Menu

Mode Gelap
Aparat Gagalkan Pengiriman 2 Kg Sabu, Tersangka Disergap di Tol RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan Gerakan Peduli Keadilan Layangkan Petisi ke Pejabat Aceh Timur dan BNPB Pusat, Tuntut Hak Korban Banjir Dipenuhi Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah Sumatera, Aceh Tengah hingga Medan Terdampak Jangan Panik! Harga BBM Pertamina April 2026 Tetap, Ini Rincian Tarif di Sejumlah Daerah

Aceh

Anggota DPRA Kecam Tindakan Oknum TNI AL yang Tewaskan Warga Sipil di Aceh Utara

badge-check


					Anggota DPRA Kecam Tindakan Oknum TNI AL yang Tewaskan Warga Sipil di Aceh Utara Perbesar

Banda Aceh, harianpaparazzi.com – Tgk Sarjani, politisi Partai Aceh yang juga anggota DPRA Komisi VII, mengecam keras tindakan penembakan yang dilakukan oleh oknum TNI Angkatan Laut (AL) yang menewaskan Hasfiani alias Imam, seorang agen mobil berusia 35 tahun asal Gampong Uteun Geulinggang, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara.

Imam ditemukan tewas setelah ditembak oleh KLD ETA Dede Irawan, yang diketahui merupakan oknum anggota TNI AL Lanal Lhokseumawe pada Senin (17/03/2025).

Dalam pernyataannya kepada awak media, Tgk Sarjani, yang lebih dikenal dengan sebutan Imum Jon dan merupakan mantan anggota GAM Wilayah Pasee, meminta agar pihak berwenang segera memberikan sikap tegas terhadap oknum TNI AL Lanal Lhokseumawe yang telah menembak warga sipil.

“Saya mengecam keras tindakan kekerasan oleh oknum TNI AL dan mendesak pihak berwenang serta untuk mengusut tuntas kasus ini. Keberanian mereka menembak warga sipil tidak dapat dibenarkan dalam bentuk apapun,” tegas Imum Jon. 

Ia juga menekankan pentingnya keadilan bagi korban dan keluarga yang ditinggalkan.

“Sungguh biadab dan sadis perlakuan oknum TNI AL Lanal Lhokseumawe yang telah membunuh warga sipil dengan senjatanya. Kami meminta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto untuk segera memecat oknum tersebut dan menghukum seberat-beratnya. Jika perlu, hukumannya sesuai dengan hukum Islam, yaitu pembunuh dihukum mati,” tegasnya.

Kasus ini telah menarik perhatian luas dari masyarakat yang berharap agar proses hukum dapat berjalan dengan transparansi dan memberikan keadilan bagi keluarga korban.

Imum Jon meminta seluruh elemen untuk mengawasi kasus ini hingga tuntas agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Ia menegaskan agar tidak ada oknum yang menggunakan senjata untuk membunuh rakyat, yang seharusnya dijaga dan dilindungi, melainkan untuk memastikan keamanan dan kesejahteraan rakyat.

Di akhir pernyataannya, Imum Jon menyampaikan ungkapan turut berduka cita.

“Innalillahi wainna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT menempatkan almarhum di tempat yang terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” kata Imum Jon. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menguak Huntara Mangkrak di Lhok Puuk: Upah Tukang Tertahan, Korban Banjir Terkatung

20 April 2026 - 20:10 WIB

Kejari Aceh Timur Dalami Dugaan Pengalihan Lahan dan Tidak Setor PAD oleh KSO PT Wajar Corpora

17 April 2026 - 21:20 WIB

Kapolda Aceh Terima Audiensi Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Aceh

17 April 2026 - 15:12 WIB

Pembukaan Lahan Sawit Masif Picu Banjir, Petani Menjerit Menanggung Kerugian

16 April 2026 - 17:08 WIB

Janji Bantuan Mengalir, Petani Menjerit Gagal Tanam di Aceh Utara

16 April 2026 - 15:18 WIB

Trending di Aceh