Menu

Mode Gelap
Jalan Samping Kantor PWI Agara Tergerus Sungai, Satu Pengendara Jatuh ke Kali Bulan Massa Bakal Gelar Aksi ke Polres Jika Hingga Kamis Pelaku Penganiayaan Anak Belum Ditangkap Kejari Batu Bara Eksekusi DPO Kasus Penipuan, Buronan Sejak 2022 Akhirnya Ditahan Empat Rumah di Sipoholon Hangus Terbakar, Wabup Taput Langsung Tinjau Lokasi Komisi C DPRD Taput Sikapi Keresahan Warga  Seputar Status Desil, BPJS Agar Lebih Cermat Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Tangkap Pria di Biru-Biru, Sita Sabu 5,79 Gram

Advertorial

Perkuat Transformasi Digital, Bupati Aceh Utara Jalin Sinergi dengan Wamenkomdigi untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

badge-check

Perkuat Transformasi Digital, Bupati Aceh Utara Jalin Sinergi dengan Wamenkomdigi untuk Tingkatkan Pelayanan Publik Perbesar

JAKARTA, Harianpaparazzi.com — Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., yang akrab disapa Ayah Wa, melakukan silaturahmi sekaligus koordinasi dengan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, dalam rangka memperkuat ekosistem transformasi digital di Kabupaten Aceh Utara, Rabu (24/6/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dalam mempercepat implementasi pemerintahan digital guna menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, efektif, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat hingga ke tingkat gampong.

Dalam kesempatan itu, Ayah Wa meminta dukungan Kementerian Komunikasi dan Digital untuk memperkuat Digital Public Infrastructure (DPI), meningkatkan interoperabilitas sistem antarlembaga, serta mendorong pemanfaatan identitas digital sebagai fondasi pelayanan publik yang terintegrasi dan inklusif.

“Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Digital akan semakin memperkuat ekosistem transformasi digital. Berbagai program, mulai dari layanan publik berbasis daring, portal pengaduan masyarakat, hingga penguatan literasi digital akan terus kami optimalkan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Ayah Wa.

Selain penguatan sistem digital, Ayah Wa juga berharap Kementerian Komunikasi dan Digital dapat memberikan dukungan terhadap pembangunan infrastruktur telekomunikasi, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta mempercepat pengembangan program desa digital di Aceh Utara.

Menurutnya, masih terdapat sejumlah gampong yang belum menikmati layanan telekomunikasi secara optimal akibat kondisi geografis maupun dampak bencana yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Masih ada beberapa wilayah yang mengalami keterbatasan akses sinyal komunikasi atau blank spot. Karena itu, kami berharap adanya perhatian dan dukungan khusus dari Kementerian Komunikasi dan Digital agar masyarakat di wilayah tersebut dapat menikmati akses digital yang setara,” katanya.

Foto: Bupati AyahWa bersama dengan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria. (red)

Ayah Wa menambahkan, pengembangan platform digital tidak hanya akan meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat dalam memasarkan produk unggulan daerah melalui platform digital. Di sisi lain, sistem berbagi data (data sharing) dan interoperabilitas antarlembaga akan memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, akurat, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) di sektor publik.

Menurutnya, transformasi digital bukan sekadar menghadirkan teknologi, melainkan memastikan setiap warga memperoleh pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan merata.

“Aceh Utara memiliki wilayah yang sangat luas dengan 852 gampong yang tersebar di 27 kecamatan. Karena itu, digitalisasi pemerintahan menjadi sebuah kebutuhan agar pelayanan publik semakin dekat dengan masyarakat, tanpa dibatasi oleh jarak dan waktu,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penerapan pemerintahan digital (Digital Government) akan menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

“Dengan adanya pemerintahan digital, masyarakat akan merasa lebih diperhatikan, didengar, dan memperoleh pelayanan yang lebih cepat serta lebih mudah diakses,” kata Ayah Wa.

Ia menilai bahwa masyarakat saat ini menginginkan layanan yang cepat, terintegrasi, dan tanpa hambatan. Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara akan terus memperkuat koordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital guna mempercepat implementasi transformasi digital di daerah.

“Masyarakat menginginkan pelayanan yang cepat, seamless, dan terintegrasi. Ini menjadi tantangan sekaligus arah baru reformasi birokrasi digital yang akan terus kami dorong bersama Kementerian Komunikasi dan Digital demi menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi seluruh masyarakat Aceh Utara,” tutup Ayah Wa. ( Advertorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Pemkab Aceh Utara akan Rehabilitasi Rumah Tak Layak Huni Milik Razma

1 Juni 2026 - 15:49 WIB

Pelantikan Sekda dan 143 Pejabat, Bupati Aceh Utara Paparkan Deretan Program Strategis Daerah

20 Mei 2026 - 23:30 WIB

Bupati Aceh Utara Sambut Ketua Umum TP Posyandu Pusat, Perkuat Sinergi Pelayanan Kesehatan Hingga Pelosok Desa

19 Mei 2026 - 12:25 WIB

Pemkab Aceh Utara Dukung Sensus Ekonomi 2026 Melalui Pencanangan Program Desa Cantik

18 Mei 2026 - 09:58 WIB

Bupati Aceh Utara Jemput Bantuan Pusat untuk Korban Banjir, Koordinasi Langsung dengan Menteri Sosial RI

17 Mei 2026 - 12:34 WIB

Trending di Advertorial