Menu

Mode Gelap
Jebol Pasca Bencana 2025, Tanggul Sungai Sigeaon di Siualuompu Taput Belum Diperbaiki Jufri Sitompul Terpilih Jadi Ketua PKB Taput: Memperkuat Struktur Menghadapi Pemilu Legislatif Operasi Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Berhasil Ungkap Kasus Ganja di Kecamatan Galang Belum Genap Sebulan, Kades dan Perangkat Desa Taput akan Bimtek di Medan  BUMDes Merugi, Tim Inspektorat Taput akan Monitoring 5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

Aceh

Komisi D DPRK Aceh Tenggara: RSUD H Sahudin Kutacane Harus Ditingkatkan ke Tipe B

badge-check

Sekretaris Komisi D DPRK Aceh Tenggara Muharri Kasturi. Perbesar

Sekretaris Komisi D DPRK Aceh Tenggara Muharri Kasturi.

Aceh Tenggara, harianpaparazzi.com – Sekretaris Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tenggara mendesak kepada Pemerintah Aceh agar segera meningkatkan kelas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sahudin Kutacane menjadi Tipe B. 

Peningkatan status ini sangat perlu dilakukan agar masyarakat merasakan pelayanan yang baik dan berkualitas kata Muharri Kasturi dari Partai PKB saat menjawab harianpaparazzi.com pada Jumat (24/01/2025). 

Diterangkannya, dengan ditingkatkan kelas RSUD Sahudin ke tipe B, maka sumber daya manusia (SMD) juga dapat ditingkatkan, kemudian sarana prasarana dapat terupgrade dengan layanan cath lab jantung,endoskopi, operasi bedah saraf, urologi bisa dilakukan di RSUD Sahudin Kutacane tersebut. 

Saat ini bedah tulang di RSUD Sahudin Kutacane belum ada, sehingga masyarakat kita harus rujuk ke medan,” coba bayangkan berapa biaya yang habis, tenaga dan waktu keluarga yang merawat jika harus rujuk ke medan sebutnya.

“Kenapa tidak kita melengkapi SDM dan sarana di RSUD Sahudin Kutacane agar masyarakat Gayo Lues juga bisa rujukan ke RSUD Sahudin Kutacane, sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), RSUD Sahudin Kutacane mempunyai anggaran rumah sakit bersumber dari APBN dan JKN. Oleh karena itu, semangkin banyak fasilitas dilengkapi di rumah sakit, maka semangkin banyak klaim BPJS yang dihasilkan. 

Kemudian, pentingnya pemenuhan dokter subspesialis di RSUD Sahudin Kutacane, karena letak geografis yang jauh dari rumah sakit rujukan pusat sehingga pada kasus penyakit tertentu dibutuhkan pelayanan yang sangat cepat dan tepat.

“Jika sarana prasarana lengkap masyarakat Aceh Tenggara yang terkena penyakit seperti serangan jantung bisa secepatnya di pasang ring tanpa dirujuk ke medan. Coba kita bayangkan, kalau ada pasien perdarahan otak butuh waktu 8 jam di jalan sampai Medan sebutnya, untuk itu kita meminta kepada Pemerintah Aceh untuk segera meningkatkan kelas RSUD Sahudin Kutacane ke Tipe B,” cetusnya. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

DWP PNL Menyapa dari Hati: Menjaga Senyum, Menyalakan Harapan Anak Negeri

31 Juli 2026 - 09:03 WIB

JMSI Nilai Safrizal Berhasil Pimpin PRR Aceh di Masa Darurat dan Pemulihan: Minta Fokus Penuh pada Fase Rekonstruksi

30 Juli 2026 - 18:08 WIB

MAA Aceh Utara Lahirkan Pemuda Pelopor dan Duta Adat, Warisan Indatu Bersemi di Tangan Generasi Muda

30 Juli 2026 - 00:33 WIB

Muhammad Imam Abiyyu Persembahkan Dua Medali Perak untuk PNL di Ajang PORSENI XV

27 Juli 2026 - 23:30 WIB

Setahun Disidik, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Dokumen Pembayaran BLT Gampong Blang Majron Berakhir SP3, Temuan Audit Rp107,8 Juta Jadi Sorotan

25 Juli 2026 - 19:59 WIB

Trending di Aceh