Lhokseumawe, Harianpaparazzi.com — Di tengah proses penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026–2027, Universitas Malikussaleh menyebut diri terus memperkuat kualitas akademik dengan menambah program studi unggul dan meningkatkan kapasitas sumber daya dosen. Kampus berstatus Badan Layanan Umum (BLU) ini menargetkan penerimaan sekitar 5.000 mahasiswa melalui jalur SNBP, SNBT, dan seleksi mandiri.
Kepala Bagian Humas Unimal, Dr. Teuku Kemal Fasya, M.Hum , Sabtu (25/04), mengatakan sejumlah program studi terus berkembang dan diarahkan menjadi unggulan di tingkat Sumatera. Ia juga menegaskan, kondisi kampus yang tersebar di beberapa titik seperti Reuleut, Bukit Indah, dan Untengkot tidak menjadi kendala berarti bagi mahasiswa, karena pola hunian kos dinilai sebagai hal lumrah di lingkungan perguruan tinggi.
Dari sisi pembiayaan, Unimal menetapkan Uang Kuliah Tunggal (UKT) berkisar antara Rp500 ribu hingga Rp 8 juta per semester. Selain itu, kampus ini mengklaim telah memiliki sekitar 100 dosen bergelar doktor (S3) yang mendukung penguatan akademik. Namun, ketika disinggung terkait daya serap lulusan di dunia kerja, Kemal mengakui persoalan tersebut masih menjadi tantangan umum yang dihadapi hampir seluruh perguruan tinggi di Indonesia.
Di sisi lain, dorongan pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk mengevaluasi bahkan menutup program studi yang tidak relevan dengan kebutuhan masa depan, menjadi catatan penting bagi perguruan tinggi, termasuk Unimal. (Firdaus)







