Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Aceh

Proyek Preservasi Jalan Simpang Semadam-Lawe Alas Dipertanyakan

badge-check

Proyek Preservasi Jalan Simpang Semadam-Lawe Alas Dipertanyakan Perbesar

Aceh Tenggara, harianpaparazzi.com – Proyek Preservasi Pekerjaan Jalan Nasional Wilayah (PJNW) III, Simpang Semadam-Lawe Alas Aceh Tenggara menelan anggaran cukup fantastis. 

Proyek tersebut dikerjakan oleh PT.Sabaritha Perkasa Abadi yang menelan anggaran Rp14.196.734.000, namun disinyalir hasil pekerjaan tersebut terkesan asal-asalan karena diduga tidak sesuai spesifikasi teknis dikerjakan oleh pihak rekanan.

Seperti ditemukan di lokasi proyek hanya dilakukan tambal sulam saja, selain itu, siraman bahan galian yang digunakan sebagai agregat kasar untuk membuat lapis pondasi bawah, atas, dan bahu jalan juga perlu dipertanyakan. Meski saat ini proyek tersebut tangah dalam pengerjaan.

Sehingga patut dipertanyakan regulasi dan kualitas pekerjaanya. jalan Lintas Nasional minta BPJN Aceh mengawasi proyek yang tengah dikerjakan saat ini di Kecamatan Semadam, Kabupaten Aceh Tenggara.

Hal ini bertujuan agar dapat menghasilkan kualitas jalan yang baik serta dapat bertahan untuk jangka waktu panjang.

Sementara itu salah satu warga (AA) kepada harianpaparazzi.com, menyoroti proyek tersebut, ia mengatakan pengawasan perlu dilakukan supaya pekerjaan seperti proyek preservasi jalan Simpang Semadam-Lawe Alas. Agar dapat menghasilkan kualitas mutu yang baik.

“Kami masyarakat pengguna jalan berharap agar proyek Kementerian PUPR yaitu preservasi jalan Simpang Semadam-Lawe Alas dibawah pengawasan Balai Pelaksanaan Jalan Negara (BPJN) Provinsi Aceh wilayah III,” ucap AA.

“Sepertinya ada dugaan kurang pengawasan dari pihak PPTK dan juga konsultan pengawas (supervisi) atau pihak terkait lain yang ditunjuk bertanggung jawab dalam pelaksanaan kegiatan proyek jalan tersebut. Kami khawatir dimana setelah selesai nanti, jalan yang tidak rata ini akan digenangi air dan akhirnya cepat rusak,” ujar warga.

Sementara itu amatan yang dilakukan awak media ini di lokasi proyek preservasi jalan terkait apa yang dikatakan sejumlah warga tersebut, Rabu (11/12/2024), ternyata memang benar apa yang dikatakan warga yaitu mendapati beberapa titik badan jalan bergelombang tidak rata.

Terlihat preservasi jalan yang dikerjakan rekanan, ada beberapa tempat yang didapati terlihat bergelombang, namun pihak humas kegiatan tidak menjelaskan titik mana saja badan jalan yang tidak rata tersebut.

Sementara itu, Ketua DPD Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Penjara, provinsi Aceh, Gegoh Selian, angkat bicara. Dari hasil pantauan Gegoh Selian di lapangan, kegiatan pengaspalan tersebut diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dan dikerjakan tanpa adanya transparansi yang memadai.

Disisi lain, pihak rekanan juga diduga pada kegiatan pekerjaan preservasi jalan tersebut untuk cairan pelengket hotmix badan jalan mereka menggunakan prime Coat.

Seharusnya yang digunakan untuk mengaspal objek yang sudah teraspal sebelumnya, rekanan seharusnya mempergunakan Tack Coat karena ini lebih lengket untuk pengaspalan badan jalan yang sudah pernah teraspal.

Terkait kenyataan ini, pihak rekanan belum berhasil terkonfirmasi lebih lanjut, sementara salah satu pekerja yang dijumpai di lokasi dirinya terkesan buang badan. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

SPBU 14.244.497 di Aceh Tamiang Diduga Layani Pembelian Solar Menggunakan Jeriken

26 Sep 2026 - 12:32 WIB

SPBU 14.244.497 di Aceh Tamiang Diduga Layani Pembelian Solar Menggunakan Jeriken

Tiga Kendaraan Diduga Terkait “Ninja Sawit” Diserahkan Warga ke Polres Lhokseumawe

25 Sep 2026 - 19:03 WIB

Tiga Kendaraan Diduga Terkait “Ninja Sawit” Diserahkan Warga ke Polres Lhokseumawe

FPRMI Desak BNN-Mabes Polri Usut Oknum Anggota DPR dan Pejabat Aceh

24 Sep 2026 - 14:09 WIB

FPRMI Desak BNN-Mabes Polri Usut Oknum Anggota DPR dan Pejabat Aceh

Diduga Bakal Jadi Tersangka, Mantan Plt Dirut RSU Cut Meutia Diperiksa Kejari Terkait Dana BLUD

22 Sep 2026 - 20:14 WIB

Diduga Bakal Jadi Tersangka, Mantan Plt Dirut RSU Cut Meutia Diperiksa Kejari Terkait Dana BLUD

Oknum Danramil 10 Tanah Luas Diduga Titip Program Pengadaan HT, Kuras Uang Desa Rp111 jt

22 Sep 2026 - 19:36 WIB

Oknum Danramil 10 Tanah Luas Diduga Titip Program Pengadaan HT, Kuras Uang Desa Rp111 jt
Trending di Aceh