Menu

Mode Gelap
BUMDes Merugi, Tim Inspektorat Taput akan Monitoring 5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara SPPG dan KMP Tak Miliki PBG, Dinas Perizinan Taput Jemput Bola Kadis PMD Taput Siap Evaluasi Lembaga Bimtek Bermasalah, PDIP Dorong Pelaksanaan di Daerah Jalan Samping Kantor PWI Agara Tergerus Sungai, Satu Pengendara Jatuh ke Kali Bulan Massa Bakal Gelar Aksi ke Polres Jika Hingga Kamis Pelaku Penganiayaan Anak Belum Ditangkap

Aceh

Data Bencana Simpang Siur, Camat Cot Girek Sebut Satu Korban Tewas, Pemkab Aceh Utara Masih Nihil Laporan Jiwa

badge-check

Data Bencana Simpang Siur, Camat Cot Girek Sebut Satu Korban Tewas, Pemkab Aceh Utara Masih Nihil Laporan Jiwa Perbesar

Lhoksukon, Harianpaparazzi.com – Data korban cuaca ekstrem yang menerjang Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, masih menyisakan tanda tanya. Di tengah pendataan kerusakan rumah yang terus berlangsung, Camat Cot Girek M. Kasim menyebut satu warga meninggal dunia akibat peristiwa tersebut. Namun hingga Sabtu (6/6/2026), Pemerintah Kabupaten Aceh Utara masih menyatakan belum menerima laporan adanya korban jiwa.

Angin kencang yang terjadi pada Kamis sekitar pukul 16.00 WIB itu menerjang sejumlah desa di Kecamatan Cot Girek. Camat Cot Girek M. Kasim mengatakan bencana tersebut berdampak pada sedikitnya lima desa, yakni Desa Tempel, Cot Girek, Ceumpeudak, Matang Teungoh dan Mancang. Beberapa rumah mengalami kerusakan berat, sedang hingga ringan. Bahkan sejumlah rumah di Desa Tempel dan Cot Girek dilaporkan rusak parah setelah diterjang angin dan tertimpa pohon.

“Yang pertama melaporkan kejadian itu warga Desa Tempel. Ada rumah yang rusak berat akibat tertimpa pohon. Bahkan ada rumah yang rusak total disapu angin,” kata M. Kasim.

Dalam keterangannya, M. Kasim juga mengungkapkan satu warga Desa Tempel meninggal dunia akibat kejadian tersebut. Namun saat dimintai identitas korban maupun rincian data korban terdampak lainnya, pihak kecamatan mengaku belum mengantongi data lengkap. Camat juga tidak merincikan jumlah kepala keluarga terdampak maupun sebaran korban di masing-masing desa.

Pernyataan itu berbeda dengan data yang disampaikan Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Muntasir Ramli. Berdasarkan laporan sementara yang diterima pemerintah daerah, sebanyak 50 rumah di Kecamatan Cot Girek dan satu rumah di Kecamatan Lhoksukon mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem. Namun hingga saat ini, pemerintah daerah menyatakan belum menerima laporan adanya korban jiwa.

“Sebanyak 50 unit rumah di Kecamatan Cot Girek dan satu unit rumah di Lhoksukon mengalami kerusakan bervariasi, mulai dari rusak berat hingga rusak ringan. Sejauh ini belum ada laporan terkait adanya korban jiwa,” kata Muntasir.

Data sementara Pemkab Aceh Utara mencatat kerusakan rumah tersebar di sejumlah gampong, yakni Ulee Gampong satu unit, Matang Teungoh satu unit, U Baro sembilan unit, Cot Girek 24 unit, Kampung Tempel dua unit, Alue Leuhob tiga unit, Beurandang Asan dua unit, Ceumpeudak satu unit, Batu XII empat unit dan Lhok Meurbo tiga unit. Sementara di Kecamatan Lhoksukon satu rumah rusak berat akibat tertimpa pohon.

Sejauh ini tidak ada pengungsian yang dibuka. Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melalui Dinas Sosial dan P3A bersama pihak kecamatan telah menyalurkan bantuan masa panik berupa seng, triplek, kasur, tenda, sembako dan perlengkapan kebutuhan darurat lainnya kepada korban terdampak.

Selain rumah warga, fasilitas pemerintah juga ikut terdampak. Camat Cot Girek menyebut menara radio milik Kantor Camat Cot Girek tumbang akibat terjangan angin kencang tersebut. Namun hingga kini para korban belum menerima bantuan dalam bentuk uang tunai dan masih menunggu proses pendataan lanjutan dari pemerintah daerah.

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil atau Ayah Wa sebelumnya telah menginstruksikan camat dan BPBD untuk segera melakukan pendataan kerusakan serta mempercepat penanganan korban. Pemerintah juga mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi selama musim peralihan berlangsung. (firdaus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Tokoh Masyarakat Darul Ihsan Desak Pemerintah Segera Legalkan Pengelolaan Sumur Minyak Rakyat

19 Juli 2026 - 19:16 WIB

Konflik Cot Girek Memasuki Titik Kritis, Nasib 500 Pekerja dan Perpanjangan HGU Berkejaran dengan Waktu

17 Juli 2026 - 22:52 WIB

Latih Kesiapsiagaan, PHE NSO Edukasi Anak Desa Kuala Cangkoi Tanggap Bencana

16 Juli 2026 - 19:24 WIB

Sukseskan Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Sekolah TK Al Jabal Nur

16 Juli 2026 - 12:34 WIB

5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

14 Juli 2026 - 12:38 WIB

Trending di Aceh