Menu

Mode Gelap
Aparat Gagalkan Pengiriman 2 Kg Sabu, Tersangka Disergap di Tol RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan Gerakan Peduli Keadilan Layangkan Petisi ke Pejabat Aceh Timur dan BNPB Pusat, Tuntut Hak Korban Banjir Dipenuhi Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah Sumatera, Aceh Tengah hingga Medan Terdampak Jangan Panik! Harga BBM Pertamina April 2026 Tetap, Ini Rincian Tarif di Sejumlah Daerah

News

NFA Dukung Penuh Program Swasembada Pangan untuk Ketahanan Pangan yang Mandiri dan Berdaulat

badge-check


					NFA Dukung Penuh Program Swasembada Pangan untuk Ketahanan Pangan yang Mandiri dan Berdaulat Perbesar

JAKARTA, harianpaparazzi.com — Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi memastikan pihaknya akan mendukung penuh program strategis nasional yaitu mewujudkan swasembada pangan.

Hal tersebut disampaikannya seusai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Kemendagri, yang dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, pada Senin (9/12/2024).

“Jadi sesuai arahan Bapak Presiden, kita semua harus fokus untuk mempercepat swasembada pangan. Tentunya di bawah koordinasi Kemenko Bidang Pangan, Badan Pangan Nasional melakukan berbagai kerja kolaboratif untuk mendukung percepatan swasembada pangan ini. Dalam hal ini, antara lain berkaitan dengan penguatan Cadangan Pangan Pemerintah, menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, hingga mendorong penganekaragaman pangan,” ujar Arief.

Dalam arahannya pada Rakor Kemendagri tersebut, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah telah mencanangkan program swasembada pangan untuk meningkatkan produksi dan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Dalam hal ini, Presiden menegaskan salah satu kunci utama pengendalian inflasi komponen bergejolak (volatile food) yaitu swasembada pangan yang dimulai dari wilayah terkecil untuk mendukung swasembada pangan nasional bagi masa depan bangsa.

“Kuncinya, sekali lagi adalah swasembada pangan dalam arti yang menyeluruh. Artinya kita swasembada secara nasional iya, tapi kita juga harus swasembada secara secara pulau-pulau besar dan kita juga harus swasembada per kabupaten, bahkan idealnya per kecamatan. Ini adalah kearifan bermasyarakat nenek moyang kita ribuan tahun. Dari dulu kita diajarkan tiap desa harus punya lumbung pangan. Jadi inilah strategi besar kita, apakah kita akan mencapainya dalam waktu yang lama atau waktu yang sedang, itu nanti tergantung upaya kita secara keras, kerja keras atau tidak. Saya yakin kita mampu mencapai itu,” ujar Presiden di hadapan para menteri/kepala lembaga dan kepala daerah yang hadir secara hybrid.

Guna menunjang hal tersebut, NFA sesuai amanat Perpres 66 Tahun 2021, telah mempersiapkan berbagai program strategis mulai dari hulu hingga hilir yang dapat mendukung upaya swasembada pangan mewujudkan ketahanan pangan nasional yang mandiri dan berdaulat.

Strategi tersebut antara lain dilakukan melalui penyerapan hasil panen dengan membangun kemitraan closed loop, penguatan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP), serta penetapan harga pembelian/penjualan di tingkat produsen dan konsumen.

“Jadi sesuai amanat Perpres 66/2021, NFA telah menyusun berbagai program strategis yang dapat mendukung upaya pewujudan swasembada pangan, dengan demikian jaminan terhadap kepastian harga akan dapat memicu peningkatan produksi pangan, serta menjaga stabilitas ekosistem pangan nasional,” ungkap Arief.

Selanjutnya seiring dengan meningkatnya produksi pangan, Kepala NFA Arief Prasetyo Adi menekankan perlunya penguatan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) maupun Cadangan Pangan Masyarakat (CPM).

Peran Lumbung Pangan

Lebih lanjut Arief Prasetyo menjelaskan, sebagai negara besar yang terdiri dari banyak pulau dan wilayah dengan akses terbatas, Indonesia perlu mengoptimalkan peran lumbung pangan untuk memperkuat sistem logistik pangan antardaerah, selaras dengan arahan Presiden agar setiap daerah mampu menghasilkan pangan di wilayahnya masing-masing.

Dengan adanya peningkatan produksi pangan, maka kondisi ini juga akan turut meningkatkan ketersediaan pangan, yang akan berdampak positif pada stabilitas pasokan dan harga pangan di tingkat daerah dan nasional.

Untuk itu, dengan stabilnya harga pangan maka inflasi dapat terkendali khususnya dari komponen harga bergejolak (volatile food). Hal ini tentunya juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi baik di sektor produksi, pengolahan, maupun perdagangan.

“Swasembada pangan bukan hanya sekadar target, tetapi juga investasi untuk masa depan bangsa. Dengan swasembada pangan, kita dapat menjaga stabilitas harga, meningkatkan kesejahteraan petani, dan mengurangi ketergantungan pada impor. Mari kita bersama-sama mendukung program swasembada pangan untuk Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera,” tambah Arief.

Sebagaimana diketahui pada November 2024 laju inflasi nasional tercatat sebesar 1,55% (yoy), sementara month to month (mtm) sebesar 0,30%.

Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar pada November 2024 adalah makanan, minuman, dan tembakau dengan inflasi 0,78% dan memberikan andil inflasi 0,22%.

Adapun komoditas pangan penyumbang inflasi yaitu bawang merah 24,87%, tomat 58,88%, daging ayam ras 2,03%, dan minyak goreng 2,17%.

Demikian pentingnya upaya peningkatan produksi dalam negeri melalui upaya ekstensifikasi dan intensifikasi, sehingga program swasembada pangan dianggap sebagai kunci dalam mewujudkan stabilitas pangan serta pengendalian inflasi.

Begitu pula dengan partisipasi masyarakat untuk mendukung pertanian antara lain dengan mengkonsumsi produk pangan lokal produksi dalam negeri.

“Terima kasih Mendagri, semua Menteri yang hadir, Panglima TNI, Jaksa Agung, semua yang hadir. Laksanakan, teruskan kita bersyukur inflasi terkendali kita jaga terus, tapi kuncinya nanti adalah produksi. Saya optimis, jadi kita buktikan bahwa kalau kita tanggap dan kita mendekati masalah dengan tanggung jawab, saya kira kita bisa atasi. Saya ucapkan terima kasih, ini suatu gerakan luar biasa, kita terintegrasi,” tutup Presiden.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SMSI Batu Bara Pertegas Peran Pers dan Konsolidasi Organisasi dalam Rakerda

23 April 2026 - 20:27 WIB

Gerak Cepat, Polres Langkat Tangkap Pelaku Pencurian dengan Kekerasan dalam Waktu 8 Jam

23 April 2026 - 11:32 WIB

Reaksi cepat Tim gabungan polres Langkat membuahkan hasil

23 April 2026 - 11:26 WIB

Polres Langkat Tangkap Pelaku Bersenjata Api Rakitan, Aksi Pencurian dengan Kekerasan Terungkap

23 April 2026 - 11:16 WIB

Upaya Peredaran Sabu 21 Gram di Labuhan Ruku Berhasil Digagalkan Aparat

22 April 2026 - 19:08 WIB

Trending di News