Menu

Mode Gelap
Begini Cara Warga Aceh Timur Akhirnya Mendapat Air Minum Layak Pascabanjir Menguak Keadaan di Kuala Simpang: Dua Bulan Pascabanjir, Lumpur dan Sampah Masih Mengurung Permukiman Warga Menunggu Bantuan di Tengah Lumpur, Jerit Pengungsi Baktiya di Tanggap Darurat Keempat Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen Menyingkap Akar Bencana: Banjir Bandang Aceh dan Dugaan Okupasi Hutan Ilegal Saat Jalan Terputus, Bantuan Tak Cukup Datang: Apa yang Harus Dilakukan untuk Bener Meriah, Takengon?

Aceh

SEKDA BEMNUS ACEH Mendesak Pemerintah Aceh: Jangan Hanya Berbicara, Segera Buka Akses Darat untuk Wilayah Terisolir

badge-check


					SEKDA BEMNUS ACEH Mendesak Pemerintah Aceh: Jangan Hanya Berbicara, Segera Buka Akses Darat untuk Wilayah Terisolir Perbesar

Banda Aceh, Harianpaparazzi.com – Sekretaris Daerah Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (SEKDA BEMNUS) Aceh, Asraf, dengan tegas meminta Pemerintah Aceh untuk segera mengambil tindakan konkret dan tidak hanya sekadar beretorika dalam menangani masalah akses darat yang terputus di beberapa wilayah terisolir. Desakan ini muncul mengingat lambatnya penanganan yang berdampak langsung pada penderitaan rakyat.

Asraf menyoroti perlunya pengerahan alat berat secara masif dan segera untuk membuka kembali jalur-jalur vital. Ia menekankan bahwa Pemerintah Aceh harus berhenti menyalahkan pemerintah daerah dan mulai fokus pada solusi nyata.

“Ini adalah harapan dari semua rakyat, jangan hanya berbicara. Kami meminta Pemerintah Aceh segera kerahkan alat berat,” ujar Asraf.

BEMNUS Aceh mengidentifikasi dua akses jalan yang dinilai bisa diselesaikan dalam waktu yang relatif lebih singkat, dan meminta Pemerintah Aceh memprioritaskan pengerjaannya:

Lintas KKA: Menghubungkan Lhokseumawe dan Bener Meriah.

Lintas Beutong: Menghubungkan Nagan Raya dan Aceh Tengah.

Asraf juga mengkritik pendekatan Pemerintah Aceh yang dinilai setengah hati. Menurutnya, masalah ini tidak akan cepat tuntas jika Pemerintah Aceh hanya menitipkan dua ekskavator saja di lokasi.

“Dua ekskavator saja tidak akan membuat ini cepat tuntas. Pemerintah Aceh harus lebih fokus, serius, dan mengerahkan sumber daya yang memadai untuk membuka akses darat tersebut. Ini adalah kunci untuk memulihkan kehidupan masyarakat di wilayah terisolir,” tegasnya.

BEMNUS Aceh menyerukan agar Pemerintah Aceh menjadikan pembukaan akses darat ini sebagai prioritas utama demi memenuhi harapan dan kebutuhan mendesak seluruh rakyat Aceh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sanksi Lingkungan untuk PT PEMA Dipertanyakan, DLHK Langsa Dinilai Abaikan Arahan Gakkum

15 Januari 2026 - 11:28 WIB

Begini Cara Warga Aceh Timur Akhirnya Mendapat Air Minum Layak Pascabanjir

14 Januari 2026 - 23:41 WIB

Oknum Anggota DPR RI Asal Aceh TA Khalid Diduga Tipu Warga

14 Januari 2026 - 20:24 WIB

Aksi Dua LSM di Depan Polda Aceh Disorot, LSM Penjara Sebut Ada Kepentingan Tersembunyi

14 Januari 2026 - 20:00 WIB

Siltap Aparatur Desa di Aceh Tenggara 4 Bulan Belum Dibayar, Ini Kata Kaban Pengelolaan Keuangan Daerah

12 Januari 2026 - 20:26 WIB

Trending di Aceh