Menu

Mode Gelap
APBK Aceh Utara Dinilai Masih Sehat, Pemulihan Pascabanjir Rp26 Triliun Jadi Beban Berat Daerah Dua Unit Rumah Semi Permanen Tanpa Penghuni Hangus Terbakar Aparat Gagalkan Pengiriman 2 Kg Sabu, Tersangka Disergap di Tol RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan Gerakan Peduli Keadilan Layangkan Petisi ke Pejabat Aceh Timur dan BNPB Pusat, Tuntut Hak Korban Banjir Dipenuhi

Aceh

Diduga Pokir Nurdiansyah Anggota DPRA Aceh Terindikasi Nepotisme

badge-check


					Diduga Pokir Nurdiansyah Anggota DPRA Aceh Terindikasi Nepotisme Perbesar

Aceh Tenggara, harianpaparazzi.com – Jeritan kelompok abang becak di Aceh Tenggara menggema lantang setelah mencuat dugaan Nepotisme dalam pembagian Becak Motor (Betor) dari Dana Pokok Pikiran (Pokir) DPRA sebesar Rp909 juta per paket proyek.

Skandal ini tidak hanya menyeret aktor politik Demokrat, tetapi juga melibatkan keluarga yang diduga terlibat dalam praktik gratifikasi dan nepotisme, memunculkan krisis kepercayaan terhadap pemangku jabatan (DPRA).

Modus Pembagian Becak Motor Terhadap Menerima dan Imbas pada Pokir

Berdasarkan laporan dari sumber terpercaya, pembagian Betor dilakukan secara sistematis, dengan melibatkan pihak-pihak terafiliasi politik tertentu. Dari total anggaran Rp909 juta, dengan cara menyeluruh dari jumlah 30 unit Betor berkisar Rp 30 juta perunit, diduga untuk kepentingan team sukses dan keluarga pribadi atau kelompok.

“Pembagian Betor ini jelas melanggar prosedur dan berdampak langsung pada kualitas pokir tersebut. Kami sebagai Abang Betor yang menjadi korban akhirnya hanya menerima dengan berlapang dada,” ungkap sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.

“Bahkan kami mendengar beberapa penerima Betor sudah menjual belikan serta ada sebagian merombak dari Betor menjadi kendaraan pribadi dengan melepas bak Betor tersebut,” tambahnya kepada harianpaparazzi.com , Rabu (06/08/2025).

Oknum keluarga di Pusaran Skandal Pokir

Lebih mencengangkan, seorang oknum keluarga menjadi penerima bantuan Betor. Dengan dalih tidak pernah menerima bantuan apapun, sedangkan oknum keluarga tersebut diduga sering menerima ataupun setiap tahunnya mendapatkan bantuan dari Pokir Nurdiansyah.

Gratifikasi nepotisme ini dapat mencederai keadilan yang merata kepada masyarakat banyak, dimana dengan dalih menggunakan ikatan keluarga untuk mendapatkan bantuan dari pokir Anggota DPRA dari Partai Demokrat tersebut.

“ Serta Oknum keluarga ini diduga berperan aktif di setiap bantuan pokir dari Nurdiansyah sebagai anggota DPRA di tingkat provinsi Aceh, Tindakan keluarga ini mencoreng nama baik Nurdiansyah yang seharusnya menjadi independen,” ujar seorang Abang becak.

Dimana berita sebelumnya, menyoroti soal proyek Pokir pengadaan Bantor,” pembagian Becak Motor ini penuh drama dari anggota DPRA

Desakan untuk Penyelidikan Transparan

Kasus ini menjadi perhatian aktivis Sepuluh Pemuda, Dahrinsyah mengutuk serta mendesak aparat hukum segera turun tangan.

“Ini bukan hanya soal uang, tapi juga soal kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan anggaran publik. Hukum harus tegas untuk mengembalikan integritas sistem,” ujar Dahrinsyah.

Kasus ini tidak hanya menguji integritas pengelolaan keuangan, tetapi juga mencoreng wajah anggota DPRA di setiap pokir yang seharusnya menjadi pilar pemerataan bagi masyarakat yang kurang mampu. Akankah hukum mampu menegakkan keadilan, atau praktik Nepotisme ini akan kembali terulang kembali? Waktu yang akan menjawab.

Dahrinsyah desak segera melakukan investigasi mendalam untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas pembagian Betor dari Dana Pokir tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, Nurdiansyah dan pihak-pihak terkait belum memberikan klarifikasi resmi. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

UMKM Korban Banjir Aceh Tamiang Dijanjikan Bantuan Tunai, Pemda Akui Ribuan Pedagang Terpaksa Berutang

14 Mei 2026 - 20:27 WIB

Lima Bulan Menunggu Janji Bantuan, Warga Kampung Kesehatan Bertahan dari Utang dan Lumpur

13 Mei 2026 - 17:48 WIB

Revitalisasi Miliaran Rupiah Masuk Aceh Utara, Kepala Sekolah Diingatkan Jangan Main Proyek

13 Mei 2026 - 14:27 WIB

Rangkap Jabatan Perangkat Desa di Aceh Tamiang Terbongkar, Gaji Ganda Diduga Mengalir Lebih Setahun

12 Mei 2026 - 23:00 WIB

P4S Nisam Kembangkan Cokelat Lokal Premium, Hadirkan Produk Sehat dari Kebun Sendiri

11 Mei 2026 - 17:11 WIB

Trending di Aceh