Menu

Mode Gelap
Restrukturisasi Pengurus PWI Batu Bara, Perkuat Fondasi Organisasi untuk Tingkatkan Kualitas Pers 11 Ribu Hektar Kebun Kopi Gayo Hancur, Hampir 20 Ribu Petani Aceh Tengah Menunggu Bantuan Komisi Informasi Aceh Desak Sekolah Transparan Umumkan Informasi Penerimaan Siswa Baru SMP dan SMA Transparansi Dipertanyakan, Warga Mengaku Belum Terima Salinan LPJ Desa Lubuk Cuik Tahun 2025 Bus Aceh Tujuan Pekanbaru Dilempari Batu di Labura, Balita dan Ibunya Selamat dari Bahaya Data Bencana Simpang Siur, Camat Cot Girek Sebut Satu Korban Tewas, Pemkab Aceh Utara Masih Nihil Laporan Jiwa

Aceh

Peringatan HUT Bhayangkara ke-79, Ini Harapan Kapolres Aceh Tenggara

badge-check


					Peringatan HUT Bhayangkara ke-79, Ini Harapan Kapolres Aceh Tenggara Perbesar

Aceh Tenggara, harianpaparazzi.com – Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Yulhendri, SH, SIK, MIK. memimpin Upacara Peringatan HUT Bhayangkara ke-79 Tahun 2025 di halaman Mapolres Aceh Tenggara yang diikuti oleh berbagai kesatuan yang ada, Selasa (02/07/2025).

Dalam amanatnya, Kapolres AKBP Yulhendri, SH, SIK, MIK menyampaikan, Polri didirikan pada 1 Juli 1946, yang diawali dari masa kemerdekaan dan berperan penting menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat yang sedang berjuang meraih kemerdekaan.

“79 tahun sudah Polri menjaga keamanan dan ketertiban serta bertransformasi mengikuti dinamika masyarakat bangsa dan negara,” kata AKBP Yulhendri.

Dalam perjalanan sejarahnya, Polri dengan berbagai tantangan dan perubahan, namun tetap konsisten menjalankan tugas dan fungsinya.

“Salah satu capaian besar adalah penerapan konsep presisi yang diinisiasi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Presisi merupakan akronim dari prediksi, responsibiltas, dan transparansi berkeadilan,” ujarnya.

Presisi ini menurutnya, menjadi landasan bagi Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan penegakan hukum di Indonesia.

“Polri dengan presisinya, terus berusaha meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai inovasi dan pendekatan yang lebih humanis, transparansi dan akuntabel,” ujarnya.

Yulhedri juga berpesan di akhir pidatonya, Polres Kabupaten Aceh Tenggara saat sekarang ini, bahwa pemberantasan narkoba tidak hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi juga memerlukan peran aktif dari masyarakat.

“Kami meminta seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama dalam pemberantasan penyalahgunaan narkoba ini,” Tegas Kapolres. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jalan Belum Pulih, Ekonomi Aceh Tengah Terancam Lumpuh hingga Empat Tahun

11 Juni 2026 - 15:06 WIB

11 Ribu Hektar Kebun Kopi Gayo Hancur, Hampir 20 Ribu Petani Aceh Tengah Menunggu Bantuan

10 Juni 2026 - 17:51 WIB

Komisi Informasi Aceh Desak Sekolah Transparan Umumkan Informasi Penerimaan Siswa Baru SMP dan SMA

9 Juni 2026 - 16:54 WIB

PHE NSO Tanamkan Budaya Peduli Lingkungan, Siswa SMPN 6 Lhokseumawe Dilatih Kelola Sampah

9 Juni 2026 - 14:35 WIB

Transparansi Dipertanyakan, Warga Mengaku Belum Terima Salinan LPJ Desa Lubuk Cuik Tahun 2025

9 Juni 2026 - 11:27 WIB

Trending di Aceh