Menu

Mode Gelap
APBK Aceh Utara Dinilai Masih Sehat, Pemulihan Pascabanjir Rp26 Triliun Jadi Beban Berat Daerah Dua Unit Rumah Semi Permanen Tanpa Penghuni Hangus Terbakar Aparat Gagalkan Pengiriman 2 Kg Sabu, Tersangka Disergap di Tol RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan Gerakan Peduli Keadilan Layangkan Petisi ke Pejabat Aceh Timur dan BNPB Pusat, Tuntut Hak Korban Banjir Dipenuhi

News

Polri Siapkan 4.716 Personil, Amankan Obyek Vital di Wilayah Jakarta Pusat

badge-check


					Polri Siapkan 4.716 Personil, Amankan Obyek Vital di Wilayah Jakarta Pusat Perbesar

JAKARTA, harianpaparazzi.com — Sebanyak 4.716 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan beberapa obyek vital di wilayah Jakarta Pusat hari ini.

“Dalam rangka pengamanan beberapa obyek vital kami melibatkan sejumlah 4.716 personel gabungan,” tutur Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, Senin (26/8/2024).

Adapun personel gabungan yang dikerahkan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemda DKI dan instansi terkait.

Terkait pengalihan arus lalu lintas di obyek vital Susatyo mengungkapkan hal itu bersifat situasional. Artinya, rekayasa arus lalu lintas akan diberlakukan melihat perkembangan dinamika di lapangan.

“Bila nanti di sekitar obyek vital ada massa cukup banyak dan eskalasi meningkat, maka akan kami lakukan rekayasa lalu lintas,” Ujarnya.

Kepada masyarakat pengguna jalan untuk menghindari kawasan obyek vital yang menjadi tempat pendemo, dan mencari jalan alternatif lainnya guna menghindari kepadatan lalulintas.

Susatyo menegaskan kepada seluruh personel yang terlibat pengamanan untuk selalu bertindak persuasif, tidak terprovokasi, mengutamakan negosiasi dan pelayanan secara humanis.

Diharapkan kepada seluruh aksi unjuk rasa agar tetap berpedoman pada regulasi sesuai aturan hukum yang ada.

Selain itu, Susatyo mengimbau kepada para koordinator lapangan (Korlap) dan peserta aksi untuk melakukan aksi dengan santun, tidak memprovokasi massa, tidak memaksakan kehendak, tidak anarkis dan tidak merusak fasilitas umum serta menjaga keamanan dan ketertiban. Hormati dan hargai pengguna jalan lainnya yang akan melintas, sehingga kegiatan aksi dapat berjalan dengan aman, tertib dan kondusif sesuai dengan harapan kita semuanya.

Bagi masyarakat yang ikut unjuk rasa agar berhati-hati, jaga barang bawaannya seperti HP dan perhiasan jangan sampai pindah tangan.

“Personel yang terlibat pengamanan tidak ada yang membawa senjata api dan tetap menghargai massa aksi yang akan menyampaikan pendapatnya.” Tutup Susatyo.

Selesai melaksanakan apel pengamanan, Danton dan Danki mengadakan pengecekan dan pemeriksaan untuk memastikan anggota yang terlibat pengamanan tidak membawa senjata api.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ops Antik Batu Bara Kembali Bergerak, Barang Bukti Sabu dan Timbangan Digital Diamankan

15 Mei 2026 - 18:14 WIB

Lawan Peredaran Narkoba di Sekitar Tahfidz, Guru di Pantai Labu Dapat Dukungan Polisi

15 Mei 2026 - 14:59 WIB

Kapolres Madina Bersilaturahmi ke Kantor SMSI, Bahas Kolaborasi Informasi

15 Mei 2026 - 14:32 WIB

KOTAK Bakar Semangat Wisudawan Universitas Mercu Buana Lewat Deretan Lagu Penuh Energi

15 Mei 2026 - 10:50 WIB

“Bamak Bakamanakan” Bikin Penonton Hening, Luka Pergeseran Adat Minang Naik ke Panggung

14 Mei 2026 - 18:44 WIB

Trending di News