Menu

Mode Gelap
5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara SPPG dan KMP Tak Miliki PBG, Dinas Perizinan Taput Jemput Bola Kadis PMD Taput Siap Evaluasi Lembaga Bimtek Bermasalah, PDIP Dorong Pelaksanaan di Daerah Jalan Samping Kantor PWI Agara Tergerus Sungai, Satu Pengendara Jatuh ke Kali Bulan Massa Bakal Gelar Aksi ke Polres Jika Hingga Kamis Pelaku Penganiayaan Anak Belum Ditangkap Kejari Batu Bara Eksekusi DPO Kasus Penipuan, Buronan Sejak 2022 Akhirnya Ditahan

Aceh

Jembatan Pantai Dona Ditargetkan Rampung Agustus 2026

badge-check

Tasmadi Pelasana lapangan jembatan Pantai Dona di Aceh Tenggara. Perbesar

Tasmadi Pelasana lapangan jembatan Pantai Dona di Aceh Tenggara.

Aceh Tenggara, Harianpaparazzi.com – Pembangunan kembali Jembatan Pantai Dona di Aceh Tenggara yang sempat putus akibat bencana banjir kini terus dikebut.

Pemerintah menargetkan jembatan tersebut dapat selesai dan mulai difungsikan pada bulan Agustus 2026.

Jembatan Pantai Dona tersebut menghubungkan sejumlah wilayah penting di Aceh Tenggara merupakan akses vital bagi masyarakat.

Sejak mengalami kerusakan parah, aktivitas warga sempat terganggu, terutama dalam mobilitas dan distribusi barang.

Pihak pelaksana lapangan Tasmadi, menyampaikan bahwa proses pembangunan saat ini berjalan sesuai rencana.

Pekerjaan dilakukan secara bertahap, mulai dari pembongkaran struktur lama hingga pembangunan konstruksi baru yang lebih kuat dan tahan terhadap arus sungai.

“Progres saat ini per Pebruari sudah mencapai 12 perses. Kita menargetkan jembatan Pantai Dona ini dapat selesai dan mulai difungsikan pada bulan Agustus 2026,” katanya kepada Harianpaparazi.com, Sabtu (4/4/26).

Selain itu, percepatan pengerjaan juga dilakukan dengan menambah tenaga kerja serta mengoptimalkan penggunaan alat berat di lokasi proyek. Hal ini dilakukan agar target penyelesaian pada Agustus 2026 dapat tercapai.

Ia juga menjelaskan panjang jembatan Pantai Dona ini mencapai 200 meter untuk ketinggiannya 2 meter lebih tinggi dari jembatan sebelumnya.

Tasmadi mengatakan bahwa jembatan yang dibangun nantinya memiliki kualitas yang baik, sehingga dapat bertahan dalam jangka panjang hingga 100 tahun dan tahan menghadapi potensi bencana serupa di masa depan.

Sementara itu Sanusi masyarakat di sekitar lokasi berharap pembangunan dapat berjalan lancar tanpa kendala apapun.

Ia menantikan segera berfungsinya kembali jembatan tersebut untuk mempermudah aktivitas sehari-hari.

“Kami sangat berharap jembatan ini bisa segera selesai, karena sangat membantu kehidupan kami,” ujar Sanusi.

Dengan ditargetkannya penyelesaian pada Agustus 2026, diharapkan konektivitas wilayah kembali normal dan roda perekonomian masyarakat dapat pulih sepenuhnya. (M.Yusuf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

14 Juli 2026 - 12:38 WIB

Hampir Setahun Pascabanjir Besar, Rumah Warga Gampong Mane Masih Dipenuhi Lumpur yang Mengeras

13 Juli 2026 - 20:10 WIB

Bupati Aceh Timur Bantu Irfan Pindah Sekolah, Siapkan Bantuan Pendidikan Lewat Baitul Mal

10 Juli 2026 - 19:21 WIB

Kapolda Aceh Jalin Silaturahmi dengan DJBC Aceh, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

10 Juli 2026 - 10:01 WIB

Jalan Samping Kantor PWI Agara Tergerus Sungai, Satu Pengendara Jatuh ke Kali Bulan

9 Juli 2026 - 19:38 WIB

Trending di Aceh