Menu

Mode Gelap
Diduga Ketua Kelompok Ternak Bukit Rata Jaya Jual 24 Ekor Sapi Bantuan DPR RI dan UPPO Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Bergerak Cepat, Kasus Langsung Terungkap APBK Aceh Utara Dinilai Masih Sehat, Pemulihan Pascabanjir Rp26 Triliun Jadi Beban Berat Daerah Dua Unit Rumah Semi Permanen Tanpa Penghuni Hangus Terbakar Aparat Gagalkan Pengiriman 2 Kg Sabu, Tersangka Disergap di Tol RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara

Aceh

Muhammad Zubir Dikukuhkan Jadi Kaprodi HTN STAI Nusantara

badge-check


					Muhammad Zubir Dikukuhkan Jadi Kaprodi HTN STAI Nusantara Perbesar




Banda Aceh, Harianpaparazzi.com – STAI Nusantara resmi mengukuhkan Muhammad Zubir, SH, MH sebagai Ketua Program Studi (Kaprodi) Hukum Tata Negara (HTN) periode 2026–2028, seperti diketahui Muhammad Zubir merupakan Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Bireuen dan Pidie Jaya.

‎Prosesi pengukuhan berlangsung di lingkungan kampus STAI Nusantara Banda Aceh dan turut disaksikan oleh Pimpinan Yayasan, Para Dosen, Kaprodi, serta mahasiswa/i

‎Ketua STAI Nusantara, Dr. Dicky Wirianto, mengatakan pengangkatan Muhammad Zubir, SH, MH merupakan langkah strategis kampus dalam memperkuat Program Studi Hukum Tata Negara yang masih tergolong baru.

‎Menurutnya, prodi tersebut membutuhkan figur muda, energik, dan memiliki pengalaman praktik hukum agar mampu mendorong kualitas akademik sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan hukum yang progresif.

‎“Pengukuhan ini merupakan bagian dari penguatan akademik kampus. Prodi HTN membutuhkan sosok yang mampu membangun semangat baru dan menghadirkan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan hukum di Aceh,” ujar Dicky dalam sambutannya, diruangan
‎kampus STAI Nusantara, Banda Aceh, Rabu, (20/5/2026).

‎Sementara itu, Muhammad Zubir menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

‎Ia menilai amanah tersebut bukan sekadar jabatan akademik, melainkan tanggung jawab besar untuk ikut mencerdaskan generasi Aceh melalui pendidikan hukum.

‎Zubir mengajak seluruh civitas akademika, praktisi hukum, serta elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun kesadaran hukum di tengah masyarakat.

‎“Kita ingin anak-anak Aceh tidak hanya berpendidikan, tetapi juga melek hukum dan berani terlibat dalam upaya penegakan keadilan di masyarakat,” tuturnya.

‎Ia juga mendorong generasi muda Aceh untuk terus meningkatkan semangat belajar serta memperluas wawasan di bidang hukum tata negara dan hukum sosial kemasyarakatan.

‎Saat ini, STAI Nusantara memiliki empat program studi, yakni Hukum Tata Negara (HTN), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Pendidikan Agama Islam (PAI), dan Ekonomi Syariah, serta Program Pascasarjana Studi Islam.

‎Sebagai bentuk komitmen memperluas akses pendidikan, kampus tersebut juga menyediakan sekitar 40 hingga 50 kuota beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu pada tahun akademik 2026 tahun ini.

‎Pengukuhan itu turut dihadiri Ketua Yayasan Rumoh Bina Aneuk Nanggro, Abiya Dr. Jamaluddin Thaib, bersama jajaran dosen dan mahasiswa STAI Nusantara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Di Tengah Prestasi Kota, Masih Ada Siswa SMA Menghitung Perkalian dengan Jari

20 Mei 2026 - 15:57 WIB

Inspektorat Aceh Utara Tegaskan Laporan Dugaan Penyimpangan Dana Desa Mamplam Masuk Tahap Audit Khusus

20 Mei 2026 - 13:04 WIB

Forkopimda Aceh Tenggara Ziarah Makam Pahlawan Peringati Harkitnas ke-118 Tahun 2026

20 Mei 2026 - 12:50 WIB

Diduga Ketua Kelompok Ternak Bukit Rata Jaya Jual 24 Ekor Sapi Bantuan DPR RI dan UPPO

19 Mei 2026 - 20:33 WIB

Jelang Meugang dan Idul Adha, Pemeriksaan Hewan Kurban di Aceh Tamiang dan Aceh Utara Diperketat

19 Mei 2026 - 17:50 WIB

Trending di Aceh