Menu

Mode Gelap
Empat Rumah di Sipoholon Hangus Terbakar, Wabup Taput Langsung Tinjau Lokasi Komisi C DPRD Taput Sikapi Keresahan Warga  Seputar Status Desil, BPJS Agar Lebih Cermat Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Tangkap Pria di Biru-Biru, Sita Sabu 5,79 Gram PWI Bonapasogit Mekar, Edward Sinaga Pimpin PWI Toba dan Tumpal Sijabat Ketua PWI Samosir Empat Paket Sabu Disita, Sat Res Narkoba Polresta Deli Serdang Amankan Warga Pantai Labu Polres Taput Sita 112 Paket Ganja, 2 Kurir Turut Diamankan 

Headline

Bongkar Fakta Bantuan Banjir: Anggota DPRK Akui Ambil Logistik, Pimpinan Sebut Hoaks

badge-check

Bongkar Fakta Bantuan Banjir: Anggota DPRK Akui Ambil Logistik, Pimpinan Sebut Hoaks Perbesar

Aceh Utara, Harianpaparazzi.com — Suhu politik di Aceh Utara mendadak memanas setelah munculnya isu dugaan sejumlah anggota DPRK terlibat pengambilan bantuan logistik korban banjir bandang dan bencana hidrometrologi di Pendopo Bupati Aceh Utara.

Wakil Ketua DPRK dari Fraksi Partai Adil Sejahtera (PAS), Nekjir, langsung bereaksi keras dan disebut “kebakaran jenggot” menanggapi tudingan tersebut.

Nekjir bahkan memanfaatkan sejumlah media lokal untuk membantah isu itu. Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar hanyalah kabar bohong dan tidak berlandaskan fakta. Upaya penggiringan opini bahwa isu tersebut tidak benar pun mulai disebarkan melalui beberapa kanal pemberitaan.

Namun pernyataan itu justru berseberangan dengan pengakuan Anzir, anggota DPRK Aceh Utara dari Fraksi NasDem. Dalam konfirmasi kepada wartawan pada 8 Desember 2025, Anzir menyatakan dirinya mengetahui dan terlibat dalam pengambilan bantuan di pendopo. Meski begitu, ia menolak jika tindakan tersebut disebut sebagai penjarahan.

Situasi memanas ketika wartawan menyebut memiliki potongan video yang menunjukkan dirinya dan beberapa anggota dewan lain mengangkut bantuan menggunakan mobil pribadi. Respons Anzir pun berubah melunak.

“Jangan disebar video tersebut. Saya mohon maaf jika ada perbuatan dan kata-kata yang tidak berkenan di hati teman-teman pers. Pada prinsipnya, pers dan DPRK secara kelembagaan merupakan mitra strategis. Saya mohon maaf dan isu ini jangan lagi dibesarkan,” ujar Anzir, (8/12/25)

Anzir juga mengklaim bahwa bantuan yang ia ambil telah mengikuti prosedur administrasi, bahkan menyebut adanya stempel resmi sebagai anggota DPRK. Namun ketika diminta menunjukkan dokumen permohonan bantuan yang dimaksud, ia tidak dapat memberikan salinannya.

Sebagai gantinya, ia hanya mengirim sejumlah potongan foto proses pendistribusian bantuan, tanpa narasi pendukung dan tanpa penjelasan bahwa sembako tersebut bersumber dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. | HAIQAL ALFIKRI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Buntut SP3 Pencurian Kayu Pinus di Lahan SHM Dikecam, Kapolres Taput: Tidak Terpenuhi  Unsur Pidana

10 Juni 2026 - 10:49 WIB

Bus Aceh Tujuan Pekanbaru Dilempari Batu di Labura, Balita dan Ibunya Selamat dari Bahaya

7 Juni 2026 - 18:36 WIB

Mualem Bawa Isu Perdamaian Aceh Kembali ke Meja Nasional

24 Mei 2026 - 20:26 WIB

Dua Unit Rumah Semi Permanen Tanpa Penghuni Hangus Terbakar

30 April 2026 - 11:16 WIB

Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah Sumatera, Aceh Tengah hingga Medan Terdampak

2 April 2026 - 09:05 WIB

Trending di Aceh