Menu

Mode Gelap
Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Tangkap Pria di Biru-Biru, Sita Sabu 5,79 Gram PWI Bonapasogit Mekar, Edward Sinaga Pimpin PWI Toba dan Tumpal Sijabat Ketua PWI Samosir Empat Paket Sabu Disita, Sat Res Narkoba Polresta Deli Serdang Amankan Warga Pantai Labu Polres Taput Sita 112 Paket Ganja, 2 Kurir Turut Diamankan  Kejari Batu Bara Bongkar Kasus Proyek Jalan Rp43 Miliar, 12 Terdakwa Dituntut, Negara Rugi Rp6 Miliar Siswa Aceh Tengah Masih Dihantui Longsor, Dua Sekolah Direlokasi Pascabencana

Nasional

Pemerintah Akui Sewa Ratusan Kendaraan untuk Upacara di IKN

badge-check


					Pemerintah Akui Sewa Ratusan Kendaraan untuk Upacara di IKN Perbesar

JAKARTA, harianpaparazzi.com Sempat membantah, akhirnya Istana akhirnya mengakui telah menyewa ratusan kendaraan untuk kebutuhan operasional saat upacara HUT RI 17 Agustus 2024 di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur.

“Tentu saja diperlukan juga kendaraan operasional untuk wara-wiri dan logistik seperti truk dan mobil box barang. Total semua itu, hanya seratusan unit,” kata Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) Setya Utama seperti dilansir Kompas.com, Rabu (7/8/2024).

Ia menjelaskan, untuk mobilisasi dari dan ke IKN utamanya di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), sarana transportasi yang digunakan bersifat massal, seperti bus.

Selain itu, kendaraan lain yang digunakan adalah untuk rangkaian Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo

Begitu pula kendaraan kontingensi, seperti kendaraan cadangan dan ambulans.

Dia bilang, armada bus yang disiapkan oleh panitia pelaksana pun tidak mencapai 1.000 unit sebagaimana informasi yang sempat beredar.

“Armada bus yang disiapkan oleh panpel bidang transportasi (Kemenhub dan OIKN juga pemda setempat) jumlahnya juga hanya sekitar 200-an. Jauh dari 1.000 unit untuk sarana transportasi pasukan upacara dan undangan,” jelasnya.

Kendati begitu, ia tidak menjelaskan lebih lanjut jenis kendaraan seperti apa yang disewa. Intinya kata dia, panpel sejak awal berencana menggunakan bus.

“Seperti disampaikan oleh Pak Mensesneg (Pratikno), Panpel dari awal merencanakan untuk menggunakan bus,” sebut Setya.

Informasi awal soal penyewaan ratusan unit kendaraan ini awalnya disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pengusaha Rental Mobil Daerah Indonesia (Asperda) Kalimantan Timur Damun Kiswanto.

Ia mengaku pihaknya menerima orderan sewa 100 unit mobil roda empat oleh Kemensetneg untuk HUT RI ke-79 di IKN.

Pemerintah menyewa mobil tersebut untuk memenuhi kebutuhan pergerakan tamu negara dan very very important person (VVIP).

Bahkan, pihaknya sudah menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kemensetneg untuk pengadaan mobil tersebut.

“Jumlah kendaraan yang terkontrak sekitar 100 unit, dan itu sudah dibayar dimuka sebesar 50 persen dari nilai kontrak,” kata Damun Kiswanto di Kota Balikpapan, Provinsi Kaltim, Minggu (4/8/2024).

Namun, pengakuan Damun itu sempat dibantah Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Pratikno membantah informasi dari Damun itu sembari menegaskan bahwa para pejabat akan menggunakan bus sebagai transportasi menuju IKN.

“Itu kan lokal, pasar lokal itu, bukan anu kita. Dan kita besok enggak akan menggunakan (Aplhard) itu kan, kita akan menggunakan bus,” kata Pratikno di gedung Kementerian Sekretariat Negara, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (6/8/2024).

Pratikno mengakui biaya untuk perhelatan upacara kemerdekaan RI tahun ini membengkak karena diadakan di dua tempat.

Namun, kenaikan kebutuhan anggaran tidak signifikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kejagung Ungkap Dugaan Mark Up Motor Listrik MBG, Harga Dinaikkan hingga Rp47 Juta per Unit

13 Juni 2026 - 14:30 WIB

PWI-IPB Bahas Beasiswa S2 untuk Wartawan, Ada 10 Prodi Magister yang Ditawarkan

4 Juni 2026 - 11:21 WIB

Wisuda di JCC, Haji Uma Raih Gelar Magister Ilmu Politik, Putranya Lulus Sarjana Ilmu Komunikasi

1 Juni 2026 - 16:22 WIB

Mercu Buana Kukuhkan Dua Guru Besar Perempuan di Hari Kartini

22 April 2026 - 18:50 WIB

Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan

4 April 2026 - 12:39 WIB

Trending di Nasional