Menu

Mode Gelap
Aparat Gagalkan Pengiriman 2 Kg Sabu, Tersangka Disergap di Tol RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan Gerakan Peduli Keadilan Layangkan Petisi ke Pejabat Aceh Timur dan BNPB Pusat, Tuntut Hak Korban Banjir Dipenuhi Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah Sumatera, Aceh Tengah hingga Medan Terdampak Jangan Panik! Harga BBM Pertamina April 2026 Tetap, Ini Rincian Tarif di Sejumlah Daerah

Nasional

Kakorbinmas Baharkam Polri panen raya jagung hibrida bersama FKDB: Kolaborasi strategis wujudkan ketahanan pangan nasional

badge-check


					Kakorbinmas Baharkam Polri panen raya jagung hibrida bersama FKDB: Kolaborasi strategis wujudkan ketahanan pangan nasional Perbesar

Cianjur, harianpaparazzi.com – Masyarakat Desa Jamali, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, menyaksikan momen bersejarah dalam sektor pertanian nasional: Panen Raya Jagung Hibrida di lahan Bela Negara seluas 6 hektar. Kegiatan ini merupakan bagian dari pilot project kolaboratif antara Baharkam Polri dan Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB), sebagai kontribusi nyata mendukung program ketahanan pangan nasional serta mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto menuju swasembada pangan.

Kakorbinmas Baharkam Polri, Irjen Pol. Edy Murbowo, hadir langsung dalam kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi terhadap capaian luar biasa ini.

“Satu hektar lahan menghasilkan 11,5 ton jagung kering bonggol. Ini bukti nyata bahwa Polri tidak hanya menjadi pengawal keamanan, tetapi juga penggerak ketahanan pangan. Kami akan terus bersinergi dengan petani, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun kemandirian pangan Indonesia,” ujarnya.

Total lahan proyek: 10 hektar (4 hektar dipanen sebelumnya dengan hasil 8,03 ton, 6 hektar dipanen hari ini).

  • Rencana perluasan: 30 hektar (2 hektar dalam proses penanaman, 17 hektar dalam tahap verifikasi).
  • Target total: 50 hektar, melalui skema kemitraan dengan PT Doa Bangsa Agrobisnis (alokasi: 40% untuk pertanian, 60% untuk FKDB).

Program ini melibatkan 20 petani lokal yang kini mendapatkan penghasilan setara Upah Minimum Kabupaten (UMK) Cianjur.
Suwarso, salah satu perwakilan petani, menyampaikan:

“Dulu kami hanya petani mandiri tanpa bimbingan teknis. Sekarang, kami paham cara menanam jagung secara modern. Panennya bagus, ilmunya bertambah, dan harga diri kami pun terangkat.”

Bupati Cianjur melalui Kepala Dinas Pertanian menyampaikan apresiasi atas inisiatif kolaboratif ini.

“Panen ini merupakan hasil dari inovasi teknologi pertanian modern dan sinergi berbagai pihak. Selain meningkatkan kesejahteraan petani, program ini membuka potensi ekspor. Pemerintah daerah siap mendukung dengan penyediaan sarana produksi, pelatihan, hingga akses pasar,” ujarnya.

Jagung hibrida dipilih sebagai komoditas unggulan karena berbagai kelebihan berikut:

  1. Produktivitas tinggi: Ukuran tongkol lebih besar dan jumlah lebih banyak.
  2. Kualitas biji unggul: Bernutrisi tinggi dan ukuran seragam.
  3. Tahan terhadap lingkungan: Adaptif di berbagai kondisi, termasuk lahan kering.

Sejak 2017, FKDB sebagai organisasi kemasyarakatan independen telah berhasil mengubah lahan terlantar menjadi produktif melalui skema ekonomi berkelanjutan.
Irjen Pol. Edy Murbowo menegaskan:
“Kolaborasi ini adalah bukti kerja di sektor hulu. Jika masyarakat sejahtera, maka keamanan dan ketertiban pun terjaga. Kami berkomitmen untuk mereplikasi program ini di wilayah lain dengan pendampingan berkelanjutan.”

Turut hadir Kapolres Cianjur, Dandim 0608 Cianjur, serta perwakilan dari Kementerian Pertanian dan Kemendes PDTT, sebagai bentuk dukungan lintas sektor terhadap program ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mercu Buana Kukuhkan Dua Guru Besar Perempuan di Hari Kartini

22 April 2026 - 18:50 WIB

Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan

4 April 2026 - 12:39 WIB

Jangan Panik! Harga BBM Pertamina April 2026 Tetap, Ini Rincian Tarif di Sejumlah Daerah

1 April 2026 - 08:47 WIB

KPK Tetapkan Dua Tersangka Baru Kasus Kuota Haji, Isu Aliran Dana ke Yaqut Kembali Menguat

1 April 2026 - 08:41 WIB

Empat Tersangka Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Ditahan di Rutan Militer Berkeamanan Tinggi

1 April 2026 - 08:36 WIB

Trending di Nasional