Menu

Mode Gelap
Restrukturisasi Pengurus PWI Batu Bara, Perkuat Fondasi Organisasi untuk Tingkatkan Kualitas Pers 11 Ribu Hektar Kebun Kopi Gayo Hancur, Hampir 20 Ribu Petani Aceh Tengah Menunggu Bantuan Komisi Informasi Aceh Desak Sekolah Transparan Umumkan Informasi Penerimaan Siswa Baru SMP dan SMA Transparansi Dipertanyakan, Warga Mengaku Belum Terima Salinan LPJ Desa Lubuk Cuik Tahun 2025 Bus Aceh Tujuan Pekanbaru Dilempari Batu di Labura, Balita dan Ibunya Selamat dari Bahaya Data Bencana Simpang Siur, Camat Cot Girek Sebut Satu Korban Tewas, Pemkab Aceh Utara Masih Nihil Laporan Jiwa

Aceh

PWI Lhokseumawe Bersilaturahmi dengan Kapolres, Bahas Profesionalisme Pers dan UKW

badge-check


					PWI Lhokseumawe Bersilaturahmi dengan Kapolres, Bahas Profesionalisme Pers dan UKW Perbesar

Lhokseumawe, harianpaparazi.com – Suasana penuh keakraban dan semangat terjalin dalam pertemuan silaturahmi antara anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Lhokseumawe dengan Kapolres Lhokseumawe, AKBP Dr. Ahzan, pada Senin, 26 Mei 2025. Pertemuan yang dipimpin oleh Ketua PWI Lhokseumawe, Sayuti Achmad, berlangsung di ruang kerja Kapolres.

Dalam diskusi tersebut, kedua pihak membahas sejumlah isu terkini terkait dunia jurnalistik, khususnya tantangan pers di era digital. Kapolres menyampaikan penghargaan atas kunjungan PWI dan upaya mereka dalam membangun hubungan yang harmonis dengan kepolisian.

“Pers memiliki peran strategis sebagai mitra Polri dalam menyampaikan informasi yang akurat dan membangun kesadaran masyarakat. Saya berharap kolaborasi yang positif ini dapat terus terjaga untuk kepentingan bersama,” ujar AKBP Dr. Ahzan.

Di sisi lain, Sayuti Achmad menekankan pentingnya profesionalisme dan kepatuhan terhadap etika jurnalistik di tengah dinamika dunia pers yang semakin kompleks. Ia mengungkapkan bahwa PWI Lhokseumawe akan segera menyelenggarakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dalam waktu dekat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas jurnalis.

“UKW ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi dan kredibilitas wartawan di daerah. Kami ingin pers kembali pada esensinya, yaitu bekerja secara profesional, mematuhi kode etik, dan bertanggung jawab atas karya jurnalistik yang dihasilkan,” jelas Sayuti.

Sayuti juga menyampaikan bahwa PWI Lhokseumawe membuka kesempatan bagi wartawan yang belum tergabung dalam organisasi pers untuk bergabung. Langkah ini merupakan bagian dari program pembinaan dan pengkaderan untuk menciptakan ekosistem jurnalistik yang berkualitas.

“Kami ingin merangkul rekan-rekan wartawan yang memiliki potensi besar, tetapi belum mendapatkan pembinaan yang memadai. PWI berkomitmen untuk mendampingi mereka agar menjadi jurnalis yang kompeten,” tambahnya.

Pertemuan ini menjadi wujud nyata komitmen untuk mempererat kerja sama antara kepolisian dan media, guna menciptakan iklim informasi yang sehat, transparan, dan berimbang bagi masyarakat Lhokseumawe. (rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jalan Belum Pulih, Ekonomi Aceh Tengah Terancam Lumpuh hingga Empat Tahun

11 Juni 2026 - 15:06 WIB

11 Ribu Hektar Kebun Kopi Gayo Hancur, Hampir 20 Ribu Petani Aceh Tengah Menunggu Bantuan

10 Juni 2026 - 17:51 WIB

Buntut SP3 Pencurian Kayu Pinus di Lahan SHM Dikecam, Kapolres Taput: Tidak Terpenuhi  Unsur Pidana

10 Juni 2026 - 10:49 WIB

Komisi Informasi Aceh Desak Sekolah Transparan Umumkan Informasi Penerimaan Siswa Baru SMP dan SMA

9 Juni 2026 - 16:54 WIB

PHE NSO Tanamkan Budaya Peduli Lingkungan, Siswa SMPN 6 Lhokseumawe Dilatih Kelola Sampah

9 Juni 2026 - 14:35 WIB

Trending di Aceh