Menu

Mode Gelap
APBK Aceh Utara Dinilai Masih Sehat, Pemulihan Pascabanjir Rp26 Triliun Jadi Beban Berat Daerah Dua Unit Rumah Semi Permanen Tanpa Penghuni Hangus Terbakar Aparat Gagalkan Pengiriman 2 Kg Sabu, Tersangka Disergap di Tol RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan Gerakan Peduli Keadilan Layangkan Petisi ke Pejabat Aceh Timur dan BNPB Pusat, Tuntut Hak Korban Banjir Dipenuhi

Aceh

Money Politik Bayangi Pemilihan Datok di Karang Baru

badge-check


					Money Politik Bayangi Pemilihan Datok di Karang Baru Perbesar

Aceh Tamiang, Harianpaparazzi.com — Pemilihan Datok Penghulu Kampung di tiga desa dalam Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (10/05/2026), diwarnai isu dugaan politik uang. Pemilihan yang berlangsung di Kampung Kesehatan, Alur Bemban dan Bundar itu menyita perhatian masyarakat, terlebih setelah adanya pengakuan warga yang mengaku menerima amplop dari salah seorang calon sebelum proses pencoblosan berlangsung.

Salah seorang warga mengaku menerima “saweran” dari calon tertentu sebelum pemilihan berlangsung. Informasi itu berkembang di tengah tingginya antusiasme masyarakat mengikuti pesta demokrasi tingkat desa tersebut. Pemungutan suara dimulai sejak pukul 09.00 WIB hingga proses penghitungan suara berlangsung sampai sore hari. Untuk Kampung Bundar sendiri, pelaksanaan pemilihan dipusatkan di kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dengan jumlah daftar pemilih tetap mencapai 3.340 pemilih.

Camat Karang Baru Fakhrurrazi Syamsuyar, S.STP., M.M., mengatakan pengawasan pemilihan melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan, termasuk Kapolsek, Danramil, mukim hingga Majelis Duduk Setikar Kampung (MDSK). Menurutnya, bila ditemukan dugaan pelanggaran pidana, masyarakat diminta segera melapor kepada pihak kepolisian. Sedangkan persoalan administrasi akan diselesaikan bersama unsur kecamatan dan perangkat kampung.
“Kalau ada indikasi permasalahan mengarah pidana, kita minta langsung melapor ke pihak kepolisian. Kalau administrasi, kita selesaikan bersama para pihak,” ujarnya.

Sementara itu, Zainal, calon terpilih di Kampung Bundar, mengatakan masyarakat saat ini menginginkan perubahan, terutama setelah daerah tersebut terdampak banjir. Ia menyebut pembangunan ekonomi dan infrastruktur desa menjadi prioritas utama dalam enam tahun ke depan. Terkait isu money politik yang berkembang, dirinya mengaku meyayangkan hal itu sampai terjadi dan dirinya tidak mengetahui secara pasti persoalan tersebut dan menyerahkan penilaian kepada masyarakat.

“Yang jelas masyarakat ingin perubahan dan bangkit membangun kampung,” katanya.

Berdasarkan hasil penghitungan suara, di Kampung Alur Bemban, Bardan Syahputra terpilih dengan perolehan 236 suara dari total DPT 638 pemilih. Di Kampung Kesehatan, Syariful Alam unggul telak dengan 486 suara dari total DPT 884 pemilih. Sedangkan di Kampung Bundar, Zainal meraih 699 suara, mengungguli dua calon lainnya. Namun tingginya angka suara rusak yang mencapai 391 lembar di desa tersebut turut menjadi perhatian masyarakat dalam pelaksanaan pemilihan Datok tahun ini. (firdaus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satgas PPA Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Jalan Elak Aceh Timur ke kajati Aceh

10 Mei 2026 - 17:09 WIB

133 JCH Aceh Tenggara Dilepas Menuju Tanah Suci

9 Mei 2026 - 22:38 WIB

APBK Aceh Utara Dinilai Masih Sehat, Pemulihan Pascabanjir Rp26 Triliun Jadi Beban Berat Daerah

9 Mei 2026 - 17:00 WIB

Kisruh Lahan Cot Girek Belum Usai, PTPN IV Masih Tunggu Pansus dan Langkah Hukum

8 Mei 2026 - 19:37 WIB

Postingan Facebook Anggota DPRA Picu Polemik di Aceh Timur, Satgas PPA Sesalkan Narasi yang Memperkeruh Suasana

6 Mei 2026 - 19:43 WIB

Trending di Aceh