Menu

Mode Gelap
Diduga Ketua Kelompok Ternak Bukit Rata Jaya Jual 24 Ekor Sapi Bantuan DPR RI dan UPPO Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Bergerak Cepat, Kasus Langsung Terungkap APBK Aceh Utara Dinilai Masih Sehat, Pemulihan Pascabanjir Rp26 Triliun Jadi Beban Berat Daerah Dua Unit Rumah Semi Permanen Tanpa Penghuni Hangus Terbakar Aparat Gagalkan Pengiriman 2 Kg Sabu, Tersangka Disergap di Tol RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara

Aceh

BBM di SPBU Karang Baru Kosong, Warga Kuala Simpang Resah dan Terpaksa Beli Eceran

badge-check


					BBM di SPBU Karang Baru Kosong, Warga Kuala Simpang Resah dan Terpaksa Beli Eceran Perbesar

Aceh Tamiang, Harianpaparazzi.com — Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU 14.244.43 Desa Kebun Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, mulai memicu keresahan masyarakat Kota Kuala Simpang dan sekitarnya, Rabu (20/05).

Sejak pagi, warga yang hendak mengisi BBM jenis Pertalite dan Pertamax terpaksa kecewa setelah seluruh stok kedua jenis bahan bakar tersebut dilaporkan kosong. Bahkan BBM jenis Pertamax Turbo juga tidak tersedia.

Pantauan di lapangan hingga pukul 10.52 WIB, sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat yang hendak mengisi Pertalite terpaksa putar balik atau mencari SPBU lain. Sebagian warga bahkan membeli BBM eceran dengan harga mencapai Rp20 ribu untuk sekitar 1,5 liter Pertalite.

“Kalau pun tidak ada Pertalite, Pertamax pun jadi asalkan ada minyak untuk cari makan,” ujar salah seorang warga di lokasi.

Warga mengaku khawatir kondisi tersebut berkaitan dengan isu kenaikan harga atau pengetatan distribusi BBM subsidi.

“Apakah ada rencana pemerintah menaikkan harga minyak, sampai kami susah membeli BBM seperti ini,” kata warga lainnya.

Menurut informasi pihak SPBU, kelangkaan BBM juga diduga terjadi di SPBU Kampung Tengah, Kuala Simpang, yang disebut-sebut telah kehabisan stok sejak pagi.

Pengawas SPBU 14.244.43 Kebun Tanah Terban, Razali, k, amis (21/05)mengatakan kondisi seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya.

“Biasanya kalau tidak masuk pukul 2 pagi, BBM masuk pukul 8 pagi. Tetapi sekarang sama sekali belum masuk,” kata Razali.

Ia menjelaskan, dalam kondisi normal pasokan Pertalite maupun Solar hampir selalu tersedia, minimal delapan ton dalam sekali distribusi.

“Kalau tidak masuk 16 ton, biasanya delapan ton tetap dipasok. Tetapi kali ini tidak masuk sama sekali,” ujarnya.

Menurut Razali, kemungkinan pasokan Pertalite baru akan kembali masuk pada dini hari berikutnya sekitar pukul 02.00 WIB.

Sementara itu, untuk BBM jenis Solar, pihak SPBU mengaku hanya menerima pasokan sekitar delapan ton pada pukul 02.30 WIB dini hari.

Terkait berkembangnya isu pengetatan distribusi BBM subsidi, Razali mengaku pihak SPBU belum menerima informasi resmi mengenai kebijakan tersebut.

“Kami belum mengetahui soal pembatasan itu,” katanya.

Belakangan berkembang informasi di sejumlah daerah, termasuk Provinsi Sumatera Selatan, terkait rencana pengetatan penggunaan BBM subsidi jenis Pertalite bagi kendaraan pribadi berkapasitas mesin 1.400 cc ke atas. Kendaraan dengan kapasitas tersebut disebut hanya diperbolehkan menggunakan Pertamax atau Pertamax Turbo.

Sementara kendaraan di bawah 1.400 cc masih diperbolehkan menggunakan BBM subsidi.

Area Manager Relation, Communication and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, diketahui telah mengetahui adanya wacana pengetatan tersebut. Namun hingga berita ini diturunkan belum ada penjelasan resmi terkait dampaknya terhadap distribusi BBM di Aceh Tamiang.

Kelangkaan BBM ini membuat sebagian masyarakat berharap pemerintah dan pihak terkait segera memberikan kepastian distribusi agar aktivitas ekonomi warga tidak terganggu. (firdaus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Agara Akan Serahkan SK PPPK Paruh Waktu Senin Depan

20 Mei 2026 - 19:38 WIB

Muhammad Zubir Dikukuhkan Jadi Kaprodi HTN STAI Nusantara

20 Mei 2026 - 17:03 WIB

Di Tengah Prestasi Kota, Masih Ada Siswa SMA Menghitung Perkalian dengan Jari

20 Mei 2026 - 15:57 WIB

Inspektorat Aceh Utara Tegaskan Laporan Dugaan Penyimpangan Dana Desa Mamplam Masuk Tahap Audit Khusus

20 Mei 2026 - 13:04 WIB

Forkopimda Aceh Tenggara Ziarah Makam Pahlawan Peringati Harkitnas ke-118 Tahun 2026

20 Mei 2026 - 12:50 WIB

Trending di Aceh