Menu

Mode Gelap
BWS Dinilai Lambat, Petani Aceh Timur Terancam Gagal Tanam Lagi Mualem Bawa Isu Perdamaian Aceh Kembali ke Meja Nasional Diduga Ketua Kelompok Ternak Bukit Rata Jaya Jual 24 Ekor Sapi Bantuan DPR RI dan UPPO Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Bergerak Cepat, Kasus Langsung Terungkap APBK Aceh Utara Dinilai Masih Sehat, Pemulihan Pascabanjir Rp26 Triliun Jadi Beban Berat Daerah Dua Unit Rumah Semi Permanen Tanpa Penghuni Hangus Terbakar

Aceh

Pj Gubernur Aceh minta jangan ragu tetapkan status bencana darurat Lhok Puuk

badge-check


					Pj Gubernur Aceh minta jangan ragu tetapkan status bencana darurat Lhok Puuk Perbesar


Harianpaparazzi.com, Lhoksukon – Pj Gubernur Aceh Dr.Syafrizal ZA, Msi meminta Pj Bupati Aceh Utara Dr. Secepatnya dan tidak jangan ragu mengambil keputusan menetapkan status desa Lhok Puuk menjadi darurat bencana alam, sesuai asas kedaruratan.

Menyahuti keinginan masyarakat desa Lhok Puuk, segera dinyatakan status darurat bencana, Pj Gubernur bersama Pj Bupati akan secepatnya duduk bersama membahas persoalan bencana tersebut kapan penetapan status darurat bencana diberlakukan.

“ jangan ragu ambil keputusan kalau ragu-ragu minta didampingi pihak kejaksaan atau BPKP supaya asas kecepatan bertindak didapat tanpa ada keragu-raguan.”

Hal tersebut disampaikan Pj Gubernur Syafrizal ZA, pada acara temu ramah dengan Pj Bupati Aceh Utara juga segenap kepala dinas, Badan dan Kantor Minggu (21/09) dipendopo Bupati.

Syafrizal dalam acara tersebut memotivasi langkah pemda , salah satunya karena pemda cepat tanggap dalam bertindak menyalurkan bantuan, maka itu sebuah prestasi dan mendapat aspresiasi di mata masyarakat. Walau pemerintah daerah harus mengakui, bantuan selama ini kepada korban bencana, belum sempurna.

Pj Bupati Dr. Drs. Mahyuzar, M.Si, menungkapkan dari hasil pantauan nya dilapangan, penanganan Bencana alam Lhok Puuk akan dibagi dalam beberapa bidang. Bidang Pertama kerusakan Infrastrur, baik sarana pemerintah dan rumah warga yang keduanya rusak akibat abrasi Purnama. Bidang ke 2, menangani persoalan hilangnya mata pencaharian nelayan tangkap dan nelayan darat. Bidang ke 3, menangani masalah pengungsian.

Saat ditanyai wartawan bagaimana akan masuknya musim penghujan saat angin tenggara kembali akan menerpa desa tersebut, Mahyuzar menjawab, hal ini akan dikonfrmasi ke pihak BMKG.

Soal adanya rencana akan direlokasi warga desa, Pj Bupati usai penyerahan bantuan menjelaskan, rencana itu akan dibicarakan kembali. Karena tidak mudah memindahkan mereka ke lokasi lain. Karena kalau mereka ditenpatkan jauh dari lokasi tempat mereka mencari mata pencahariannya ini akan menyusahkan mereka sendiri.

“makanya nanti kita bicarakan kembali, yang paling faham ini kan masyarakat setempat, jadi serba salah, semua kita libatkan, ini kita kawal ramai dan kondisi Lhok Puuk ini tidak mungkin kita biarkan terus begini,”

Sementara itu Plt Kadis PUPR Aceh Utara Ir.Jaffar,S.T. M.S.M menjelaskan, Bila tanggap darurat jadi diberlakukan dalam waktu dekat ini, maka pihaknya akan membahas langkah-langkah penanganan diperlukan dengan pihak Balai wilayah Sungai (BWS) propinsi Aceh bersama BPBD.

Terkait muncul informasi akan ada beragam penanganan Abrasi pantai, seperti tanggul penahan abrasi sama kemeringan (trapesium) dan tanggul pemcah ombak, hal ini menurut Jaffar akan dibahas kembali dan disepakati apa harus dilakukan.

“Jadi kami harus koordnasi dan mengambil peran dengan intensif, kalau pelaksanaan nanti ini sepenuhnya tugas dan fungsi pihak BPBD, karena kami hanya pendukung dalam hal dokumen dan kami akan menginventarisir kerusakan.”

Menurutnya, kapan akan dimulai pelaksanaan pembangunannya, hal ini BPBD yang mengatur skenario, bagaimana caranya dan dari mana anggarannya.

Akibat Pasang Purnama dengan ketinggian ombak 4 meter sejak sepekan ini , mengakibatkan 204 kk atau 780 jiwa, desa Lhok Puuk mengungsi ke Meunasah setempat. Total 38 unit rumah warga ambruk diterjang ombak, demikian pula sarana milik pemerintah ikut mengalami kerusakan berupa jalan satu-satunya dari desa Lhok Puuk ke ibukota kecamatan Seunuddon Terputu sepanjang 10 meter. Jalan ini merupakan satu-satunya jalan Kabupaten bahkan akses jalan sepajang 4 kilometer dari desa tetangga Matang Puntong hingga ke desa Ulee Rubek sulit dilalui. Selain itu sejumlah tiang listrik PLN roboh.(firdaus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rayakan Idul Adha 1447 H, Warga Dusun Buket Rata Punteut Sembelih 5 Ekor Lembu dan 5 Ekor Kambing

27 Mei 2026 - 14:45 WIB

Enam Bulan Pascabanjir, Korban Masih di Tenda, DPR RI dan Kemendagri Turun ke Aceh Tamiang

26 Mei 2026 - 14:43 WIB

SPS Aceh Gelar Doa Bersama untuk Ibunda Sekjen SPS Pusat Asmono Wikan

25 Mei 2026 - 21:47 WIB

BWS Dinilai Lambat, Petani Aceh Timur Terancam Gagal Tanam Lagi

24 Mei 2026 - 21:28 WIB

Mualem Bawa Isu Perdamaian Aceh Kembali ke Meja Nasional

24 Mei 2026 - 20:26 WIB

Trending di Aceh