Menu

Mode Gelap
BWS Dinilai Lambat, Petani Aceh Timur Terancam Gagal Tanam Lagi Mualem Bawa Isu Perdamaian Aceh Kembali ke Meja Nasional Diduga Ketua Kelompok Ternak Bukit Rata Jaya Jual 24 Ekor Sapi Bantuan DPR RI dan UPPO Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Bergerak Cepat, Kasus Langsung Terungkap APBK Aceh Utara Dinilai Masih Sehat, Pemulihan Pascabanjir Rp26 Triliun Jadi Beban Berat Daerah Dua Unit Rumah Semi Permanen Tanpa Penghuni Hangus Terbakar

Aceh

Dinilai Cari Panggung, Ketua IPMAT Banda Aceh Dikritik soal Tudingan Penanganan Bencana di Aceh Tenggara Lamban

badge-check


					Pindra Ramadani. (harianpaparazzi.com/dok) Perbesar

Pindra Ramadani. (harianpaparazzi.com/dok)

Aceh Tenggara, Harianpaparazzi.com – Bencana banjir dan banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tenggara beberapa bulan lalu mendapat berbagai tanggapan dari masyarakat.

Pindra Ramadani, warga Kecamatan Ketambe, menilai Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara telah bekerja maksimal dalam penanganan bencana bagi masyarakat terdampak di sejumlah wilayah. Hal tersebut disampaikannya pada Rabu, (7/1/2026).

Ia mengapresiasi kinerja Pemkab Aceh Tenggara dalam menyalurkan bantuan sandang dan pangan kepada korban banjir.

“Saya akui pemerintah sudah sangat responsif dalam penanganan bencana banjir dan banjir bandang. Bantuan sandang dan pangan telah disalurkan dan tepat sasaran,” ujar Pindra.

Terkait pernyataan Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Aceh Tenggara (IPMAT) Banda Aceh, Sabaruddin, yang menuding pemerintah daerah lamban dalam penanganan bencana, Pindra menilai hal tersebut tidak benar.

“Pernyataan Ketua IPMAT Banda Aceh yang menyudutkan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara itu sangat keliru,” tegasnya.

Pindra juga menyesalkan sikap dan pernyataan Ketua IPMAT Banda Aceh yang dinilainya tidak disertai aksi nyata di lapangan.

“Menyudutkan pemerintah tanpa berbuat apa-apa, saya menduga pernyataan tersebut hanya untuk mencari panggung,” katanya.

Menurut Pindra, sejak awal bencana terjadi, unsur TNI, Polri, serta pemerintah daerah telah hadir langsung membantu masyarakat terdampak banjir dan banjir bandang.

“TNI, Polri, dan pemerintah daerah sangat responsif membantu penanganan banjir. Sementara Ketua IPMAT Banda Aceh hanya melihat dari kejauhan dan justru menyudutkan pemerintah,” ujarnya.

Ia mempertanyakan kontribusi pihak-pihak yang mengkritik pemerintah daerah tanpa terlibat langsung dalam penanganan bencana.

“Sudah lebih dari satu bulan bencana melanda Aceh Tenggara. Apa yang sudah mereka perbuat untuk korban banjir?” tambahnya.

Selain penyaluran bantuan, Pindra menyebut pemerintah daerah juga berupaya membuka kembali akses desa yang sempat terputus akibat banjir agar roda perekonomian masyarakat dapat kembali berjalan.

“Kami cukup puas dengan penanganan dari pemerintah daerah. Jika tidak membantu, setidaknya jangan mengambil keuntungan di atas bencana yang kami alami,” pungkasnya. (M Yusuf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rayakan Idul Adha 1447 H, Warga Dusun Buket Rata Punteut Sembelih 5 Ekor Lembu dan 5 Ekor Kambing

27 Mei 2026 - 14:45 WIB

Enam Bulan Pascabanjir, Korban Masih di Tenda, DPR RI dan Kemendagri Turun ke Aceh Tamiang

26 Mei 2026 - 14:43 WIB

SPS Aceh Gelar Doa Bersama untuk Ibunda Sekjen SPS Pusat Asmono Wikan

25 Mei 2026 - 21:47 WIB

BWS Dinilai Lambat, Petani Aceh Timur Terancam Gagal Tanam Lagi

24 Mei 2026 - 21:28 WIB

Mualem Bawa Isu Perdamaian Aceh Kembali ke Meja Nasional

24 Mei 2026 - 20:26 WIB

Trending di Aceh