Menu

Mode Gelap
Bus Aceh Tujuan Pekanbaru Dilempari Batu di Labura, Balita dan Ibunya Selamat dari Bahaya Data Bencana Simpang Siur, Camat Cot Girek Sebut Satu Korban Tewas, Pemkab Aceh Utara Masih Nihil Laporan Jiwa Perlintasan Simpang Durian Kembali Berduka, Pejalan Kaki Tewas Disambar Kereta Api Aceh Tengah Masuki Masa Transisi Pemulihan, Kerugian Pascabencana Tembus Rp6,9 Triliun BWS Dinilai Lambat, Petani Aceh Timur Terancam Gagal Tanam Lagi Mualem Bawa Isu Perdamaian Aceh Kembali ke Meja Nasional

Aceh

Pendidikan Kader Ulama, Menyiapkan Generasi Penerus Penjaga Nilai di Lhokseumawe

badge-check


					Pendidikan Kader Ulama, Menyiapkan Generasi Penerus Penjaga Nilai di Lhokseumawe Perbesar

LHOKSEUMAWE, Harianpaparazzi.com – Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) resmi membuka Pendidikan Kader Ulama (PKU) 2025. Agenda ini digelar di Aula Persidangan MPU, Senin (8/9/2025), sebagai upaya mencetak generasi ulama muda yang mampu menjaga kesinambungan peran ulama dalam pembangunan daerah.

Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, S.E, yang hadir membuka acara menegaskan pentingnya ulama dalam membimbing arah pembangunan. Ia menyebut ulama bukan sekadar simbol agama, tetapi mitra strategis pemerintah sekaligus penentu arah pembangunan masyarakat.

“Estafet perjuangan dan keilmuan ulama terdahulu tidak boleh terputus. Kita berharap lahir ulama-ulama muda yang siap membimbing masyarakat, memberi pencerahan, serta bersama pemerintah membangun Lhokseumawe yang lebih sejahtera dan religius,” kata Husaini.

Melalui PKU, pemerintah menempatkan ulama sebagai garda terdepan dalam menjawab persoalan umat, mulai dari tantangan sosial hingga perkembangan zaman. Kehadiran ulama muda dinilai penting untuk memastikan pembangunan daerah tidak hanya menyentuh aspek infrastruktur, tetapi juga pembentukan manusia yang berakhlak dan berlandaskan nilai Islam.

Kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara ulama, umat, dan pemerintah. Para peserta PKU diharapkan tidak hanya mendalami ilmu agama, tetapi juga memiliki kemampuan berdakwah yang adaptif serta mampu memberikan solusi di tengah kompleksitas kehidupan modern.

“Pembangunan manusia adalah bagian yang tak kalah penting dibanding pembangunan fisik. Ulama hadir memastikan nilai-nilai Islam tetap menjadi landasan dalam setiap kebijakan,” ujar Husaini menutup sambutannya.

Dengan PKU 2025, Pemko Lhokseumawe menegaskan komitmennya mendukung lahirnya ulama yang unggul, religius, dan berintegritas, demi menjaga jati diri masyarakat sekaligus mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan. (Firdaus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dalam Rangka Menyambut Milad UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, FEBI Gelar PKM Berkolaborasi dengan IAEB

7 Juni 2026 - 14:20 WIB

Data Bencana Simpang Siur, Camat Cot Girek Sebut Satu Korban Tewas, Pemkab Aceh Utara Masih Nihil Laporan Jiwa

6 Juni 2026 - 15:59 WIB

Korban Banjir Aceh Tamiang Menanti Realisasi Bantuan, Huntara dan Pemulihan Ekonomi Jadi Harapan Utama

5 Juni 2026 - 19:03 WIB

Satgas PPA Seret Dugaan Kejanggalan Kantor Bupati dan Gedung DPRK Aceh Timur ke Ranah Hukum

5 Juni 2026 - 18:56 WIB

3.373 KK Kehilangan Rumah, Pemulihan Aceh Tengah Masih Bergantung Perbaikan Infrastruktur

5 Juni 2026 - 16:24 WIB

Trending di Aceh