Menu

Mode Gelap
BUMDes Merugi, Tim Inspektorat Taput akan Monitoring 5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara SPPG dan KMP Tak Miliki PBG, Dinas Perizinan Taput Jemput Bola Kadis PMD Taput Siap Evaluasi Lembaga Bimtek Bermasalah, PDIP Dorong Pelaksanaan di Daerah Jalan Samping Kantor PWI Agara Tergerus Sungai, Satu Pengendara Jatuh ke Kali Bulan Massa Bakal Gelar Aksi ke Polres Jika Hingga Kamis Pelaku Penganiayaan Anak Belum Ditangkap

Aceh

Anggota DPRA Kecam Tindakan Oknum TNI AL yang Tewaskan Warga Sipil di Aceh Utara

badge-check

Anggota DPRA Kecam Tindakan Oknum TNI AL yang Tewaskan Warga Sipil di Aceh Utara Perbesar

Banda Aceh, harianpaparazzi.com – Tgk Sarjani, politisi Partai Aceh yang juga anggota DPRA Komisi VII, mengecam keras tindakan penembakan yang dilakukan oleh oknum TNI Angkatan Laut (AL) yang menewaskan Hasfiani alias Imam, seorang agen mobil berusia 35 tahun asal Gampong Uteun Geulinggang, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara.

Imam ditemukan tewas setelah ditembak oleh KLD ETA Dede Irawan, yang diketahui merupakan oknum anggota TNI AL Lanal Lhokseumawe pada Senin (17/03/2025).

Dalam pernyataannya kepada awak media, Tgk Sarjani, yang lebih dikenal dengan sebutan Imum Jon dan merupakan mantan anggota GAM Wilayah Pasee, meminta agar pihak berwenang segera memberikan sikap tegas terhadap oknum TNI AL Lanal Lhokseumawe yang telah menembak warga sipil.

“Saya mengecam keras tindakan kekerasan oleh oknum TNI AL dan mendesak pihak berwenang serta untuk mengusut tuntas kasus ini. Keberanian mereka menembak warga sipil tidak dapat dibenarkan dalam bentuk apapun,” tegas Imum Jon. 

Ia juga menekankan pentingnya keadilan bagi korban dan keluarga yang ditinggalkan.

“Sungguh biadab dan sadis perlakuan oknum TNI AL Lanal Lhokseumawe yang telah membunuh warga sipil dengan senjatanya. Kami meminta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto untuk segera memecat oknum tersebut dan menghukum seberat-beratnya. Jika perlu, hukumannya sesuai dengan hukum Islam, yaitu pembunuh dihukum mati,” tegasnya.

Kasus ini telah menarik perhatian luas dari masyarakat yang berharap agar proses hukum dapat berjalan dengan transparansi dan memberikan keadilan bagi keluarga korban.

Imum Jon meminta seluruh elemen untuk mengawasi kasus ini hingga tuntas agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Ia menegaskan agar tidak ada oknum yang menggunakan senjata untuk membunuh rakyat, yang seharusnya dijaga dan dilindungi, melainkan untuk memastikan keamanan dan kesejahteraan rakyat.

Di akhir pernyataannya, Imum Jon menyampaikan ungkapan turut berduka cita.

“Innalillahi wainna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT menempatkan almarhum di tempat yang terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” kata Imum Jon. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Tokoh Masyarakat Darul Ihsan Desak Pemerintah Segera Legalkan Pengelolaan Sumur Minyak Rakyat

19 Juli 2026 - 19:16 WIB

Konflik Cot Girek Memasuki Titik Kritis, Nasib 500 Pekerja dan Perpanjangan HGU Berkejaran dengan Waktu

17 Juli 2026 - 22:52 WIB

Latih Kesiapsiagaan, PHE NSO Edukasi Anak Desa Kuala Cangkoi Tanggap Bencana

16 Juli 2026 - 19:24 WIB

Sukseskan Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Sekolah TK Al Jabal Nur

16 Juli 2026 - 12:34 WIB

5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

14 Juli 2026 - 12:38 WIB

Trending di Aceh