ACEH UTARA, Harianpaparazzi.com — Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi, S.I.Kom., menerima kunjungan kerja Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia beserta jajaran di Kabupaten Aceh Utara pada Selasa, 5 Mei 2026. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Dalam agenda tersebut, Menteri PU bersama Wakil Bupati Aceh Utara melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan Bendungan Krueng Pase yang berada di Kecamatan Meurah Mulia. Bendungan ini merupakan salah satu proyek strategis yang diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi sektor pertanian dan ketahanan pangan di Aceh Utara.
Peninjauan dilakukan untuk melihat secara dekat progres pembangunan bendungan sekaligus memastikan proses pengerjaan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan. Pemerintah menilai Bendungan Krueng Pase memiliki peranan penting sebagai sumber pengairan utama bagi lahan persawahan masyarakat, khususnya di wilayah Meurah Mulia dan sejumlah kawasan sekitarnya yang selama ini sangat bergantung pada ketersediaan air untuk aktivitas pertanian.
Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi, S.I.Kom., menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur pengairan seperti Bendungan Krueng Pase menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian masyarakat. Menurutnya, keberadaan bendungan tersebut nantinya tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan irigasi sawah, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis sektor pertanian.
“Kehadiran pemerintah pusat melalui kunjungan kerja Menteri PU ini menjadi bentuk perhatian nyata terhadap pembangunan di Aceh Utara. Kami berharap pembangunan Bendungan Krueng Pase dapat segera tuntas sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat, khususnya para petani,” ujar Tarmizi di sela kegiatan peninjauan.
Kunjungan kerja ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pihak terkait. Kolaborasi tersebut dinilai sangat diperlukan guna memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan optimal, tepat sasaran, dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat luas.
Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Utara, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Aceh Utara, unsur Muspika Kecamatan Meurah Mulia, Camat Syamtalira Bayu, serta sejumlah pihak terkait lainnya.
Dengan terus dipacunya pembangunan Bendungan Krueng Pase, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara berharap sektor pertanian daerah akan semakin berkembang dan mampu memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Sistem pengairan yang lebih baik diyakini akan membantu petani mengelola lahan persawahan secara lebih efektif, produktif, dan berkelanjutan di masa mendatang.
Pembangunan bendungan ini sekaligus menjadi simbol komitmen pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah. (Advertorial)







