Menu

Mode Gelap
Empat Rumah di Sipoholon Hangus Terbakar, Wabup Taput Langsung Tinjau Lokasi Komisi C DPRD Taput Sikapi Keresahan Warga  Seputar Status Desil, BPJS Agar Lebih Cermat Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Tangkap Pria di Biru-Biru, Sita Sabu 5,79 Gram PWI Bonapasogit Mekar, Edward Sinaga Pimpin PWI Toba dan Tumpal Sijabat Ketua PWI Samosir Empat Paket Sabu Disita, Sat Res Narkoba Polresta Deli Serdang Amankan Warga Pantai Labu Polres Taput Sita 112 Paket Ganja, 2 Kurir Turut Diamankan 

News

Teater Sawah 2026 Angkat Tradisi Agraris Lewat Tubuh, Lumpur, dan Bunyi Alam

badge-check

Teater Sawah 2026 Angkat Tradisi Agraris Lewat Tubuh, Lumpur, dan Bunyi Alam Perbesar

Medan — harianpaparazzi.com | Proses latihan Teater Sawah 2026 mulai berlangsung intens bersama seluruh tim artistik dan para pemain. Latihan dilakukan secara kolektif dengan memanfaatkan ruang terbuka serta pendekatan eksploratif yang menyatu dengan alam dan budaya masyarakat agraris.

Dalam proses latihan ini, para pemain tidak hanya menghafal adegan. Mereka juga mendalami ritme tubuh, bunyi-bunyian alam, hingga membangun hubungan emosional dengan ruang pertunjukan yang akan digunakan.

Sawah dalam pertunjukan ini diperlakukan bukan sekadar latar, tetapi menjadi bagian penting dari dramaturgi. Lumpur, air, angin, hingga suara serangga dijadikan elemen artistik yang hidup untuk membangun suasana pertunjukan.

Teater Sawah 2026 juga mengangkat nilai-nilai tradisi dan kebudayaan lokal yang berkembang di tengah masyarakat. Unsur Melayu, Jawa, dan Batak dipadukan melalui gerak, vokal, musik, serta simbol-simbol ritual pertanian yang lahir dari pengalaman kolektif masyarakat.

Pendekatan tersebut menjadi upaya membaca kembali hubungan manusia dengan tanah, kerja, dan lingkungan di tengah perubahan zaman. Melalui eksplorasi tubuh dan ruang, para pemain diajak memahami bahwa pertunjukan teater bukan hanya soal tampil di atas panggung, tetapi menghadirkan pengalaman bersama yang lahir dari kerja kolektif.

Pimpinan produksi, Elwida Yuwitri, menyebut proses latihan tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kolaborasi sekaligus memperluas pembacaan artistik terhadap budaya agraris yang mulai jarang disentuh dalam seni pertunjukan kontemporer.

Menurutnya, Teater Sawah diharapkan menjadi ruang pertemuan antara tradisi, masyarakat, dan generasi muda melalui medium seni pertunjukan.

Pementasan Teater Sawah 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu, (24/5/26). Pertunjukan ini akan menghadirkan pengalaman teater yang menyatu dengan lanskap alam dan kehidupan masyarakat sekitar, sekaligus menjadi ruang refleksi budaya dan lingkungan melalui pendekatan seni kontemporer. (GS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kejari Batu Bara Eksekusi DPO Kasus Penipuan, Buronan Sejak 2022 Akhirnya Ditahan

7 Juli 2026 - 18:16 WIB

Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Ringkus Pria di Tanjung Morawa

7 Juli 2026 - 10:57 WIB

Patroli Sambil Berbagi, Satlantas Polres Batu Bara Salurkan Sembako kepada Masyarakat yang Membutuhkan

5 Juli 2026 - 15:08 WIB

Farianda: Pengurus PWI Diamanatkan Melayani Anggota, Bukan Hanya Mau Dilayani

5 Juli 2026 - 10:32 WIB

Perkuat Pengawasan Dana Desa, Jaksa Agung RI Dorong Kejati dan Kejari Gandeng SMSI

4 Juli 2026 - 12:16 WIB

Trending di News