Menu

Mode Gelap
BWS Dinilai Lambat, Petani Aceh Timur Terancam Gagal Tanam Lagi Mualem Bawa Isu Perdamaian Aceh Kembali ke Meja Nasional Diduga Ketua Kelompok Ternak Bukit Rata Jaya Jual 24 Ekor Sapi Bantuan DPR RI dan UPPO Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Bergerak Cepat, Kasus Langsung Terungkap APBK Aceh Utara Dinilai Masih Sehat, Pemulihan Pascabanjir Rp26 Triliun Jadi Beban Berat Daerah Dua Unit Rumah Semi Permanen Tanpa Penghuni Hangus Terbakar

News

BKKBN Gelar Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana di Jakarta

badge-check


					BKKBN Gelar Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana di Jakarta Perbesar

JAKARTA, harianpaparazzi.com — Pemerintah melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelar Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja di Provinsi DKI Jakarta pada Sabtu (21/9/2024).

Acara yang berlangsung di Aula Gelanggang Olahraga (GOR) Jagakarsa, Jakarta Selatan ini dihadiri langsung oleh Anggota Komisi IX DPR RI, M Yahya Zaini. Kegiatan ini pun disambut antusias warga terutama ibu-ibu muda.

Dalam kesempatan tersebut, M Yahya Zaini menyampaikan pentingnya pencegahan stunting dan penyakit tidak menular. Menurutnya, stunting merupakan masalah nasional yang menjadi perhatian pemerintah.

“Pemerintah menargetkan pada tahun 2024 angka stunting bisa turun menjadi 14%. Berbagai kebijakan dan program sudah dilakukan untuk mencapai target tersebut. Dengan dikeluarkannya Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang Akselerasi Percepatan Penurunan Stunting yang isinya menugaskan kepada Kepala BKKBN sebagai pelaksana tugas percepatan penurunan stunting,” terang Yahya Zaini.

Lebih lanjut, Yahya Zaini menekankan, untuk menjaga badan agar terhindar dari penyakit baik itu yang menular atau tidak, masyarakat perlu menerapkan gerakan CERDIK, gerakan yang telah dimasifkan oleh Kementerian Kesehatan RI.
CERDIK merupakan gabungan enam langkah jitu menjaga kesehatan di tengah cuaca ekstrim seperti saat ini. Enam langkah tersebut yakni Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet gizi seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres.

“Penyakit tidak menular perlu diwaspadai karena trennya mengalami peningkatan seiring dengan perubahan pola dan gaya hidup masyarakat. Antara lain, kebanyakan mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung lemak dan gula berlebihan sehingga mudah terserang penyakit jantung, darah tinggi, dan diabetes,” tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pranata Humas Ahli Madya BKKBN Pusat Ade Anwar, Kepala Suku Dinas PPAPP Kota Jakarta Selatan Darwoto, dan Kabid Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana DPPAPP Provinsi DKI Jakarta Leny Yunengsih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari Informasi Warga hingga Penindakan, Satresnarkoba dan Polsek Lubuk Pakam Bongkar Kasus Narkotika

30 Mei 2026 - 15:41 WIB

Dari Pemuda Pancasila untuk Masyarakat, Sudarman SE Konsisten Salurkan Sembako Setiap Jumat

30 Mei 2026 - 14:32 WIB

Kolaborasi Sat Res Narkoba dan Polsek Pantai Labu Berhasil Ungkap Peredaran Sabu di Sei Tuan

28 Mei 2026 - 17:30 WIB

Diduga Simpan Sabu, Pria di Namo Rambe Diciduk Sat Narkoba Polresta Deli Serdang

28 Mei 2026 - 10:36 WIB

Kolaborasi Sat Narkoba dan Polsek Namo Rambe Berbuah Penangkapan Dua Terduga Pengedar Ekstasi

28 Mei 2026 - 10:28 WIB

Trending di News