Menu

Mode Gelap
Belum Genap Sebulan, Kades dan Perangkat Desa Taput akan Bimtek di Medan  BUMDes Merugi, Tim Inspektorat Taput akan Monitoring 5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara SPPG dan KMP Tak Miliki PBG, Dinas Perizinan Taput Jemput Bola Kadis PMD Taput Siap Evaluasi Lembaga Bimtek Bermasalah, PDIP Dorong Pelaksanaan di Daerah Jalan Samping Kantor PWI Agara Tergerus Sungai, Satu Pengendara Jatuh ke Kali Bulan

Aceh

Relawan Pemko Lhokseumawe Menyapu Luka Warga Miskin di Ujong Pacu

badge-check

Relawan Pemko Lhokseumawe Menyapu Luka Warga Miskin di Ujong Pacu Perbesar

Lhokseumawe, Harianpaparazzi.com — Lumpur cokelat masih menempel di dinding rumah-rumah reyot di Dusun C, Ujong Pacu, Kecamatan Muara Satu. Bekas banjir itu tidak hanya merendam lantai, tapi juga menyisakan kelelahan dan putus asa bagi warga miskin yang tak punya apa-apa selain rumah sederhana yang kini nyaris tak layak huni.

Selasa (30/12/2025) siang, harapan itu datang bersama suara cangkul, sekop, dan sapu. Puluhan Relawan Kemanusiaan Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe turun langsung membersihkan rumah-rumah warga yang tertimbun endapan lumpur setinggi hampir satu meter.

Rumah-rumah itu milik warga miskin yang setelah banjir surut, tak memiliki tenaga, biaya, maupun alat untuk membersihkan sisa bencana.

Di bawah terik matahari, para relawan bekerja tanpa banyak bicara. Lumpur diangkut, lantai disiram, dinding digosok. Sesekali terdengar canda kecil, tapi lebih sering hening—hening yang sarat empati.

“Kami bergerak setelah mendapat arahan langsung dari Bapak Wali Kota Lhokseumawe. Fokus kami rumah masyarakat miskin yang paling terdampak dan paling membutuhkan,” ujar Habibillah, S.E., Koordinator Relawan Kemanusiaan Pemko Lhokseumawe yang juga Direktur Utama PT Pembangunan Lhokseumawe (PTPL), di sela kegiatan.

Menurutnya, sebelum turun ke lapangan, relawan lebih dulu berkoordinasi dengan camat dan kepala dusun untuk memastikan bantuan tepat sasaran. “Yang kami bersihkan bukan sekadar rumah, tapi ruang hidup mereka agar bisa kembali ditempati,” katanya.

Pembersihan berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 16.00 WIB. Enam jam yang melelahkan, namun berarti besar bagi warga. Bagi sebagian keluarga, hari itu adalah pertama kalinya mereka bisa kembali masuk ke rumah sendiri setelah banjir.

Seorang warga lanjut usia terlihat duduk di sudut halaman, memperhatikan relawan bekerja. Matanya berkaca-kaca. Rumah kecilnya sempat nyaris tak bisa dibedakan dari kubangan lumpur. Kini, meski belum sepenuhnya pulih, ada harapan untuk kembali hidup normal.

Kegiatan serupa sebelumnya juga telah dilakukan di sejumlah titik lain, seperti Pasar Geudong di Kecamatan Samudera dan Meunasah Blang Pria di Desa Paya Rabo, Kecamatan Sawang. Relawan Pemko Lhokseumawe juga menjalin koordinasi lintas sektor, termasuk dengan Polres Lhokseumawe, untuk mempercepat pemulihan pascabencana.

Banjir memang telah surut. Namun bagi warga miskin, dampaknya masih panjang. Di Dusun C, Ujong Pacu, gotong royong hari itu menjadi bukti bahwa bencana tak selalu menyisakan kehancuran—kadang juga melahirkan solidaritas.

Di antara lumpur yang dibersihkan, ada martabat yang dipulihkan. Ada rumah yang kembali bernyawa. Dan ada pesan sederhana yang terasa kuat mereka tidak sendirian. (Firdaus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Muhammad Imam Abiyyu Persembahkan Dua Medali Perak untuk PNL di Ajang PORSENI XV

27 Juli 2026 - 23:30 WIB

Setahun Disidik, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Dokumen Pembayaran BLT Gampong Blang Majron Berakhir SP3, Temuan Audit Rp107,8 Juta Jadi Sorotan

25 Juli 2026 - 19:59 WIB

Tokoh Masyarakat Darul Ihsan Desak Pemerintah Segera Legalkan Pengelolaan Sumur Minyak Rakyat

19 Juli 2026 - 19:16 WIB

Konflik Cot Girek Memasuki Titik Kritis, Nasib 500 Pekerja dan Perpanjangan HGU Berkejaran dengan Waktu

17 Juli 2026 - 22:52 WIB

Latih Kesiapsiagaan, PHE NSO Edukasi Anak Desa Kuala Cangkoi Tanggap Bencana

16 Juli 2026 - 19:24 WIB

Trending di Aceh