Menu

Mode Gelap
Jebol Pasca Bencana 2025, Tanggul Sungai Sigeaon di Siualuompu Taput Belum Diperbaiki Jufri Sitompul Terpilih Jadi Ketua PKB Taput: Memperkuat Struktur Menghadapi Pemilu Legislatif Operasi Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Berhasil Ungkap Kasus Ganja di Kecamatan Galang Belum Genap Sebulan, Kades dan Perangkat Desa Taput akan Bimtek di Medan  BUMDes Merugi, Tim Inspektorat Taput akan Monitoring 5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

Aceh

Jamuan Saman Gayo Antara Kute Pasar Puntung dan Kampung Bacang Sangat Meriah

badge-check

Jamuan Saman Gayo Antara Kute Pasar Puntung dan Kampung Bacang Sangat Meriah Perbesar

Aceh Tenggara, harianpaparazzi.comKepala desa Pasar Puntung, Apt. Ayub Ibrahim, S.Farm, Resmikan Jamuan Saman Roa Lo Roa Gayo di Kampung Pasar Puntung, Kecamatan Semadam, Sabtu Malam, (07/09/2024).

Jamuan Saman Roa Lo Roa Ingi merupakan pesta Tari Saman tradisional adat Gayo yang melibatkan dua wilayah dengan waktu yang berlangsung selama 2 hari 2 malam.

Sebagai tarian yang dikenal sejak abad ke-14, Tari Saman Tradisional Gayo ini sudah dikenal hingga mancanegara, bahkan menjadi tarian adat yang dipertontonkan pada acara-acara besar dan upacara kenegaraan di Indonesia.

Tari Saman Roa Lo Roa Ingi yang berlangsung di Kampung Pasar Puntung tersebut melibatkan 2 regu dari masing-masing daerah, baik dari Kampung Pasar Puntung, Kecamatan Semadam, Kabupaten Aceh Tenggara maupun dari Desa kampung Bacang, Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues.

Dalam kesempatannya, Kepala Desa Pasar Puntung, Ayub Ibrahim, yang di dampingi Kepala desa Bacang, Menyampaikan bahwa pihaknya bangga terhadap masyarakat Gayo yang masih menjaga tradisi tarian tradisional pada ajang silaturahmi dan seni berbalas melalui Tari Saman antar dua wilayah itu.

Bahkan dirinya juga begitu antusias menyampaikan kegembiraannya terhadap acara yang menguntungkan dan bermanfaat terhadap seluruh pihak dan masyarakat di wilayahnya tersebut.

“Tari Saman ini adalah seni peninggalan dari datu (nenek moyang) kita yang sangat luar biasa, dan sekarang tarian (Saman) yang kita (masyarakat Gayo) punya ini sudah menjadi Ikon Tarian Tradisional Indonesia. Oleh karena itu, kami bangga sekali tarian (Saman) ini bisa terus kita lestarikan melalui Roa Lo Roa Ingi ini”, sebutnya.

“Kita sudah melihat manfaat bahkan sebelum acara ini dimulai, yakni karena adanya perputaran ekonomi dengan melibatkan UMKM setempat. Ini yang kita harapkan, dan bisa kita lihat bahwa acara ini tidak hanya bermanfaat untuk penari saman, tapi dengan seni ini juga sudah memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi (masyarakat) setempat”, tutupnya.

Pantauan harianpaparazzi.com, Kegiatan Jamuan Saman Roa Lo Roa turut hadir Anggota DPR RI, H.M. Salim Fakhry, Anggota DPRK, Abi Hasan Yakob, Kapolsek Semadam, Danramil 07 Semadam, Mukim Salman Alfarisi, Kepala Desa Lawe Beringin Gayo, Kepala Desa Rikitbur II, Kepala Desa Empat Lima, Kepala Desa Cinta Damai, Beserta tokoh adat Gayo Aceh Tenggara. H. Budi Maron, H. Abdul Rajib, Ridwan Tamara, Deddy Safrizal,. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

DWP PNL Menyapa dari Hati: Menjaga Senyum, Menyalakan Harapan Anak Negeri

31 Juli 2026 - 09:03 WIB

JMSI Nilai Safrizal Berhasil Pimpin PRR Aceh di Masa Darurat dan Pemulihan: Minta Fokus Penuh pada Fase Rekonstruksi

30 Juli 2026 - 18:08 WIB

MAA Aceh Utara Lahirkan Pemuda Pelopor dan Duta Adat, Warisan Indatu Bersemi di Tangan Generasi Muda

30 Juli 2026 - 00:33 WIB

Muhammad Imam Abiyyu Persembahkan Dua Medali Perak untuk PNL di Ajang PORSENI XV

27 Juli 2026 - 23:30 WIB

Setahun Disidik, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Dokumen Pembayaran BLT Gampong Blang Majron Berakhir SP3, Temuan Audit Rp107,8 Juta Jadi Sorotan

25 Juli 2026 - 19:59 WIB

Trending di Aceh