Menu

Mode Gelap
Siswa Aceh Tengah Masih Dihantui Longsor, Dua Sekolah Direlokasi Pascabencana DLH Tinjau SPPG Mesjid Punteut, Temukan IPAL Belum Berfungsi Optimal Abu Doto Pergi, Jejak Perdamaian yang Ia Tinggalkan Tetap Hidup di Aceh Kejagung Ungkap Dugaan Mark Up Motor Listrik MBG, Harga Dinaikkan hingga Rp47 Juta per Unit Oknum Pendeta Ditahan Polres Taput Diduga Pelaku Pedofilia Restrukturisasi Pengurus PWI Batu Bara, Perkuat Fondasi Organisasi untuk Tingkatkan Kualitas Pers

Aceh

Komisi D DPRK Aceh Tenggara: RSUD H Sahudin Kutacane Harus Ditingkatkan ke Tipe B

badge-check


					Sekretaris Komisi D DPRK Aceh Tenggara Muharri Kasturi. Perbesar

Sekretaris Komisi D DPRK Aceh Tenggara Muharri Kasturi.

Aceh Tenggara, harianpaparazzi.com – Sekretaris Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tenggara mendesak kepada Pemerintah Aceh agar segera meningkatkan kelas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sahudin Kutacane menjadi Tipe B. 

Peningkatan status ini sangat perlu dilakukan agar masyarakat merasakan pelayanan yang baik dan berkualitas kata Muharri Kasturi dari Partai PKB saat menjawab harianpaparazzi.com pada Jumat (24/01/2025). 

Diterangkannya, dengan ditingkatkan kelas RSUD Sahudin ke tipe B, maka sumber daya manusia (SMD) juga dapat ditingkatkan, kemudian sarana prasarana dapat terupgrade dengan layanan cath lab jantung,endoskopi, operasi bedah saraf, urologi bisa dilakukan di RSUD Sahudin Kutacane tersebut. 

Saat ini bedah tulang di RSUD Sahudin Kutacane belum ada, sehingga masyarakat kita harus rujuk ke medan,” coba bayangkan berapa biaya yang habis, tenaga dan waktu keluarga yang merawat jika harus rujuk ke medan sebutnya.

“Kenapa tidak kita melengkapi SDM dan sarana di RSUD Sahudin Kutacane agar masyarakat Gayo Lues juga bisa rujukan ke RSUD Sahudin Kutacane, sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), RSUD Sahudin Kutacane mempunyai anggaran rumah sakit bersumber dari APBN dan JKN. Oleh karena itu, semangkin banyak fasilitas dilengkapi di rumah sakit, maka semangkin banyak klaim BPJS yang dihasilkan. 

Kemudian, pentingnya pemenuhan dokter subspesialis di RSUD Sahudin Kutacane, karena letak geografis yang jauh dari rumah sakit rujukan pusat sehingga pada kasus penyakit tertentu dibutuhkan pelayanan yang sangat cepat dan tepat.

“Jika sarana prasarana lengkap masyarakat Aceh Tenggara yang terkena penyakit seperti serangan jantung bisa secepatnya di pasang ring tanpa dirujuk ke medan. Coba kita bayangkan, kalau ada pasien perdarahan otak butuh waktu 8 jam di jalan sampai Medan sebutnya, untuk itu kita meminta kepada Pemerintah Aceh untuk segera meningkatkan kelas RSUD Sahudin Kutacane ke Tipe B,” cetusnya. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kabar Pemutusan Kontrak KSO Sudah Beredar, Mengapa Surat Resmi Masih Belum Terbit?

20 Juni 2026 - 22:55 WIB

Bantuan Pascabanjir Aceh Tamiang Hampir Rp1 Triliun Mulai Disalurkan, 99 Ribu Jiwa Terima Jadup

19 Juni 2026 - 19:16 WIB

Dukung Pelestarian Ekosistem, PHE NSO Tanam Ratusan Mangrove dan Tebar 700 Bibit Kepiting

18 Juni 2026 - 14:58 WIB

Siswa Aceh Tengah Masih Dihantui Longsor, Dua Sekolah Direlokasi Pascabencana

17 Juni 2026 - 14:43 WIB

DLH Tinjau SPPG Mesjid Punteut, Temukan IPAL Belum Berfungsi Optimal

15 Juni 2026 - 19:20 WIB

Trending di Aceh