Menu

Mode Gelap
Jalan Samping Kantor PWI Agara Tergerus Sungai, Satu Pengendara Jatuh ke Kali Bulan Massa Bakal Gelar Aksi ke Polres Jika Hingga Kamis Pelaku Penganiayaan Anak Belum Ditangkap Kejari Batu Bara Eksekusi DPO Kasus Penipuan, Buronan Sejak 2022 Akhirnya Ditahan Empat Rumah di Sipoholon Hangus Terbakar, Wabup Taput Langsung Tinjau Lokasi Komisi C DPRD Taput Sikapi Keresahan Warga  Seputar Status Desil, BPJS Agar Lebih Cermat Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Tangkap Pria di Biru-Biru, Sita Sabu 5,79 Gram

News

Film Suamiku Lukaku Gelar Aktivasi Fun Run dan Car Free Day untuk Angkat Isu Mental Health

badge-check

Film Suamiku Lukaku Gelar Aktivasi Fun Run dan Car Free Day untuk Angkat Isu Mental Health Perbesar

Medan, harianpaparazzi.com – Film Suamiku Lukaku menggelar rangkaian aktivasi publik bertema “For Mental Health and Healthy Living” melalui kegiatan fun run dan Car Free Day di sejumlah kota.

Kegiatan ini menjadi bagian dari kampanye film untuk mendekatkan isu kesehatan mental, relasi sehat, dan luka emosional kepada masyarakat, terutama anak muda.

Di Jakarta, kegiatan fun run dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 24 Mei, mulai pukul 06.00 WIB. Titik kumpul berada di kawasan MRT Setiabudi, depan Chase Plaza, dengan rute menuju area Bundaran HI.

Aktivasi ini juga menghadirkan pemain film Suamiku Lukaku, yakni Acha Septriasa dan Gusti Pratama. Keduanya ikut menjadi bagian dari kampanye untuk mengajak publik lebih terbuka membicarakan isu mental health dan hubungan yang sehat.

Selain Jakarta, rangkaian Car Free Day Suamiku Lukaku juga digelar di beberapa kota lain. Kegiatan tersebut mencakup titik kumpul di Depok, Banjarmasin, Medan, dan Palembang.

Melalui kegiatan ini, Suamiku Lukaku tidak hanya hadir sebagai film drama rumah tangga. Film ini juga ingin membuka percakapan tentang luka emosional yang sering tumbuh pelan-pelan dalam sebuah hubungan, lalu dianggap normal.

Isu yang diangkat dekat dengan keresahan generasi sekarang, mulai dari fear of marriage, trauma masa kecil, toxic relationship, love bombing, gaslighting, attachment issue, hingga tekanan sosial untuk menikah.

Kampanye ini membawa pesan bahwa film tersebut bukan dibuat untuk membuat penonton takut menikah. Sebaliknya, Suamiku Lukaku ingin mengajak orang lebih sadar sebelum membangun komitmen.

“Film ini bukan bikin takut menikah, tapi bikin orang lebih sadar sebelum menikah,” menjadi pesan utama yang dibawa dalam kampanye tersebut. Dengan pendekatan yang dekat dengan Gen Z, Suamiku Lukaku diposisikan sebagai film yang tidak hanya ditonton, tetapi juga dibicarakan setelah penonton keluar dari bioskop.

Film ini mengajak publik melihat kembali batas antara cinta, kontrol, luka, dan keberanian untuk tidak menormalisasi hubungan yang menyakiti. Film Suamiku Lukaku akan tayang mulai 27 Mei 2026 di seluruh Bioskop Indonesia. (Agung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Pemilik Huntap Adiankoting Menunggu Air Bersih, Listrik dan Jalan

10 Juli 2026 - 15:11 WIB

Bupati Taput JTP Usulkan Huntara Menjadi Huntap

8 Juli 2026 - 17:58 WIB

Massa Bakal Gelar Aksi ke Polres Jika Hingga Kamis Pelaku Penganiayaan Anak Belum Ditangkap

8 Juli 2026 - 12:18 WIB

Kejari Batu Bara Eksekusi DPO Kasus Penipuan, Buronan Sejak 2022 Akhirnya Ditahan

7 Juli 2026 - 18:16 WIB

Pecatur Taput Ikuti Kejurda Sumut di Samosir, Ferry Silitonga Berharap Hasil  Terbaik

7 Juli 2026 - 11:32 WIB

Trending di Olahraga