Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Aceh

Relawan Pemko Lhokseumawe Menyapu Luka Warga Miskin di Ujong Pacu

badge-check

Relawan Pemko Lhokseumawe Menyapu Luka Warga Miskin di Ujong Pacu Perbesar

Lhokseumawe, Harianpaparazzi.com — Lumpur cokelat masih menempel di dinding rumah-rumah reyot di Dusun C, Ujong Pacu, Kecamatan Muara Satu. Bekas banjir itu tidak hanya merendam lantai, tapi juga menyisakan kelelahan dan putus asa bagi warga miskin yang tak punya apa-apa selain rumah sederhana yang kini nyaris tak layak huni.

Selasa (30/12/2025) siang, harapan itu datang bersama suara cangkul, sekop, dan sapu. Puluhan Relawan Kemanusiaan Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe turun langsung membersihkan rumah-rumah warga yang tertimbun endapan lumpur setinggi hampir satu meter.

Rumah-rumah itu milik warga miskin yang setelah banjir surut, tak memiliki tenaga, biaya, maupun alat untuk membersihkan sisa bencana.

Di bawah terik matahari, para relawan bekerja tanpa banyak bicara. Lumpur diangkut, lantai disiram, dinding digosok. Sesekali terdengar canda kecil, tapi lebih sering hening—hening yang sarat empati.

“Kami bergerak setelah mendapat arahan langsung dari Bapak Wali Kota Lhokseumawe. Fokus kami rumah masyarakat miskin yang paling terdampak dan paling membutuhkan,” ujar Habibillah, S.E., Koordinator Relawan Kemanusiaan Pemko Lhokseumawe yang juga Direktur Utama PT Pembangunan Lhokseumawe (PTPL), di sela kegiatan.

Menurutnya, sebelum turun ke lapangan, relawan lebih dulu berkoordinasi dengan camat dan kepala dusun untuk memastikan bantuan tepat sasaran. “Yang kami bersihkan bukan sekadar rumah, tapi ruang hidup mereka agar bisa kembali ditempati,” katanya.

Pembersihan berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 16.00 WIB. Enam jam yang melelahkan, namun berarti besar bagi warga. Bagi sebagian keluarga, hari itu adalah pertama kalinya mereka bisa kembali masuk ke rumah sendiri setelah banjir.

Seorang warga lanjut usia terlihat duduk di sudut halaman, memperhatikan relawan bekerja. Matanya berkaca-kaca. Rumah kecilnya sempat nyaris tak bisa dibedakan dari kubangan lumpur. Kini, meski belum sepenuhnya pulih, ada harapan untuk kembali hidup normal.

Kegiatan serupa sebelumnya juga telah dilakukan di sejumlah titik lain, seperti Pasar Geudong di Kecamatan Samudera dan Meunasah Blang Pria di Desa Paya Rabo, Kecamatan Sawang. Relawan Pemko Lhokseumawe juga menjalin koordinasi lintas sektor, termasuk dengan Polres Lhokseumawe, untuk mempercepat pemulihan pascabencana.

Banjir memang telah surut. Namun bagi warga miskin, dampaknya masih panjang. Di Dusun C, Ujong Pacu, gotong royong hari itu menjadi bukti bahwa bencana tak selalu menyisakan kehancuran—kadang juga melahirkan solidaritas.

Di antara lumpur yang dibersihkan, ada martabat yang dipulihkan. Ada rumah yang kembali bernyawa. Dan ada pesan sederhana yang terasa kuat mereka tidak sendirian. (Firdaus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Wisuda ke-37, PNL Kukuhkan 1.134 Lulusan, 639 Raih Cumlaude dan Terapkan Ijazah Elektronik

31 Okt 2026 - 11:09 WIB

Wisuda ke-37, PNL Kukuhkan 1.134 Lulusan, 639 Raih Cumlaude dan Terapkan Ijazah Elektronik

Empat Desa Masuk Sasaran Penanganan KAT, Bupati Aceh Utara Minta SKPK Bergerak

31 Okt 2026 - 09:49 WIB

Empat Desa Masuk Sasaran Penanganan KAT, Bupati Aceh Utara Minta SKPK Bergerak

Tiga Bulan Jadi Ujian, Ayahwa Ancam Copot Pejabat yang Tak Berprestasi

30 Okt 2026 - 22:33 WIB

Tiga Bulan Jadi Ujian, Ayahwa Ancam Copot Pejabat yang Tak Berprestasi

Direktur Baru PDAM Lhokseumawe Diminta Benahi Pasokan Air Baku

30 Okt 2026 - 08:50 WIB

Direktur Baru PDAM Lhokseumawe Diminta Benahi Pasokan Air Baku

Bupati Aceh Tamiang Soroti Sedimentasi Sungai, Minta PETA Dukung Pemulihan Pascabencana

30 Okt 2026 - 08:48 WIB

Bupati Aceh Tamiang Soroti Sedimentasi Sungai, Minta PETA Dukung Pemulihan Pascabencana
Trending di Aceh