Menu

Mode Gelap
BWS Dinilai Lambat, Petani Aceh Timur Terancam Gagal Tanam Lagi Mualem Bawa Isu Perdamaian Aceh Kembali ke Meja Nasional Diduga Ketua Kelompok Ternak Bukit Rata Jaya Jual 24 Ekor Sapi Bantuan DPR RI dan UPPO Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Bergerak Cepat, Kasus Langsung Terungkap APBK Aceh Utara Dinilai Masih Sehat, Pemulihan Pascabanjir Rp26 Triliun Jadi Beban Berat Daerah Dua Unit Rumah Semi Permanen Tanpa Penghuni Hangus Terbakar

Aceh

Jembatan Pantai Dona Ditargetkan Rampung Agustus 2026

badge-check


					Tasmadi Pelasana lapangan jembatan Pantai Dona di Aceh Tenggara. Perbesar

Tasmadi Pelasana lapangan jembatan Pantai Dona di Aceh Tenggara.

Aceh Tenggara, Harianpaparazzi.com – Pembangunan kembali Jembatan Pantai Dona di Aceh Tenggara yang sempat putus akibat bencana banjir kini terus dikebut.

Pemerintah menargetkan jembatan tersebut dapat selesai dan mulai difungsikan pada bulan Agustus 2026.

Jembatan Pantai Dona tersebut menghubungkan sejumlah wilayah penting di Aceh Tenggara merupakan akses vital bagi masyarakat.

Sejak mengalami kerusakan parah, aktivitas warga sempat terganggu, terutama dalam mobilitas dan distribusi barang.

Pihak pelaksana lapangan Tasmadi, menyampaikan bahwa proses pembangunan saat ini berjalan sesuai rencana.

Pekerjaan dilakukan secara bertahap, mulai dari pembongkaran struktur lama hingga pembangunan konstruksi baru yang lebih kuat dan tahan terhadap arus sungai.

“Progres saat ini per Pebruari sudah mencapai 12 perses. Kita menargetkan jembatan Pantai Dona ini dapat selesai dan mulai difungsikan pada bulan Agustus 2026,” katanya kepada Harianpaparazi.com, Sabtu (4/4/26).

Selain itu, percepatan pengerjaan juga dilakukan dengan menambah tenaga kerja serta mengoptimalkan penggunaan alat berat di lokasi proyek. Hal ini dilakukan agar target penyelesaian pada Agustus 2026 dapat tercapai.

Ia juga menjelaskan panjang jembatan Pantai Dona ini mencapai 200 meter untuk ketinggiannya 2 meter lebih tinggi dari jembatan sebelumnya.

Tasmadi mengatakan bahwa jembatan yang dibangun nantinya memiliki kualitas yang baik, sehingga dapat bertahan dalam jangka panjang hingga 100 tahun dan tahan menghadapi potensi bencana serupa di masa depan.

Sementara itu Sanusi masyarakat di sekitar lokasi berharap pembangunan dapat berjalan lancar tanpa kendala apapun.

Ia menantikan segera berfungsinya kembali jembatan tersebut untuk mempermudah aktivitas sehari-hari.

“Kami sangat berharap jembatan ini bisa segera selesai, karena sangat membantu kehidupan kami,” ujar Sanusi.

Dengan ditargetkannya penyelesaian pada Agustus 2026, diharapkan konektivitas wilayah kembali normal dan roda perekonomian masyarakat dapat pulih sepenuhnya. (M.Yusuf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rayakan Idul Adha 1447 H, Warga Dusun Buket Rata Punteut Sembelih 5 Ekor Lembu dan 5 Ekor Kambing

27 Mei 2026 - 14:45 WIB

Enam Bulan Pascabanjir, Korban Masih di Tenda, DPR RI dan Kemendagri Turun ke Aceh Tamiang

26 Mei 2026 - 14:43 WIB

SPS Aceh Gelar Doa Bersama untuk Ibunda Sekjen SPS Pusat Asmono Wikan

25 Mei 2026 - 21:47 WIB

BWS Dinilai Lambat, Petani Aceh Timur Terancam Gagal Tanam Lagi

24 Mei 2026 - 21:28 WIB

Mualem Bawa Isu Perdamaian Aceh Kembali ke Meja Nasional

24 Mei 2026 - 20:26 WIB

Trending di Aceh