Menu

Mode Gelap
Aparat Gagalkan Pengiriman 2 Kg Sabu, Tersangka Disergap di Tol RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan Gerakan Peduli Keadilan Layangkan Petisi ke Pejabat Aceh Timur dan BNPB Pusat, Tuntut Hak Korban Banjir Dipenuhi Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah Sumatera, Aceh Tengah hingga Medan Terdampak Jangan Panik! Harga BBM Pertamina April 2026 Tetap, Ini Rincian Tarif di Sejumlah Daerah

Aceh

PWI Lhokseumawe Bersilaturahmi dengan Kapolres, Bahas Profesionalisme Pers dan UKW

badge-check


					PWI Lhokseumawe Bersilaturahmi dengan Kapolres, Bahas Profesionalisme Pers dan UKW Perbesar

Lhokseumawe, harianpaparazi.com – Suasana penuh keakraban dan semangat terjalin dalam pertemuan silaturahmi antara anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Lhokseumawe dengan Kapolres Lhokseumawe, AKBP Dr. Ahzan, pada Senin, 26 Mei 2025. Pertemuan yang dipimpin oleh Ketua PWI Lhokseumawe, Sayuti Achmad, berlangsung di ruang kerja Kapolres.

Dalam diskusi tersebut, kedua pihak membahas sejumlah isu terkini terkait dunia jurnalistik, khususnya tantangan pers di era digital. Kapolres menyampaikan penghargaan atas kunjungan PWI dan upaya mereka dalam membangun hubungan yang harmonis dengan kepolisian.

“Pers memiliki peran strategis sebagai mitra Polri dalam menyampaikan informasi yang akurat dan membangun kesadaran masyarakat. Saya berharap kolaborasi yang positif ini dapat terus terjaga untuk kepentingan bersama,” ujar AKBP Dr. Ahzan.

Di sisi lain, Sayuti Achmad menekankan pentingnya profesionalisme dan kepatuhan terhadap etika jurnalistik di tengah dinamika dunia pers yang semakin kompleks. Ia mengungkapkan bahwa PWI Lhokseumawe akan segera menyelenggarakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dalam waktu dekat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas jurnalis.

“UKW ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi dan kredibilitas wartawan di daerah. Kami ingin pers kembali pada esensinya, yaitu bekerja secara profesional, mematuhi kode etik, dan bertanggung jawab atas karya jurnalistik yang dihasilkan,” jelas Sayuti.

Sayuti juga menyampaikan bahwa PWI Lhokseumawe membuka kesempatan bagi wartawan yang belum tergabung dalam organisasi pers untuk bergabung. Langkah ini merupakan bagian dari program pembinaan dan pengkaderan untuk menciptakan ekosistem jurnalistik yang berkualitas.

“Kami ingin merangkul rekan-rekan wartawan yang memiliki potensi besar, tetapi belum mendapatkan pembinaan yang memadai. PWI berkomitmen untuk mendampingi mereka agar menjadi jurnalis yang kompeten,” tambahnya.

Pertemuan ini menjadi wujud nyata komitmen untuk mempererat kerja sama antara kepolisian dan media, guna menciptakan iklim informasi yang sehat, transparan, dan berimbang bagi masyarakat Lhokseumawe. (rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Unimal Klaim Unggul, Daya Saing Lulusan Jadi Sorotan

25 April 2026 - 15:43 WIB

Pengawal Hukum atau Bayang-Bayang Ketakutan? Kematian M. Al-Farizi Dilaporkan ke Polda Aceh

25 April 2026 - 12:53 WIB

Di Balik Wacana Dua Periode Ketum Parpol : Regenerasi atau Kekuasaan

24 April 2026 - 13:35 WIB

PC PPM Aceh Utara dan Lhokseumawe Versi Munas Dilantik, Kasdim Sematkan Tanda Jabatan

23 April 2026 - 16:36 WIB

Perempuan Pejuang Nafkah: Dari Kebun Kakao hingga UMKM, Bangkit dari Keterbatasan

23 April 2026 - 10:28 WIB

Trending di Aceh