Menu

Mode Gelap
SPPG dan KMP Tak Miliki PBG, Dinas Perizinan Taput Jemput Bola Kadis PMD Taput Siap Evaluasi Lembaga Bimtek Bermasalah, PDIP Dorong Pelaksanaan di Daerah Jalan Samping Kantor PWI Agara Tergerus Sungai, Satu Pengendara Jatuh ke Kali Bulan Massa Bakal Gelar Aksi ke Polres Jika Hingga Kamis Pelaku Penganiayaan Anak Belum Ditangkap Kejari Batu Bara Eksekusi DPO Kasus Penipuan, Buronan Sejak 2022 Akhirnya Ditahan Empat Rumah di Sipoholon Hangus Terbakar, Wabup Taput Langsung Tinjau Lokasi

Sumut

1,8 Ton Bibit Bawang Merah dari SOL Harapan Baru Petani Pahae Jae

badge-check

Penyerahan bantuan bibit bawah merah Batu Ijo dihadiri Kabag Ekonomi, Mantovani Lumban Tobing, Sekdis Pertanian Ester Sinaga, Camat Pahae Jae Marhasak Simaremare, Kades Tordolok Nauli Jones Aritonang, serta External Relations Specialist SOL Industan Sitompul. (Ist) Perbesar

Penyerahan bantuan bibit bawah merah Batu Ijo dihadiri Kabag Ekonomi, Mantovani Lumban Tobing, Sekdis Pertanian Ester Sinaga, Camat Pahae Jae Marhasak Simaremare, Kades Tordolok Nauli Jones Aritonang, serta External Relations Specialist SOL Industan Sitompul. (Ist)

Taput, Harianpaparazzi.com Sarulla Operations Ltd. (SOL) menyalurkan 1,8 ton bibit bawang merah varietas Batu Ijo kepada Kelompok Tani Gabe Naniula di Desa Tordolok Nauli, Kecamatan Pahae Jae, Jumat (10/7/2026).

Namun, bantuan yang diberikan SOL bukan sekadar membagikan bibit, perusahaan lebih dulu membekali para petani dengan pelatihan budidaya, pendampingan teknis, hingga penyediaan sarana produksi berupa kompos, pupuk, dan mulsa agar budidaya bawang merah dapat berjalan optimal sejak awal penanaman.

Untuk memastikan keberhasilan program, SOL menggandeng Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Utara serta praktisi bawang merah berpengalaman sebagai pendamping lapangan. 

Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan petani sekaligus menghasilkan panen bawang merah yang berkualitas dan bernilai ekonomi tinggi.

External Relations Specialist SOL, Industan Sitompul, Selasa (14/7/2026) mengatakan program tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

“Kami berharap 22 anggota Kelompok Tani Gabe Naniula dapat menjadikan budidaya bawang merah sebagai sumber pendapatan tambahan bagi keluarga. Harapannya, program ini tidak hanya menghasilkan panen yang baik, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.

“Melalui program pendampingan ini, SOL ingin membangun pertanian yang lebih mandiri dan produktif,” imbuh Industan.

Dengan dukungan pengetahuan, sarana produksi, serta pendampingan berkelanjutan, budidaya bawang merah di Pahae Jae diharapkan menjadi peluang usaha baru yang mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan, pungkas Industan Sitompul. (Marudut)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

SPPG dan KMP Tak Miliki PBG, Dinas Perizinan Taput Jemput Bola

13 Juli 2026 - 13:34 WIB

Nasdem Taput Minta Lokasi JUT Dipaparkan Rinci Saat Pembahasan Anggaran

12 Juli 2026 - 20:56 WIB

Rp59 Miliar Silpa APBD Taput Tahun 2025, Begini Penjelasan Bupati JTP

12 Juli 2026 - 15:55 WIB

Kadis PMD Taput Siap Evaluasi Lembaga Bimtek Bermasalah, PDIP Dorong Pelaksanaan di Daerah

10 Juli 2026 - 18:34 WIB

Pemilik Huntap Adiankoting Menunggu Air Bersih, Listrik dan Jalan

10 Juli 2026 - 15:11 WIB

Trending di Sumut