Menu

Otomatis
Breaking News

Aceh

Dinilai Cari Panggung, Ketua IPMAT Banda Aceh Dikritik soal Tudingan Penanganan Bencana di Aceh Tenggara Lamban

badge-check

Pindra Ramadani. (harianpaparazzi.com/dok) Perbesar

Pindra Ramadani. (harianpaparazzi.com/dok)

Aceh Tenggara, Harianpaparazzi.com – Bencana banjir dan banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tenggara beberapa bulan lalu mendapat berbagai tanggapan dari masyarakat.

Pindra Ramadani, warga Kecamatan Ketambe, menilai Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara telah bekerja maksimal dalam penanganan bencana bagi masyarakat terdampak di sejumlah wilayah. Hal tersebut disampaikannya pada Rabu, (7/1/2026).

Ia mengapresiasi kinerja Pemkab Aceh Tenggara dalam menyalurkan bantuan sandang dan pangan kepada korban banjir.

“Saya akui pemerintah sudah sangat responsif dalam penanganan bencana banjir dan banjir bandang. Bantuan sandang dan pangan telah disalurkan dan tepat sasaran,” ujar Pindra.

Terkait pernyataan Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Aceh Tenggara (IPMAT) Banda Aceh, Sabaruddin, yang menuding pemerintah daerah lamban dalam penanganan bencana, Pindra menilai hal tersebut tidak benar.

“Pernyataan Ketua IPMAT Banda Aceh yang menyudutkan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara itu sangat keliru,” tegasnya.

Pindra juga menyesalkan sikap dan pernyataan Ketua IPMAT Banda Aceh yang dinilainya tidak disertai aksi nyata di lapangan.

“Menyudutkan pemerintah tanpa berbuat apa-apa, saya menduga pernyataan tersebut hanya untuk mencari panggung,” katanya.

Menurut Pindra, sejak awal bencana terjadi, unsur TNI, Polri, serta pemerintah daerah telah hadir langsung membantu masyarakat terdampak banjir dan banjir bandang.

“TNI, Polri, dan pemerintah daerah sangat responsif membantu penanganan banjir. Sementara Ketua IPMAT Banda Aceh hanya melihat dari kejauhan dan justru menyudutkan pemerintah,” ujarnya.

Ia mempertanyakan kontribusi pihak-pihak yang mengkritik pemerintah daerah tanpa terlibat langsung dalam penanganan bencana.

“Sudah lebih dari satu bulan bencana melanda Aceh Tenggara. Apa yang sudah mereka perbuat untuk korban banjir?” tambahnya.

Selain penyaluran bantuan, Pindra menyebut pemerintah daerah juga berupaya membuka kembali akses desa yang sempat terputus akibat banjir agar roda perekonomian masyarakat dapat kembali berjalan.

“Kami cukup puas dengan penanganan dari pemerintah daerah. Jika tidak membantu, setidaknya jangan mengambil keuntungan di atas bencana yang kami alami,” pungkasnya. (M Yusuf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Wartawan Diduga Dipukul Oknum TNI, Komisi V DPRK Aceh Utara Akan Panggil Panitia HUT 17 Agustus

28 Agu 2026 - 16:34 WIB

Wartawan Diduga Dipukul Oknum TNI, Komisi V DPRK Aceh Utara Akan Panggil Panitia HUT 17 Agustus

Wartawan Beritamerdeka.net Dikabarkan Dipukul Oknum TNI Saat Meliput Laga di Tanah Luas

27 Agu 2026 - 20:50 WIB

Wartawan Beritamerdeka.net Dikabarkan Dipukul Oknum TNI Saat Meliput Laga di Tanah Luas

Obat dan Bahan Medis Habis Pakai Diduga Kosong di RS Cut Meutia, Ada Apa?

26 Agu 2026 - 19:49 WIB

Obat dan Bahan Medis Habis Pakai Diduga Kosong di RS Cut Meutia, Ada Apa?

Pasien Operasi Dirujuk ke Banda Aceh, Proses Penanganan di Rumah Sakit Dipertanyakan

25 Agu 2026 - 13:37 WIB

Pasien Operasi Dirujuk ke Banda Aceh, Proses Penanganan di Rumah Sakit Dipertanyakan

Diduga Satpam RSUD Cut Meutia Minta Rp300 Ribu untuk Pengurusan Kamar Pasien

24 Agu 2026 - 11:21 WIB

Diduga Satpam RSUD Cut Meutia Minta Rp300 Ribu untuk Pengurusan Kamar Pasien
Trending di Aceh