Menu ✖

Otomatis
Breaking News

News

Aksi Maling Beruntun Sasaran Lahan Pertanian di Batu Bara, Petani Harapkan Respons Cepat Polisi Jaga Kamtibmas

badge-check

Aksi Maling Beruntun Sasaran Lahan Pertanian di Batu Bara, Petani Harapkan Respons Cepat Polisi Jaga Kamtibmas Perbesar

Batu Bara — Harianpaparazzi.com | Keresahan warga kembali mencuat di wilayah hukum Polsek Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, aksi pencurian dilaporkan terjadi secara beruntun dalam dua malam terakhir dan menyasar peralatan yang sangat vital bagi petani.

Kali ini, satu unit mesin pengisap air milik petani di Dusun Sentosa, Desa Pematang Nibung, Kecamatan Medang Deras, dilaporkan raib digondol pelaku, tak hanya itu, satu unit mesin diesel berkapasitas 32 PK juga ikut hilang setelah bangunan tempat penyimpanan dibobol.

Aksi pencurian tersebut sontak membuat petani resah, pasalnya, mesin pengisap air menjadi salah satu tumpuan utama petani untuk mengairi persawahan yang tidak terjangkau jaringan irigasi.

Menurut Yusuf, kejadian tersebut cukup mengejutkan karena berlangsung secara berturut – turut, kondisi itu membuat para petani khawatir aksi serupa kembali terjadi dan berdampak terhadap aktivitas pertanian mereka.

“Keadaan saat ini tidak aman, petani kecewa dan terancam gagal panen, padi sawah sedang membutuhkan air, sementara kami sangat bergantung pada mesin pengisap air karena lahan tidak terairi irigasi,” ujar Yusuf, Sabtu (25/7/2026).

Ia berharap kejadian tersebut menjadi perhatian serius aparat keamanan dan pihak terkait, selain kerugian materi, hilangnya mesin pengisap air juga dinilai dapat mengganggu keberlangsungan pertanian masyarakat.

Informasi mengenai kejadian tersebut telah disampaikan kepada pihak Polsek Medang Deras melalui komunikasi seluler WhatsApp pada Jumat (24/7/2026).

Warga berharap laporan tersebut dapat segera ditindaklanjuti, terlebih, aksi pencurian yang terjadi berulang dalam waktu berdekatan dinilai  berpotensi mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di lingkungan desa.

Masyarakat juga mengharapkan adanya peningkatan patroli dan pengawasan di kawasan perkebunan serta persawahan, khususnya pada malam hari, sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, petani, dan masyarakat dinilai penting untuk mencegah terjadinya aksi pencurian berikutnya. (GS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

BLT Kesra Rp900 Ribu Oktober 2026 Cair? Begini Cara Cek Data Bansos

27 Okt 2026 - 08:17 WIB

BLT Kesra Rp900 Ribu Oktober 2026 Cair? Begini Cara Cek Data Bansos

Rendy Siap Nahkodai FWK DKI Jakarta, Usung Semangat Jurnalisme Kebangsaan

26 Okt 2026 - 12:53 WIB

Rendy Siap Nahkodai FWK DKI Jakarta, Usung Semangat Jurnalisme Kebangsaan

Rakernas FWK, Gubernur Lemhannas Ingatkan Pentingnya Pers Kritis, Independen Dalam Menyebarkan Nilai-nilai Kebangsaan

25 Okt 2026 - 08:07 WIB

Rakernas FWK, Gubernur Lemhannas Ingatkan Pentingnya Pers Kritis, Independen Dalam Menyebarkan Nilai-nilai Kebangsaan

FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Antikritik

22 Okt 2026 - 09:27 WIB

FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Antikritik

PLTU Banjarsari Mati Berbulan-bulan, CERI Desak PTBA Diaudit dan Manajemen Dievaluasi

20 Okt 2026 - 17:56 WIB

PLTU Banjarsari Mati Berbulan-bulan, CERI Desak PTBA Diaudit dan Manajemen Dievaluasi
Trending di News