Menu

Mode Gelap
Aparat Gagalkan Pengiriman 2 Kg Sabu, Tersangka Disergap di Tol RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan Gerakan Peduli Keadilan Layangkan Petisi ke Pejabat Aceh Timur dan BNPB Pusat, Tuntut Hak Korban Banjir Dipenuhi Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah Sumatera, Aceh Tengah hingga Medan Terdampak Jangan Panik! Harga BBM Pertamina April 2026 Tetap, Ini Rincian Tarif di Sejumlah Daerah

Aceh

Delapan Desa di Aceh Tenggara Terendam Banjir

badge-check


					Salah Satu Rumah Warga di desa Lawe hijo terendam banjir. Perbesar

Salah Satu Rumah Warga di desa Lawe hijo terendam banjir.

Aceh Tenggara, harianpaparazzi.com – Hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur Aceh Tenggara, mengakibatkan delapan desa di tiga kecamatan terendam banjir, Selasa 25 Februari 2025 sekira pukul 02.36 WIB dini hari.

Kalaksa BPBD Aceh Tenggara, Mohd. Asbi mengatakan, hujan deras mengguyur Aceh Tenggara sejak dini hari hingga pagi hari membuat air sungai meningkat sehingga menyebabkan tanggul sungai Lawe Kinga dan sungai Lawe Kisam jebol membuat air meluap ke pemukiman warga dan badan jalan nasional.

“Data sementara ada 8 Desa di tiga Kecamatan di Aceh Tenggara terendam banjir,” kata Asbi kepada harianpaparazzi.com, Selasa (25/02/2025). 

Asbi mengaku, berdasarkan data tim reaksi cepat (TRC) BPBD, tercatat delapan desa yang terdampak banjir seperti, di Kecamatan Bambel, yakni di Desa Kuning I, Desa Kuta Lang-Lang dan Desa Lawe Hijo.

Kemudian, Kecamatan Lawe bulan, di Desa Kandang Mbelang Mandiri, Desa Lawe Sagu Hulu, Desa Lawe Kulok dan Desa Mbacang Racun. Sedangkan di Kecamatan Lawe Sumur hanya satu desa yang terdampak banjir yaitu Desa Kuta Lesung.

“Selain pemukiman warga, banjir juga turut merendam ratusan hektare lahan pertanian, seperti tanaman padi, lahan jagung dan fasilitas umum,” ujarnya.

Asbi menyebutkan, banjir juga ikut merendam jalan lintas nasional Kutacane – Medan dengan kedalaman mencapai satu meter sehingga arus lalu lintas terganggu.

Adapun upaya yang sudah dilakukan sudah menurunkan alat berat ke lokasi untuk menutup tanggul Lawe Kinga yang Jebol.

“Hingga saat ini kita masih menutupi sungai tanggul Lawe Kinga yang Jebol, untuk korban jiwa tidak ada, korban yang terdampak dalam musibah ini masih dalam pendataan,” ucapnya. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Di Balik Wacana Dua Periode Ketum Parpol : Regenerasi atau Kekuasaan

24 April 2026 - 13:35 WIB

PC PPM Aceh Utara dan Lhokseumawe Versi Munas Dilantik, Kasdim Sematkan Tanda Jabatan

23 April 2026 - 16:36 WIB

Perempuan Pejuang Nafkah: Dari Kebun Kakao hingga UMKM, Bangkit dari Keterbatasan

23 April 2026 - 10:28 WIB

Bisnis Walet Ilegal di Jantung Kota Lhokseumawe bertahun-Tahun Tanpa PAD, Kini Disasar Pemko

22 April 2026 - 20:48 WIB

247 Jemaah Haji Aceh Timur Siap Berangkat, di tengah pasca Banjir dan Situasi Global

22 April 2026 - 17:54 WIB

Trending di Aceh