Menu

Mode Gelap
APBK Aceh Utara Dinilai Masih Sehat, Pemulihan Pascabanjir Rp26 Triliun Jadi Beban Berat Daerah Dua Unit Rumah Semi Permanen Tanpa Penghuni Hangus Terbakar Aparat Gagalkan Pengiriman 2 Kg Sabu, Tersangka Disergap di Tol RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan Gerakan Peduli Keadilan Layangkan Petisi ke Pejabat Aceh Timur dan BNPB Pusat, Tuntut Hak Korban Banjir Dipenuhi

News

Musrenbang RKPD Jambi 2026: Kemendagri Arahkan Perencanaan yang Lebih Adaptif

badge-check


					Musrenbang RKPD Jambi 2026: Kemendagri Arahkan Perencanaan yang Lebih Adaptif Perbesar

JAMBI, harianpaparazzi.com — Pemerintah menilai Provinsi Jambi perlu mengambil langkah lebih progresif untuk menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Meskipun sejumlah capaian positif telah diraih, Jambi dinilai masih harus bekerja keras untuk memastikan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Hal ini disampaikan oleh Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Restuardy Daud, saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) RKPD Provinsi Jambi Tahun 2026 secara daring, Rabu (16/4).

“Kami mendorong pemerintah daerah untuk tidak sekadar menjalankan rutinitas, tapi berani mengambil terobosan. Program-program yang dijalankan harus berdampak langsung dan nyata bagi masyarakat,” kata Restuardy.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas capaian Jambi dalam beberapa aspek pembangunan.

“Angka kemiskinan dan pengangguran yang lebih rendah dari rata-rata nasional merupakan hal yang patut diapresiasi. Indeks Kualitas Lingkungan Hidup juga menunjukkan tren positif,” tambahnya.

Namun, menurutnya, tantangan ke depan justru semakin besar. Pemerintah daerah perlu memastikan setiap kebijakan dan program sejalan dengan arah pembangunan nasional, sekaligus mampu menjawab kebutuhan spesifik di tingkat lokal.

Sejumlah isu strategis memang masih menjadi pekerjaan rumah bagi Jambi. Di antaranya adalah rendahnya produktivitas ekonomi, belum optimalnya pengelolaan komoditas unggulan, dan ketimpangan dalam pemerataan kualitas sumber daya manusia.

Selain itu, lanjut Restuardy, Ketangguhan daerah dalam menghadapi bencana dan perubahan iklim pun menjadi tantangan yang tak bisa diabaikan.

Wakil Gubernur Jambi dalam forum tersebut menekankan pentingnya membangun kolaborasi lintas sektor. Ia menegaskan bahwa pembangunan ke depan harus mengarah pada pertumbuhan yang inklusif, berkelanjutan, serta merata hingga ke seluruh pelosok daerah.

Musrenbang RKPD 2026 diharapkan mampu menjadi wadah untuk merumuskan strategi yang lebih tajam dan terukur, dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah demi mewujudkan Jambi yang lebih maju dan berkeadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ops Antik Batu Bara Kembali Bergerak, Barang Bukti Sabu dan Timbangan Digital Diamankan

15 Mei 2026 - 18:14 WIB

Lawan Peredaran Narkoba di Sekitar Tahfidz, Guru di Pantai Labu Dapat Dukungan Polisi

15 Mei 2026 - 14:59 WIB

Kapolres Madina Bersilaturahmi ke Kantor SMSI, Bahas Kolaborasi Informasi

15 Mei 2026 - 14:32 WIB

KOTAK Bakar Semangat Wisudawan Universitas Mercu Buana Lewat Deretan Lagu Penuh Energi

15 Mei 2026 - 10:50 WIB

“Bamak Bakamanakan” Bikin Penonton Hening, Luka Pergeseran Adat Minang Naik ke Panggung

14 Mei 2026 - 18:44 WIB

Trending di News