Menu

Mode Gelap
Siswa Aceh Tengah Masih Dihantui Longsor, Dua Sekolah Direlokasi Pascabencana DLH Tinjau SPPG Mesjid Punteut, Temukan IPAL Belum Berfungsi Optimal Abu Doto Pergi, Jejak Perdamaian yang Ia Tinggalkan Tetap Hidup di Aceh Kejagung Ungkap Dugaan Mark Up Motor Listrik MBG, Harga Dinaikkan hingga Rp47 Juta per Unit Oknum Pendeta Ditahan Polres Taput Diduga Pelaku Pedofilia Restrukturisasi Pengurus PWI Batu Bara, Perkuat Fondasi Organisasi untuk Tingkatkan Kualitas Pers

Aceh

Sempat Ditahan 7 Hari, BNNP Aceh Diduga Tangkap Lepas Oknum Kades Pemilik 1 Kg Sabu

badge-check


					Kantor BNN Lhokseumawe. (ist) Perbesar

Kantor BNN Lhokseumawe. (ist)

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Lhokseumawe, AKBP Werdha Susetyo SE yang dikonfirmasi Wartawan Kamis (30/5) membenarkan empat orang pemilik sabu warga Tanah Jambo Aye, Aceh Utara ditangkap bersama barang bukti (BB) seberat 1 Kilogram.

“Benar bang, Mereka ditangkap BNNP dan sempat dititipkan penahanannya sama kami selama 4 hari, dan kini sadang diproses di BNNP Aceh,” kata AKBP Werdha. 

Namun setelah awak media ini menyampaikan bahwa tersangka nya telah dilepas, Werdha terkejut. 

“Wah…saya baru tahu infonya dari bapak kalau mereka sudah dilepas, bentar saya cek dulu ke Banda Aceh ya,” kata AKBP Werdha.

Selang beberapa saat, AKBP Werdha menghubungi media ini memberitahukan bahwa benar kalau keempat orang yang ditangkap BNNP di kawasan Aceh Utara itu telah dilepaskan oleh BNNP Aceh. 

“Mereka ditangkap dan tidak cukup bukti, karena barang bukti yang sempat di sita itu bukan Sabu, tetapi tawas,” kata Werdha.

Kalangan tokoh masyarakat di Aceh Utara sangat kecewa dengan tindakan pihak BNNP yang telah melepaskan keempat orang pemilik BB 1 kilogram sabu.

“Kalaulah barang bukti itu bukan Sabu, jadi apa sebenarnya yang 1 kilogram itu dan masak sempat ditahan selama 7 hari kemudian baru dilepas setelah adanya pengurusan dari keluarga,” kata Tgk Ismail salah seorang tokoh masyarakat di Aceh Utara.

“Kalau memang ditangkap untuk lepas ngapain BNNP capek-capek dating ke Aceh Utara, kan sia-sia,” lanjutnya.

Hingga berita ini tayang, Media ini belum berhasil memperoleh konfirmasi dari BNNP Aceh. (Haikal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dukung Pelestarian Ekosistem, PHE NSO Tanam Ratusan Mangrove dan Tebar 700 Bibit Kepiting

18 Juni 2026 - 14:58 WIB

Siswa Aceh Tengah Masih Dihantui Longsor, Dua Sekolah Direlokasi Pascabencana

17 Juni 2026 - 14:43 WIB

DLH Tinjau SPPG Mesjid Punteut, Temukan IPAL Belum Berfungsi Optimal

15 Juni 2026 - 19:20 WIB

Kepala Desa Suka Damai Bantah Pernah Ancam dan Warga dan Tebang Tanaman

15 Juni 2026 - 19:14 WIB

Satgas PPA Kecam Dugaan Penganiayaan Konsumen oleh Oknum Kolektor FIF di Aceh Utara

14 Juni 2026 - 18:14 WIB

Trending di Aceh