Menu

Mode Gelap
Aparat Gagalkan Pengiriman 2 Kg Sabu, Tersangka Disergap di Tol RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan Gerakan Peduli Keadilan Layangkan Petisi ke Pejabat Aceh Timur dan BNPB Pusat, Tuntut Hak Korban Banjir Dipenuhi Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah Sumatera, Aceh Tengah hingga Medan Terdampak Jangan Panik! Harga BBM Pertamina April 2026 Tetap, Ini Rincian Tarif di Sejumlah Daerah

Aceh

Sekretaris Ika PMII Muhammad Qadri Maaszaid “Tantang” Kapolres Baru Berantas Narkoba

badge-check


					Sekretaris PMII Aceh, Mohammad Qadri Perbesar

Sekretaris PMII Aceh, Mohammad Qadri

Aceh Tenggara, harianpaparazzi.com – Pemberantasan narkoba oleh Polres Aceh Tenggara diharapkan semakin gencar, terlebih dengan pergantian pucuk pimpinan instansi ini yakni AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K, yang kini dipercaya menjadi Kapolres setempat. 

“Mudah-mudahan pemberantasan narkoba lebih gencar. Diharapkan yang ditangkap tidak hanya pemakai dan pengedar kecil, tetapi bandar besarnya,” kata Sekretaris Ika PMII Muhammad Qadri Maaszaid kepada harianpaparazzi.com, Jumat (11/04/2025).

“Kita berharap dengan gebrakan AKBP Yulhendri yang dipercaya menjadi Kapolres Aceh Tenggara. Harapan besar disematkan masyarakat kepada mantan penjabat Kasubdit 4 Ditreskrimsus Polda Aceh ini. 

Sudah menjadi rahasia umum peredaran narkoba di Aceh Tenggara begitu marak dan merajalela. Tentunya hal ini perlu menjadi perhatian serius bagi semua pihak untuk bersama-sama memeranginya. 

Mohammad Qadri berharap Polres Aceh Tenggara yang kini di bawah kepemimpinan AKBP Yulhendri akan lebih gencar lagi dalam memberantas peredaran barang haram tersebut. 

Peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Aceh Tenggara sudah sangat memprihatinkan. Narkoba telah merasuk ke semua kalangan dan peredarannya bahkan hampir di setiap wilayah hampir merata dengan munculnya Bandar-bandar Narkoba yang buka secara kecil-kecilan.

“Dampak narkoba akan sangat buruk terhadap masa depan generasi muda di daerah ini. Untuk itu perlu upaya yang lebih keras memberantas narkoba demi menyelamatkan masyarakat Aceh Tenggara,” ungkap Qadri.

“Sayangnya sanksi hukum dinilai belum sepenuhnya mampu memberi efek jera bagi pelaku. Terbukti masih banyak kasus narkoba umumnya dilakukan oleh residivis atau orang yang sebelumnya juga pernah dipenjara karena terlibat narkoba,” imbuhnya.

“Meski begitu, Polres Aceh Tenggara diharapkan tidak patah semangat dalam memberantas narkoba. Justru, upaya yang dilakukan harus lebih keras sehingga mampu menekan peredarannya,” tambahnya.

Masyarakat tentu akan menunggu gebrakan Kapolres kita yang baru ini untuk mengungkap kasus dan menangkap bandar besar di Aceh Tenggara yang selama ini dikenal amat lihai dan licin nyaris tidak tersentuh hukum. 

“Saya percaya Kapolres Aceh Tenggara memiliki kemampuan yang sangat bagus dalam hal ini, apalagi beliau itu ahli dalam hipnotis, pasti sudah memiliki segudang pengalaman,” tutup Qadri. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pembukaan Lahan Sawit Masif Picu Banjir, Petani Menjerit Menanggung Kerugian

16 April 2026 - 17:08 WIB

Janji Bantuan Mengalir, Petani Menjerit Gagal Tanam di Aceh Utara

16 April 2026 - 15:18 WIB

“Paktam” Harus Dievaluasi: Konten TikTok di Jam Dinas dan Informasi Keliru Ancam Citra Bupati Aceh Utara

11 April 2026 - 23:50 WIB

Mahasiswa Laporkan Saiful Mujani ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Penghasutan

10 April 2026 - 21:55 WIB

RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara

10 April 2026 - 13:54 WIB

Trending di Aceh