Menu

Mode Gelap
Belum Genap Sebulan, Kades dan Perangkat Desa Taput akan Bimtek di Medan  BUMDes Merugi, Tim Inspektorat Taput akan Monitoring 5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara SPPG dan KMP Tak Miliki PBG, Dinas Perizinan Taput Jemput Bola Kadis PMD Taput Siap Evaluasi Lembaga Bimtek Bermasalah, PDIP Dorong Pelaksanaan di Daerah Jalan Samping Kantor PWI Agara Tergerus Sungai, Satu Pengendara Jatuh ke Kali Bulan

News

Aksi Maling Beruntun Sasaran Lahan Pertanian di Batu Bara, Petani Harapkan Respons Cepat Polisi Jaga Kamtibmas

badge-check

Aksi Maling Beruntun Sasaran Lahan Pertanian di Batu Bara, Petani Harapkan Respons Cepat Polisi Jaga Kamtibmas Perbesar

Batu Bara — Harianpaparazzi.com | Keresahan warga kembali mencuat di wilayah hukum Polsek Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, aksi pencurian dilaporkan terjadi secara beruntun dalam dua malam terakhir dan menyasar peralatan yang sangat vital bagi petani.

Kali ini, satu unit mesin pengisap air milik petani di Dusun Sentosa, Desa Pematang Nibung, Kecamatan Medang Deras, dilaporkan raib digondol pelaku, tak hanya itu, satu unit mesin diesel berkapasitas 32 PK juga ikut hilang setelah bangunan tempat penyimpanan dibobol.

Aksi pencurian tersebut sontak membuat petani resah, pasalnya, mesin pengisap air menjadi salah satu tumpuan utama petani untuk mengairi persawahan yang tidak terjangkau jaringan irigasi.

Menurut Yusuf, kejadian tersebut cukup mengejutkan karena berlangsung secara berturut – turut, kondisi itu membuat para petani khawatir aksi serupa kembali terjadi dan berdampak terhadap aktivitas pertanian mereka.

“Keadaan saat ini tidak aman, petani kecewa dan terancam gagal panen, padi sawah sedang membutuhkan air, sementara kami sangat bergantung pada mesin pengisap air karena lahan tidak terairi irigasi,” ujar Yusuf, Sabtu (25/7/2026).

Ia berharap kejadian tersebut menjadi perhatian serius aparat keamanan dan pihak terkait, selain kerugian materi, hilangnya mesin pengisap air juga dinilai dapat mengganggu keberlangsungan pertanian masyarakat.

Informasi mengenai kejadian tersebut telah disampaikan kepada pihak Polsek Medang Deras melalui komunikasi seluler WhatsApp pada Jumat (24/7/2026).

Warga berharap laporan tersebut dapat segera ditindaklanjuti, terlebih, aksi pencurian yang terjadi berulang dalam waktu berdekatan dinilai  berpotensi mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di lingkungan desa.

Masyarakat juga mengharapkan adanya peningkatan patroli dan pengawasan di kawasan perkebunan serta persawahan, khususnya pada malam hari, sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, petani, dan masyarakat dinilai penting untuk mencegah terjadinya aksi pencurian berikutnya. (GS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kunjungi UPTD Gunungsitoli, Wagub Sumut Dorong Revitalisasi Layanan Sosial untuk Anak-anak Nias

21 Juli 2026 - 16:32 WIB

Miliki Sabu dan Ekstasi, Pria di Pagar Merbau Ditangkap Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Saat Coba Kabur

18 Juli 2026 - 11:56 WIB

Kardinal Suharyo Beri Berkat bagi Pembangunan Gereja St. Ignatius Jatisari untuk Jemaat TNI-Polri

16 Juli 2026 - 20:06 WIB

Berantas Peredaran Narkoba, Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Tangkap Warga Simpan Sabu

16 Juli 2026 - 19:59 WIB

Pemulihan Daerah Dinilai Positif, Kemendagri Dorong Batu Bara Genjot Realisasi Anggaran

15 Juli 2026 - 15:35 WIB

Trending di News