kota Medan, Sumatera Utara.

Fenomena tersebut diperkirakan terjadi mulai 12 hingga 18 Juni 2026 akibat meningkatnya aktivitas pasang air laut serta faktor alam lain yang dapat memicu naiknya permukaan air di kawasan pesisir.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Belawan, Nur Auliakhansa, menyampaikan bahwa masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi tersebut.

“Peringatan dini banjir pesisir (rob) berlaku pada 12 sampai 18 Juni 2026 akibat aktivitas pasang air laut dan fenomena alam yang berpengaruh terhadap wilayah pesisir,” ujarnya.

Sejumlah wilayah yang diperkirakan terdampak cukup signifikan meliputi Kecamatan Medan Belawan, Medan Labuhan, dan Medan Marelan.

BMKG memprediksi ketinggian banjir rob dapat mencapai lebih dari 2,3 meter pada periode tersebut. Kondisi pasang tertinggi diperkirakan mencapai sekitar 2,6 meter dengan waktu kejadian antara pukul 11.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Dampak banjir rob tidak hanya berpotensi mengganggu permukiman warga, tetapi juga aktivitas ekonomi dan transportasi di kawasan pesisir. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah area sekitar Pelabuhan Belawan.

Gangguan terhadap aktivitas bongkar muat, pergerakan transportasi, serta kegiatan masyarakat pesisir diperkirakan dapat terjadi apabila kondisi pasang berlangsung tinggi.

Selain peringatan banjir rob, BMKG juga memprediksi sejumlah wilayah di Sumatera Utara berpotensi mengalami hujan deras. Kota Medan diperkirakan mengalami hujan lebat pada dini hari dengan suhu berkisar 23–32 derajat Celsius.

Beberapa daerah lain yang turut berpotensi diguyur hujan antara lain Asahan, Batubara, Dairi, Deli Serdang, Binjai, Gunung Sitoli, Tanjung Balai, hingga Labuhanbatu.

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan pesisir, untuk terus memantau perkembangan cuaca dan mengambil langkah antisipasi terhadap kemungkinan dampak banjir rob. (HK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Jebol Pasca Bencana 2025, Tanggul Sungai Sigeaon di Siualuompu Taput Belum Diperbaiki

3 Agustus 2026 - 20:43 WIB

Kasat Narkoba Polres Batu Bara Tunjukkan Kepedulian pada Wartawan Olahraga Lewat Bantuan Bola untuk Sinergi SC

1 Agustus 2026 - 20:49 WIB

Peredaran Sabu di Deli Serdang Kembali Terungkap, Polisi Amankan Pelaku Beserta Barang Bukti

1 Agustus 2026 - 20:43 WIB

Satgas PRR Pasca Bencana Turun ke Taput

1 Agustus 2026 - 15:20 WIB

Wamen ESDM: Potensi Pengembangan SOL Perkuat Ketahanan Energi Nasional 

31 Juli 2026 - 22:34 WIB

Trending di Sumut