Menu

Mode Gelap
APBK Aceh Utara Dinilai Masih Sehat, Pemulihan Pascabanjir Rp26 Triliun Jadi Beban Berat Daerah Dua Unit Rumah Semi Permanen Tanpa Penghuni Hangus Terbakar Aparat Gagalkan Pengiriman 2 Kg Sabu, Tersangka Disergap di Tol RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan Gerakan Peduli Keadilan Layangkan Petisi ke Pejabat Aceh Timur dan BNPB Pusat, Tuntut Hak Korban Banjir Dipenuhi

Aceh

Abu Paya Pasi, Ulama Dayah yang Kini Memimpin Shaf di Masjid Raya Baiturrahman

badge-check


					Abu Paya Pasi, Ulama Dayah yang Kini Memimpin Shaf di Masjid Raya Baiturrahman Perbesar

Banda Aceh, Harianpaparazzi.com – Sore itu, cahaya matahari menembus jendela besar Masjid Raya Baiturrahman, memantul di marmer putih yang mengkilap. Di tengah lautan jamaah yang memenuhi ruang utama, seorang ulama berwajah teduh melangkah mantap menuju mimbar. Dialah Tgk. H. Muhammad Ali, dikenal luas sebagai Abu Paya Pasi, yang baru saja dikukuhkan sebagai Imam Besar masjid kebanggaan Aceh ini.

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), secara resmi mengukuhkan Abu Paya Pasi sebagai Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman (MRB), Rabu (13/8/2025), di hadapan ribuan jamaah salat Ashar.
Pengukuhan ini dilakukan melalui Surat Keputusan Gubernur Aceh Tahun 2025, disaksikan para ulama kharismatik, tokoh masyarakat, Ketua DPRA, dan pimpinan SKPA.

“Dengan mengucap syukur kepada Allah, saya selaku Gubernur Aceh mengukuhkan Tgk. H. Muhammad Ali sebagai Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman Aceh Tahun 2025,” kata Mualem, sambil menyerahkan SK dan mengalungkan kain ridak sebagai tanda penghormatan.

Peralihan Amanah
Pengukuhan dilanjutkan dengan serah terima jabatan dari imam besar sebelumnya, disertai prosesi peusijuek oleh para ulama senior seperti Abu Abon Arongan, Abu Mudi, Abi Lampisang, Abi Hasballah Keutapang, Tu Nagan, dan Waled Nu. Suasana terasa khidmat, namun hangat, mencerminkan budaya Aceh yang memuliakan ulama dan tradisi dayah.

Profil Singkat Abu Paya Pasi
Abu Paya Pasi dikenal sebagai ulama berakar dari pendidikan dayah tradisional Aceh. Namanya tak asing di kalangan santri dan masyarakat karena kiprahnya dalam mengajarkan ilmu agama di daerah Paya Pasi. Sosoknya sederhana, tutur katanya lembut, namun tegas dalam prinsip.

Makna Sosial dan Keagamaan
Bagi masyarakat Aceh, Masjid Raya Baiturrahman bukan sekadar tempat ibadah, melainkan simbol sejarah, keteguhan, dan identitas Islam di Tanah Rencong. Penunjukan Imam Besar dari kalangan dayah menegaskan ikatan kuat antara tradisi pendidikan agama dan pusat peribadatan terbesar di provinsi ini.

Psikologis dan Harapan Ke Depan
Bagi jamaah, kehadiran Abu Paya Pasi membawa harapan akan penguatan nilai-nilai keislaman yang berakar pada kearifan lokal. Sementara bagi generasi muda santri, ini menjadi teladan bahwa jalan ilmu dan pengabdian bisa mengantarkan seseorang memimpin shaf di salah satu masjid paling bersejarah di Asia Tenggara.

Dengan amanah barunya, Abu Paya Pasi kini berada di garis depan membimbing umat, memakmurkan Masjid Raya Baiturrahman, dan menjaga tradisi keilmuan Islam di Aceh. Langkahnya sore itu bukan sekadar prosesi formal, melainkan babak baru perjalanan seorang ulama yang hidupnya didedikasikan untuk agama, masyarakat, dan tanah kelahirannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

P4S Nisam Kembangkan Cokelat Lokal Premium, Hadirkan Produk Sehat dari Kebun Sendiri

11 Mei 2026 - 17:11 WIB

Money Politik Bayangi Pemilihan Datok di Karang Baru

10 Mei 2026 - 21:08 WIB

Satgas PPA Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Jalan Elak Aceh Timur ke kajati Aceh

10 Mei 2026 - 17:09 WIB

133 JCH Aceh Tenggara Dilepas Menuju Tanah Suci

9 Mei 2026 - 22:38 WIB

APBK Aceh Utara Dinilai Masih Sehat, Pemulihan Pascabanjir Rp26 Triliun Jadi Beban Berat Daerah

9 Mei 2026 - 17:00 WIB

Trending di Aceh