Menu

Mode Gelap
Di Balik Lumpur dan Doa Keluarga: Perjalanan Menggetarkan Seorang Wartawan Bener Meriah Listrik Aceh Utara Belum Pulih: Ribuan Warga Hidup dalam Gelap, PLN Akui Sinkronisasi Pembangkit Gagal Total Pemkab Aceh Utara Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir 14 Hari Sejumlah Anggota DPRK Aceh Utara Diduga Jarah Bantuan Banjir di Pendopo, Bikin Distribusi Kacau Tumpukan Kayu Ilegal Terbawa Banjir di Gampong Babah Krueng Aceh Utara, Akibat Penebangan Hutan Membabi Buta Intensitas Hujan Memuncak, Banjir Besar Kepung Lhokseumawe dan Sekitarnya

News

FWK Aktif Menjaga Kedaulatan Bangsa

badge-check


					FWK Aktif Menjaga Kedaulatan Bangsa Perbesar

Bogor, harianpaparazzi.com – Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) Pusat meneguhkan rencana mempertajam ideologi kebangsaan di Tanah Air yang sementara ini dinilai masih belum jelas.

“FWK akan terus mengkampanyekan ideologi kebangsaan untuk kalangan wartawan, supaya media mempunyai ideologi yang kuat,” kata pendiri FWK Hendry Ch. Bangun dalam rapat Pra Rakernas FWK di Jalan Bukit Nirwana Raya 80, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (29/11/2025).

Menurut Hendry, apa yang dilakukan oleh FWK sudah sesuai visi FWK yaitu aktif menjaga kedaulatan bangsa dan setia pada Negara Kesatuan Republik Indinesia (NKRI). “Independen, tapi berwawasan kebangsaan,” tuturnya.

Hendry mantan wartawan senior Harian Kompas yang lama menggeluti bidang olahraga merasakan betul,  bagaimana rasa nasionalisme atau kebangsaannya diuji ketika tim olahraga nasional berhadap-hadapan tim manca negara.

“Kami sebagai wartawan Indonesia sering bertemu wartawan asing yang akan meliput tim nasional mereka di stadion. Di situ kami sebagai wartawan olahraga sudah merasakan ketegangan,” kata Hendry, mantan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat.

Rapat FWK dipimpin oleh  Koordinator Nasional FWK Raja Parlindungan Pane dan dimoderatori Ketua Panitia Pra Rakernas FWK, Dr Budi Nugraha.

Rapat kerja dan sekaligus pra rakernas dihadiri sejumlah wartawan senior antara lain Yesayas Oktavianus mantan wartawan olahraga Harian Kompas, Untung Kurniadi, AR Loebis, dan Sayid Iskandarsyah, Rita Sri Hastuti, Mohammad Nasir, Herwan Pebriansyah, Dadang Rachmat, Edi Kuswanto, Abdulillah Pahresi, Berman Nainggolan L Radja, Herry Sinamarata, dan Rudy Sitompul.

Untung Kurniadi, pengurus FWK mengusulkan, selain menyelenggarakan diskusi yang bertema kebangsaan, juga perlu dilengkapi dengan wawancara untuk podcast.

“Yang diwawancarai bisa tokoh dari luar atau dalam FWK. Para wartawan senior di sini yang menguasai spesialisasi di bidang masing-masing juga bisa diwawancarai untuk podcast,” kata Untung.

Hendry menegaskan, FWK bicara berdasarkan fakta, bukan asal bicara. Karena itu FWK juga melakukan dan melayani permintaan  riset.
“Kami akan bekerja sama dengan lembaga penelitian di sejumlah perguruan tinggi yang mempunyai reputasi tinggi,” tambah Raja Parlindungan Pane.

Bahkan untuk memperkuat jaringan informasi di daerah-daerah, FWK akan membentuk perwakilan di daerah-daerah. Dengan demikian, bahasan-bahasan yang berkembang dalam diskusi FWK menjadi komprehensif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PT PEMA Dinilai Abaikan Sanksi Gakkum Lingkungan, Limbah B3 Sulfur di Langsa Tak Kunjung Diperbaiki

13 Desember 2025 - 19:41 WIB

FWK Desak Pemerintah Bentuk Badan Rehabilitasi Bencana Aceh, Sumut dan Sumbar

11 Desember 2025 - 08:50 WIB

Kominfo Batu Bara Perkuat Sinergi Media Lewat Diskusi Bersama Empat Organisasi Pers

10 Desember 2025 - 21:27 WIB

Pernyataan KH Zulva Mustafa Yang Mendapat Restu Dari KH Ma’a
ruf AminTidak Benar

10 Desember 2025 - 12:53 WIB

Peredaran Sabu Kian Parah, Warga dan Aktivis Desak Kapolda Sumut Evaluasi Kapolres Labuhan Batu

8 Desember 2025 - 16:59 WIB

Trending di News